Dofida dan Noifasui: Benda Langit Bernama Indonesia

  • 1
    Share

Dofida dan Noifasui

Bintang HD 117618 dan planet HD 117618 b yang mengitarinya, resmi diberi nama dari Indonesia. Bintang HD 117618 diberi nama Dofida dan eksoplanet HD 117618 b diberi nama Noifasui.

Kedua benda langit ini berada di Rasi Centaurus. Rasi ini berada di belahan langit selatan sehingga kita yang tinggal di Indonesia dapat terus melihatnya di langit malam.

Rasi Centaurus, tepat berada di sebelah kiri rasi bintang Pari atau Gubung Penceng yang menjadi penanda arah mata angin selatan.

Dofida sendiri memiliki arti “bintang kita” dalam bahasa Nias. Sementara Noifasui mengandung arti “mengelilingi” dalam bahasa Nias.

Noifasui berasal dari gabungan dua kata, ifasui yang berarti berkeliling dan no yang berarti telat dan masih terus berlanjut sampai saat ini.

Bintang Dofida

Dilansir dari Kompas.com, Marufin Sudibyo seorang astronom amatir Indonesia berkata, bintang Dofida sudah diketahui sejak zaman dahulu dan tak ada yang menemukan.

“Bintang yang berada di Rasi Centaurus ini tergolong bintang redup (magnitudo +7),” kata Marufin. Jarak Bintang Dofida dari Bumi adalah 124 tahun cahaya.

Meski tergolong bintang redup, Dofida memiliki kemiripan dengan Matahari. Dofida memiliki massa 10 persen lebih besar dari Matahari dan diameter 17 persen lebih besar dari Matahari.

Selain itu, kelas spektralnya pun sama dengan bintang di Tata Surya kita, yakni bintang kelas G dengan usia sekitar empat miliar tahun.

“Temperatur permukaan atau fotosfer-nya pun hampir serupa (dengan Matahari), yaitu 6000 K,” kata Marufin.

Secara kasat mata, Bintang Dofida sulit diamati bahkan di daerah yang paling gelap sekalipun. Namun dengan menggunakan binokuler kecil, Dofida dapat dilihat.

Eksoplanet Noifasui

Berbeda dengan Dofida yang sudah sejak lama diketahui, eksoplanet Noifasui terbilang baru ditemukan.

Planet Noifasui baru ditemukan pada tahun 2004 lewat program Anglo-Australian Planet Search, hasil kerjasama Inggris dan Australia yang memanfaatkan teleskop 3,9 meter di Observatorium Siding Spring, Australia.

“Planet ini semula dikenal sebagai HD 117618 b dan ditemukan lewat metode variasi kecepatan radial bintang induknya. Planet Noifasui belum pernah dicitra secara langsung,” imbuh Marufin.

Planet Noifasui masuk dalam kelompok “Jupiter panas”. “Ukurannya sangat besar, dengan massa 57 kali Bumi kita atau setara seperenam massa Jupiter,” terang Marufin.

Dibandingkan dengan orbit Merkurius terhadap matahari, orbit Noifasui sangat dekat ke Dofida dengan jarak rata-rata hanya 0,176 SA (satuan astronomi).

Orbitnya sangat lonjong, mirip orbit asteroid, dengan titik terdekatnya adalah 0,102 SA dan titik terjauhnya 0,25 SA.

Orbit itu ditempuh Noifasui hanya dalam 26 hari yang berarti setahun di planet ini hanya 26 hari saja, kurang dari sebulan di Bumi.

Keistimewaan Dofida dan Noifasui

Setiap bintang dan sistem keplanetannya (tata surya) memiliki keistimewaan masing-masing. Dofida dan Noifasui, keduanya relatif dekat dengan tata surya tempat kita tinggal.

“Planet itu juga merupakan planet yang tak mungkin dihuni karena posisinya yang terlalu dekat dengan bintang induknya sehingga akan sangat panas dan penuh radiasi di permukaannya,” jelasnya.


  • 1
    Share