Pengertian, Tugas & Tanggung Jawab Advokat


pengertian advokat

Advokat, pengacara, atau kuasa hukum adalah kata benda dan subyek. Dalam praktiknya dikenal juga dengan istilah konsultan hukum.

Istilah pengacara terdengar seperti jasa profesi hukum yang berperan untuk melakukan pembelaan dalam suatu sengketa yang dapat diselesaikan di luar dan/atau di dalam sidang pengadilan.

Dalam profesi hukum, dikenal istilah beracara yang terkait dengan pengaturan hukum acara dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana dan Kitab Undang-undang Hukum Acara Perdata.

Semakin ke sini, istilah pengacara dibedakan dengan istilah konsultan hukum yang kegiatannya lebih ke penyediaan jasa konsultasi hukum secara umum.

Tugas & Tanggung Jawab Advokat

Pembelaan dilakukan oleh pengacara terhadap institusi formal (peradilan) maupun informal (diskursus), atau orang yang mendapat sertifikasi untuk memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan.

Di Indonesia, agar seseorang dapat bekerja sebagai seorang pengacara, mereka harus menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi hukum, setelah itu harus mengikuti pendidikan khusus serta lulus ujian profesi yang dilaksanakan oleh suatu organisasi pengacara.

Mereka adalah ahlinya dalam seni advokasi yang melibatkan presentasi kasus di pengadilan dan pemberian saran pada setiap aspek litigasi.

Advokat menerima pekerjaan dan biayanya dari pengacara, yang mentransfer klien mereka dalam kasus-kasus yang masuk pengadilan.

Tugas dan Tanggung jawab Advokat:

  1. Mewawancarai klien dan menyediakan nasihat hukum ahli bagi mereka
  2. Meneliti dan mempersiapkan kasus dan menghadirkan mereka dalam pengadilan
  3. Menulis dokumen-dokumen hukum serta menyiapkan pembelaan tertulis untuk kasus perdata
  4. Penghubung dengan profesional lain seperti pengacara
  5. Mengkhususkan diri dalam bidang hukum tertentu
  6. Mewakili klien di pertanyaan publik, pengadilan, arbitrase dan pengadilan
  7. Negosiasi
  8. Mempertanyakan saksi

Kualifikasi dan Pendidikan yang dibutuhkan Advokat:

  1. Lulusan fakultas hukum/pascasarjana hukum
  2. Interpersonal yang sangat baik
  3. Bisa melakukan presentasi dan keterampilan komunikasi tertulis/lisan yang baik
  4. Memiliki integritas, kerahasiaan dan cara non-merugikan
  5. Kepercayaan diri, motivasi, dan teguh dalam pendirian
  6. Kesadaran hukum dan komersial
  7. Manajemen yang sangat baik
  8. Keterampilan akademik dan penelitian yang sangat baik