Apa Itu Margin Call dalam Saham? Simak Ulasannya

Apa itu margin call dalam saham harus dikenal dengan baik, beserta prinsip kerjanya, hingga faktor-faktor yang memengaruhinya. Semakin mengenal hal-hal yang berkaitan dengan saham membuatmu semakin mudah menentukan strategi tepat.

Perusahaan sekuritas biasanya menyediakan fasilitas margin untuk digunakan dalam berinvestasi, tentu kamu harus mengenalinya terlebih dahulu. Kamu harus pintar-pintar dalam memanfaatkan margin call di dunia saham agar untung banyak.

Apa Itu Margin Call dalam Saham?

Margin call adalah keadaan ketika ekuitas akun trading turun hingga di bawah jumlah yang diminta broker. Sekuritas yang dibeli dengan uang pinjaman investor dan broker akan masuk ke dalam rekening investor.

Dengan adanya hal tersebut, investor wajib menyetorkan sejumlah dana pada broker untuk pembukaan posisi dengan nilai akun margin sampai pada minimun. Investor wajib menyetorkan uang lebih ke akun atau menjual beberapa aset saham.

Apa itu margin call

Prinsip Kerja Margin Call dalam Saham

Setelah membahas tentang apa itu margin call dalam saham, maka kamu harus tahu cara kerjanya. Kombinasi dana investor dan uang pinjaman dari broker akan digunakan dalam aktivitas jual beli sekuritas atau membeli dengan margin call.

Nilainya sama antara ekuitas investor dalam investasi dan nilai pasar sekuritas yang dikurangi jumlah dana pinjaman broker. Perusahaan sekuritas akan memberi peringatan jika investor tidak mampu membayar dana pinjaman selanjutnya.

Penjualan aset saham sesuai dengan harga yang ada di pasar saham. Jika investor tidak bisa membayar dana pinjaman, banyak kerugian akan terjadi. Kehilangan hak kepemilikan aset saham yang sudah diinvestasi menjadi salah satu contohnya.

Sistem kerja margin call dalam saham memberikan kerugian besar bagi investor karena saat melakukan pinjaman, dana dipakai sebagai jaminan. Meski begitu, ada kondisi ketika sistem kerja margin call ini memberikan untung.

Keuntungan bisa didapatkan investor apabila mereka bisa membayar kembali dana pinjaman dari broker. Penurunan harga saham bisa terjadi ketika ada penjualan paksa perusahaan sekuritas terhadap aset saham investor yang tidak mampu membayar.

Faktor yang Memengaruhi Margin Call dalam Saham

Terjadinya margin call dalam saham dipengaruhi oleh dua hal, yaitu posisi trading dan stop loss. Kedua faktor tersebut memberikan pengaruh yang berbeda maka simaklah ulasannya masing-masing di bawah ini:

1. Posisi Trading

Cara menghindari margin call bagi investor adalah menentukan batasan tentang posisi trading yang tidak dibuka terlalu besar. Semakin minim batasan posisi trading maka risiko yang diterima akan semakin besar.

Itulah mengapa kamu harus memperhatikan besaran trading ketika memulai investasi. Hal ini akan membantu kamu dalam menghindari sistem kerja margin call yang merugikan di dunia saham.

2. Stop Loss

Stop loss merupakan penyebab lain terjadinya margin call. Untuk menghindari kerugian, kamu harus mengelola batasan dalam mengatur stop loss, yaitu dengan menjual saham ketika harga saham tidak naik sesuai harapan atau bahkan stuck.

Jika investor tidak bisa melakukan stop loss dengan bijak maka dapat menyebabkan risiko semakin tinggi, misalnya menghabiskan free margin. Kondisi ini akan membuat pinjaman tidak bisa dibayar dan kamu akan kehilangan semua aset yang tersimpan.

Banyak hal yang harus diperhatikan ketika kamu ingin terjun di dunia saham, termasuk mengerti apa itu margin call dalam saham agar tidak salah dalam memilih strategi. Pertimbangkan berbagai risiko yang akan didapatkan dengan strategi pilihan.

Bagikan ke media sosial:

Tutup