Apa Saja Kandungan Kopi yang Kita Minum?

kandungan kopi

Bagi banyak orang, kopi adalah minuman wajib untuk memulai hari. Apalagi bagi mereka yang mulai beraktivitas di malam hari. Alasan mengonsumsi kopi pun juga beragam, mulai dari agar badan terasa hangat, mengembalikan mood, sekedar sebagai teman makanan dan berkumpul bersama teman, hingga agar tetap melek terjaga.

Namun, tahukah kamu apa saja yang terkandung dalam secangkir kopi?

Inilah Kandungan Kopi yang Kamu Minum

Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk, sebuah minuman yang bisa menunda rasa kantuk.

Pemrosesan kopi sebelum dapat sampai ke gelas kita melalui proses panjang. Mulai dari pemanenan biji kopi yang telah matang hingga proses pemilahan biji kopi berkualitas.

Sejarah mencatat bahwa kopi ditemukan oleh Bangsa Etiopia yang hidup di Afrika sekitar 3000 tahun yang lalu (1000 SM).

Di samping rasa dan aromanya yang menggoda, kandungan-kandungan di dalam kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, batu empedu, diabetes, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).

1. Kafein

Semua orang pasti telah mengetahui bahwa zat ini ada dalam segelas kopi. Tapi apa itu kafein? Kafein adalah senyawa alkaloid xantina yang berbentuk kristal dan terasa pahit. Kafein digunakan sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Senyawa ini ditemukan oleh seorang kimiawan berkebangsaan Jerman, Friedrich Ferdinand Runge, pada tahun 1819. Kafein adalah zat utama yang terkandung dalam kopi. Zat inilah yang membuat kita terjaga setelah minum kopi.

2. Air

Tentu saja. Dalam secangkir kopi perlu ada air. Air adalah komposisi penting yang berfungsi sebagai zat pelarut minyak dan rasa yang ada dalam biji kopi. Takaran air ideal yang ada dalam secangkir kopi adalah 98.67% air dan 1,25% bubuk kopi yang mudah larut.

3. 2-Ethyphenol

Zat ini menghasilkan aroma pada kopi yang kita minum. Selain menghasilkan aroma, biasanya zat ini sangat terasa di mulut setelah kita menyeruput kopi.

4. Quinic acid

Zat ini adalah siklitol, poliol siklik, dan asam sikloheksan karboksilat. Ini adalah padatan tidak berwarna yang dapat diekstrak dari sumber tanaman. Asam quinic terlibat dalam keasaman kopi yang dirasakan.

5. Dimethyl disulfide

Zat ini sangat banyak terkandung di dalam biji kopi yang masih mentah, alias yang belum dipanggang. Karena Dimethyl disulfide adalah senyawa kimia organik dengan rumus molekul CH₃SSCH₃ yang merupakan disulfida paling sederhana. Ini adalah cairan yang mudah terbakar dengan bau tidak sedap, seperti bawang putih.

6. Acetylmethylcarbinol

Zat ini memberikan rasa gurih biji kopi. Jadi, jangan heran ketika kita minum kopi ada rasa-rasa gurih di dalamnya. Acetoin, juga dikenal sebagai 3-hydroxybutanone atau acetyl methyl carbinol, dengan rumus molekulnya adalah C4H8O2, adalah cairan kuning ke kuning muda yang tidak berwarna atau kuning pucat dengan bau yang menyenangkan dan mentega. Acetoin adalah molekul kiral. Bentuk yang dihasilkan oleh bakteri adalah (R) -acetoin.

7. Trigonelline

Meski cenderung berasa pahit, dalam segelas kopi ada sedikit rasa manis. Zat inilah yang membuat secangkir kopi kita memiliki rasa manis. Trigonelline adalah alkaloid dengan rumus kimia C₇H₇NO₂. Ini adalah zwitterion yang dibentuk oleh metilasi atom nitrogen niacin. Trigonelline terjadi di banyak tanaman.

8. 3,5 Dicaffeoylquinic

Zat ini berperan sebagai anti-oksidan. Jadi, mengonsumsi kopi dapat memberi kita manfaat yaitu melindungi tubuh dari radikal bebas. Tapi ingat, porsinya tetap harus diperhatikan.

Penutup

Itulah 8 kandungan yang terkandung dalam segelas kopi. Semoga manfaatnya bisa kita dapatkan.

Mau bikin kopi?

Spread the love