Casting Model Palsu, Remaja Seksi Diminta Telanjang

Jordyn Hagan Gaunt (18) dihubungi melalui Instagram oleh seorang wanita yang mengaku sebagai perwakilan dari brand underwear mewah. Orang itu sedang mencari model untuk menandatangani kontrak.

Wanita itu memiliki nama akun yang sama dengan keluarga temannya. Dia mengatakan kepada remaja Sydney itu bahwa dia harus berpartisipasi dalam casting ‘seksi’ melalui panggilan Skype agar dipertimbangkan.

“Ketika instruksi diketik di layar di Skype, mereka meminta saya untuk melepas celana dalam saya sehingga mereka dapat melihat tipe tubuh saya, serta berpose di sekitar kamar tidur dengan telanjang,” kata Gaunt pada Daily Telegraph.

Casting model palsu

“Aku belum pernah melakukan pemotretan model sebelumnya. Orang itu bertanya apakah pacarku ada dan apakah mereka bisa melihatnya di depan kamera,” cerita Gaunt.

Meskipun ada permintaan aneh, Gaunt yakin perekrut itu adalah ibu temannya yang putrinya menjadi model. Dia juga mengajak dua temannya untuk ikut serta.

“Saya berkata ‘tidak’ dan merasa sangat aneh. Saya berkata pada mereka akan mematikan panggilan itu. Mereka mengatakan kepada saya untuk jangan khawatir, saya telah melakukannya dengan cemerlang dan saya terpilih untuk kontrak,” ujar remaja itu.

Beberapa hari setelah audisinya, teman Gaunt yang berusia 19 tahun dari Wollongong, juga menjadi korban setelah dipaksa telanjang di Skype oleh direktur casting yang curang.

Para remaja tersebut bersama beberapa remaja putri lainnya kini didesak oleh pihak berwajib bersiap-siap. “Bersiaplah untuk kejutan, kamu akan berakhir di situs dewasa,” ucap petugas polisi kepada Gaunt.

“Saya takut pria akan membinasakan saya di situs dewasa yang belum saya setujui, saya merasa sangat bodoh dan benci fakta bahwa saya mengajak teman saya juga,” ujarnya

Gaunt mengatakan dia ingin memperingatkan wanita muda lainnya untuk tidak “bodoh” seperti dia yang terjebak penipuan casting model palsu.

Polisi mengatakan kepadanya bahwa mereka tidak bisa berbuat banyak karena sulit untuk melacak pelanggar anonim secara online.

Remaja itu mengatakan bahwa dia sekarang menyadari keputusan itu naif dan berharap dengan berbicara terbuka akan mencegah pengalamannya casting model palsu dialami orang lain.

Pendiri Honey Birdette Eloise Monaghan mengatakan bahwa perusahaannya hanya menggunakan model dari agensi dan mengecam tindakan penipuan sebagai tindakan memalukan.

Polisi New South Wales (NSW) mengonfirmasi masalah tersebut telah dilaporkan dan mengatakan detektif Burwood sedang melakukan penyelidikan, tetapi memperingatkan yang lain untuk tetap waspada secara online karena sulit untuk melacak gambar.

“Sulit untuk menyelidiki masalah-masalah yang melibatkan korban orang dewasa yang secara sukarela memberikan citra diri mereka kepada orang lain,” kata juru bicara Kepolisian NSW.

Juru bicara itu juga mengatakan, “Setelah gambar-gambar ini online atau dimiliki orang lain, itu berada di luar kendali orang itu – dan gambar tersebut dapat digunakan atau dibagikan oleh orang lain.”

“Seringkali terdapat kesulitan dalam melacak kemungkinan pelanggar karena banyak situs web yang mengaktifkan pengeposan anonim, dan ketika situs web tersebut berbasis di luar negeri, dapat menjadi masalah untuk menghapus citra,” pungkasnya.

Saran terbaik adalah berpikir dengan sangat hati-hati sebelum mengirim foto/live streaming secara online. Begitu kamu menekan tombol kirim, kamu kehilangan kendali atas situasinya.