Camilan Penambah Berat Badan yang Harus Diketahui

  • 1
    Share

Cemilan penambah berat badan

Saat ingin menurunkan berat badan, kamu tahu bahwa itu berarti keringat harus lebih sering keluar daripada sebelumnya. Bersama dengan rencanamu lebih rutin berolahraga, kamu perlu memastikan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Tentu kamu sudah membaca banyak referensi, termasuk pembahasan manfaat ngemil. Makanan ringan alias camilan adalah satu hal yang harus diperhatikan agar tidak jadi penambah berat badan. Berikut ini adalah beragam camilan penambah berat badan yang efektif.

1. Keripik Kentang

Dilansir daari Eat This, rasa gurih yang ditawarkan keripik kentang dapat menimbulkan ketagihan. Hampir tidak mungkin seseorang hanya makan satu potong keripik kentang.

Padahal, kandungan garam dari keripik kentang yang berlebih berpotensi menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Selain itu, kandungan lemak dan kalori keripik kentang yang relatif tinggi dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan hingga obesitas.

Baik digoreng maupun dipanggang, keripik kentang dianggap sebagai makanan “kalori kosong” yakni makanan minim nutrisi. Sebuah studi di Harvard menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi keripik kentang secara rutin bertambah berat badan setiap tahun.

2. Yogurt Parfaits

Fakta bahwa yogurt baik untuk kesehatan adalah benar. Namun, itu tergantung pada jenis yogurt yang dikonsumsi. Yogurt parfaits yang disajikan bersama tambahan gula dan topping manis, seperti granola tentu bukanlah camilan sehat.

Jika kamu mengonsumsinya, berarti itu telah melebihi asupan gula dalam sehari. Makan terlalu banyak gula terkait erat dengan penambahan berat badan. Sebaliknya, konsumsi yogurt rendah gula adalah pilihan yang baik dan disetujui oleh para ahli gizi.

3. Cokelat Batangan

Mengonsumsi sepotong kecil cokelat hitam sebenarnya baik, karena sebuah penelitian di Heart mengatakan bahwa makan 3,5 ons cokelat sehari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung serta menurunkan berat badan. Tapi, bukan sembarang cokelat yang bisa dimakan.

Mengonsumsi cokelat batangan dengan tambahan susu dan gula akan membuatmu bertambah berat badan karena tingginya kandungan lemak dan kalori.

Sebuah studi di American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa salah satu makanan yang terkait pada penambahan berat badan adalah cokelat batangan.

4. Sereal Manis

Banyak sereal yang dijual di pasaran mengandung gula sehingga dianggap tidak lebih baik dari memakan sebatang permen. Jadi, hindari memulai hari dengan mengonsumsi makanan ringan ini secara berlebihan. “Kalori kosong” tidak berguna buatmu.

Menurut sebuah studi di Annals of Nutrition and Metabolism, mereka yang sarapan oatmeal tidak mudah lapar dan mengkonsumsi lebih sedikit kalori pada saat makan siang dibandingkan dengan mereka yang makan sereal jagung.

5. Kue Pretzel

Seperti keripik kentang, kandungan kue pretzel didominasi garam. Makanan asin tidak hanya berkontribusi pada berat air, tetapi itu juga memberi sinyal rasa kenyang palsu.

Seperti yang diungkap dalam Journal of Nutrition, garam membingungkan proses biologis yang memberi tahu kapan kamu sudah kenyang. Jadi, kamu akhirnya akan makan lebih banyak dari yang seharusnya dan akhirnya mengarah pada penambahan berat badan.

6. Koktail Buah Kalengan

Memang menarik, ada buah yang disimpan bersama dalam sebuah kaleng. Namun, koktail buah kalengan sering diawetkan dalam sirup jagung kental dan ditambahkan pemanis.

Sementara, kita sudah tahu bahwa menambahkan gula secara berlebihan akan berdampak pada bertambahnya ukuran pinggang dan perut.

7. Batang Granola

Batang granola kerap kali tersaji bersama taburan atau tetesan cokelat manis. Artinya, makanan ini akan lebih banyak mengandung gula dan tidak cukup bahan yang benar-benar membuat kamu kenyang, seperti protein dan serat.

8. Donat

Merangkum Health Line, donat cenderung menjadi makanan yang cukup berkalori. Dalam 1 buah donut glaze, bisa terkandung setidaknya 240 kalori yang setengahnya adalah lemak. Tak hanya tinggi kalori, kandungan sodium donat juga tinggi yakni bisa mencapai 210 mg per potong.

Menurut American Heart Association, makanan dapat disebut rendah sodium jika kandungan sodiumnya tidak mencapai 140 mg gram per porsinya.

Kandungan natrium atau sodium yang tinggi berhubungan dengan risiko tekanan darah tinggi. Ditambah, kebanyakan donat di pasaran terbuat dari tepung putih yang rendah serat, vitamin, dan mineral.


  • 1
    Share