Cara Membedakan Minyak Zaitun Asli atau Palsu

Minyak zaitun adalah salah satu minyak yang memiliki beragam manfaat seperti melindungi diri dari risiko penyakit jantung, peradangan dan tekanan darah tinggi. Sayangnya, di pasaran banyak beredar minyak zaitun palsu.

Tapi tenang, ada beberapa cara untuk membedakan minyak zaitun yang asli dan palsu. Minyak asli dan palsu tentu tidak sama bukan? Mari simak pembahasannya berikut ini.

Cara Membedakan Minyak Zaitun Asli atau Palsu

Cara membedakan minyak zaitun asli dan palsu

1. Perhatikan Cara Pengemasannya

Minyak zaitun harus disimpan dalam wadah yang gelap dan dingin. Botol yang gelap dapat lebih mengawetkan minyak zaitun. Jadi, sebaiknya hindari minyak zaitun yang disimpan dalam botol bening.

Selain itu, minyak zaitun harus dikemas dalam botol kaca bukan botol plastik. Hal tersebut dilakukan sebab botol plastik terlalu berpori untuk melindungi dari panas, cahaya, atau kelembapan.

2. Lihat Harga Minyak Zaitun

Minyak zaitun ‘panen awal’ (biasanya memiliki tingkat polifenol sehat tertinggi) adalah minyak yang disarikan dari zaitun yang belum matang. Meskipun hasilnya lebih sedikit, zaitun yang masih mentah akan menghasilkan minyak yang lebih berkualitas.

Karena pabrikan menghasilkan lebih sedikit minyak, harganya tentu lebih mahal. Jika membeli di toko grosir, perhatikan labelnya dan hindari harga murah sebab mungkin saja itu bukan minyak zaitun asli. Anggaplah itu sebagai investasi untuk kesehatanmu.

3. Baca Label dengan Cermat

Hati-hati saat membaca label. Jika dalamnya menyatakan ‘dikemas’ atau ‘dibotolkan’ di lokasi tertentu, bukan berarti proses produksi zaitun dari penanaman hingga pengemasan dilakukan di sana.

Minyak zaitun bisa saja dibuat di negara lain kemudian dikirim ke Italia atau Yunani untuk dibotolkan. Lihat label secara cermat untuk mencari tahu tempat minyak zaitun diproduksi.

Selain itu, label harus menyertakan kata ‘extra virgin‘. Hindari membeli minyak zaitun yang pada kemasannya tertulis istilah seperti pure, light, atau olive pomace oil karena itu berarti minyak itu telah melewati proses pemurnian secara kimiawi.

4. Lihat Tanggal Batch

Cara mengenali minyak zaitun asli atau palsu selanjutnya adalah teliti tanggal batch. Tanggal ini berbeda dengan tanggal kedaluwarsa. Lihat label botol untuk mengetahui informasi ‘tanggal batch’, ‘tanggal kemasan’, atau ‘tanggal panen’.

Pilih minyak zaitun dengan tanggal batch setidaknya 18 bulan terakhir. Jika hanya memiliki tanggal kedaluwarsa, kamu bisa mempertimbangkan untuk tidak membelinya karena ada kemungkinan minyak zaitun tersebut telah dibotolkan bertahun-tahun sebelumnya.

5. Cium dan Cicipi

Selanjutnya, mari perhatikan aroma dan rasa minyak itu. Minyak zaitun asli seharusnya beraroma segar, seperti rumput atau suatu buah. Hindari minyak zaitun yang berbau apak atau anyir, bahkan tidak berbau.

Selain mengandalkan penciuman, cobalah cicipi minyak zaitun tersebut. Saat mencicipinya, rasa minyak zaitun asli seharusnya seperti jejak rumput, buah, dan almond di lidahmu.

Selain itu, pertanda baik jika minyaknya terasa agak terasa pahit dan sedikit pedas. Jangan terlalu khawatir tentang warna, warna minyak zaitun asli biasanya berwarna kehijauan atau jerami.