Cara Atasi Depresi yang Datang dalam Hidup

Pembatasan sosial yang diberlakukan akibat pandemi virus corona tak dipungkiri banyak menyebabkan stres hingga depresi di masyarakat.

Penutupan berbagai fasilitas publik serta suasana rumah yang kurang menyenangkan kerap memicu pikiran tidak sehat itu.

Cara atasi depresi

Untuk mengatasinya, mereka yang mengalami depresi perlu menjalani perawatan meskipun merasa keraguan dalam hatinya.

Itu adalah solusi terbaik agar bisa mengendalikan diri kembali. Sebab, diketahui bahwa depresi sangat buruk bagi kesehatan.

Berikut cara atasi depresi dilansir dari Web MD, Senin 15 Juni 2020.

1. Tetap Jalani Terapi

Terapi memang butuh waktu, namun jangan putus asa. Dokter dan pasien terkadang perlu mencoba beberapa perawatan sebelum menemukan terapi yang tepat.

Ketika orang yang depresi mendapatkan obat yang benar, dosis yang tepat, dan diminum sesuai petunjuk dokter maka sekitar 70 persen pengobatan tersebut akan berhasil.

2. Minumlah Obat sesuai Resep

Dalam hidup, melakukan kebiasaan baik adalah hal yang penting. Minumlah obat pada waktu yang sama setiap hari.

Lebih mudah diingat jika dilakukan bersamaan dengan aktivitas lain, seperti menyikat gigi, sarapan, atau tidur. Dapatkan kotak pil mingguan agar memudahkan pemantauan karena pil tidak terlalu banyak.

3. Jangan Berhenti Minum Obat tanpa Izin Dokter

Jika perlu berhenti minum obat karena suatu alasan, dokter mungkin mengurangi dosis obat secara bertahap. Sebab jika berhenti tiba-tiba, memungkinkan timbulnya efek samping.

Menghentikan pengobatan secara tiba-tiba kemungkinan juga dapat menyebabkan kembalinya depresi. Jangan berasumsi bahwa dapat berhenti minum obat ketika merasa lebih baik.

Banyak orang membutuhkan perawatan secara berkelanjutan bahkan ketika mereka merasa baik-baik saja. Ingat, jika merasa baik sekarang, mungkin itu karena obat sedang bekerja.

4. Ubah Gaya Hidup

Ada banyak hal yang bisa dilakukan sendiri untuk melengkapi terapi. Contohnya makan makanan sehat serta menghindari alkohol dan obat-obatan terlarang. Pastikan mendapat tidur nyenyak dan berkualitas.

Jangan berbaring di tempat tidur pada siang hari, lebih-lebih tidur siang. Sebab, beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat mengurangi depresi.

Cobalah berjalan-jalan di sekitar lingkungan dengan seorang teman. Selanjutnya, lakukan olahraga rutin setidaknya sehari dalam sepekan.

5. Kurangi Stres

Minta bantuan dalam beberapa hal yang membuat stres. Lihat apakah teman atau keluarga dapat membantu mengurus beberapa masalah sehari-hari. Jika pekerjaan membuat stres, cari cara untuk mengurangi beban tugas yang didapatkan.

6. Jujur

Orang terkadang tidak nyaman membicarakan topik sensitif dalam hidup. Namun, berbagi kekhawatiran seperti itu secara terbuka dengan dokter atau terapis dapat membantu mengurangi kadar stres atau depresi.

Kita sebagai makhluk sosial pada dasarnya ingin berbagi pendapat dan pemikiran. Jadi, tidak usah malu pada orang yang dipercaya.

7. Terbuka untuk Ide Baru

Dokter mungkin memiliki saran yang terdengar aneh. Dia mungkin mendorong untuk melakukan hal-hal yang terasa canggung, tidak nyaman, bahkan tidak wajar menurut kita. Tapi, cobalah untuk tetap terbuka dan lakukan pendekatan baru.

8. Jangan Menyerah

Kita mungkin merasa putus asa saat ini. Kita mungkin merasa tidak pernah menjadi lebih baik dalam hidup kita. Tetapi merasa seperti itu adalah gejala dari kondisi yang sedang dialami.

Jika kita memberi waktu dan membiarkan pengobatan berjalan, besar kemungkinan akan merasa lebih baik. Segera atasi depresi dengan cara terbaik. Semangat!