Gejala Awal Penyakit Jantung yang Wajib Diwaspadai

Setiap orang wajib mengenali gejala awal penyakit jantung agar dapat mewaspadainya.

Jangan mengabaikan gejala ini hingga akhirnya penyakit jantung baru disadari dalam kondisi yang sudah cukup parah dan lebih sulit diatasi.

Gejala awal yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda karena tergantung pada jenis penyakit jantung yang dialami.

Bahkan pada beberapa kasus, gejala awal penyakit ini tidak terlalu terasa apalagi mengganggu.

Meski begitu, ada beberapa gejala awal yang bisa dijadikan tanda waspada bahwa jantung sedang bermasalah.

Dengan mengetahui gejala awal ini, kamu bisa mengambil langkah penanganan sedini mungkin, sehingga tidak sampai di tahap yang lebih buruk.

Serangan jantung adalah kondisi gawat darurat. Beberapa kerusakan setelah gagal jantung dapat diperbaiki pada jam pertama saja.

Gejala utama serangan jantung adalah sakit yang sangat pada dada. Sakit bisa terjadi pada bahu, perut, dan rahang. Suatu serangan jantung akan merusak otot jantung, tidak seperti angina pectoris.

Gejala Awal Penyakit Jantung

Gejala awal penyakit jantung

Dihimpun dari banyak sumber, berikut adalah beberapa ciri-ciri yang menjadi gejala awal penyakit jantung dan perlu kamu waspadai.

1. Nyeri Dada

Nyeri dada atau angina pektoris adalah gejala awal penyakit jantung koroner yang paling kerap ditemui.

Gejala nyeri dada pada setiap orang bisa berbeda-beda. Beberapa orang mungkin merasakan dada seperti tertimpa sesuatu yang berat, sementara yang lain mungkin merasakan seperti dada sedang terbakar.

Nyeri dada bisa terjadi ketika otot jantung tidak mendapat pasokan oksigen yang cukup.

Pada tahap awal penyakit jantung, nyeri mungkin hanya timbul saat kebutuhan oksigen sedang meningkat, misalnya ketika berolahraga atau tertekan secara emosional, dan akan hilang setelah istirahat selama sekitar 5 hingga 10 menit.

2. Lebih Mudah Lelah

Rasa lelah adalah hal yang normal terjadi ketika seseorang selesai melakukan aktivitas fisik yang berat.

Namun ketika tak ada angin tak ada hujan, rasa lelah tiba-tiba muncul dan lebih parah dari rasa lelah biasanya, bisa jadi itu merupakan gejala awal penyakit jantung.

3. Nafas Tidak Teratur

Nafas tersengal-sengal adalah sesuatu yang sangat wajar dialami jika terjadi setelah melakukan aktivitas berat, misalnya berolahraga.

Namun, jika nafas tidak teratur padahal hanya melakukan aktivitas ringan, mungkin ini merupakan gejala awal penyakit yang satu ini. Jadi, jangan sampai menyelepekan gejala yang satu ini.

4. Detak Jantung Tidak Teratur

Gejala awal juga bisa dirasakan dari detak jantung yang sesekali terasa tidak normal. Misal, datangnya detak jantung terasa terlambat atau tiba-tiba ada detak yang terselip di antara 2 detak jantung normal.

Memang, kondisi ini umum terjadi ketika berlebihan minum kopi atau kurang tidur. Namun, kamu perlu waspada jika gejala ini terlalu sering dirasakan tanpa alasan yang jelas.

5. Pembengkakan di Punggung Kaki dan Pergelangan Kaki

Selanjutnya, mari beralih ke salah satu bagian bawah tubuh yaitu kaki. Jika terjadi pembengkakan di kaki, bisa jadi itu adalah gejala awal penyakit yang perlu diwaspadai.

Kondisi ini terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah dengan optimal, sehingga aliran darah dalam tubuh terhambat.

Pada tahap awal penyakit, darah yang tertahan di kaki bisa menyebabkan penumpukan cairan yang kerap terlihat jelas di punggung kaki dan pergelangan kaki. Namun lama-kelamaan, bengkak bisa menjalar ke seluruh tubuh.

Gejala Serangan Jantung Lainnya

Beberapa gejala awal di atas bisa menjadi lebih parah apabila kondisi jantung sudah semakin memburuk. Berikut ini adalah tanda-tandanya:

  • Nyeri dada menjadi lebih sering dan terjadi bahkan ketika sedang beristirahat.
  • Berat badan naik secara signifikan karena pembengkakan di seluruh tubuh (edema anasarka).
  • Batuk terus-terusan yang mengeluarkan lendir putih atau merah muda.
  • Detak jantung makin tidak teratur, bahkan hingga menyebabkan pingsan.
  • Sesak napas merupakan gejala yang biasa ditemukan. Ini merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru.

Itulah sederet gejala penyakit jantung yang perlu diwaspadai.

Jika kamu mengalami beberapa gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat, guna mencegah timbulnya gejala lanjutan yang lebih serius.

Pencegahan

Penyebab terbanyak serangan jantung adalah karena terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Sebagai orang yang sehat dan ingin sehat maka kita harus melakukan pencegahan terbaik.

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Gaya hidup sehat,
  • Pola makanan yang sehat,
  • Berhenti merokok,
  • Konsumsi suplemen vitamin C dapat mengurangi risiko penyakit jantung,
  • Mengurangi konsumsi garam dapat mengurangi risiko penyakit jantung,
  • Olahraga yang teratur dan tidak berlebihan.