Gejala Awal Tumor Otak yang Harus Diwaspadai

Apa itu tumor otak? Tumor otak adalah pertumbuhan sel tidak normal yang terjadi dalam otak. Ini dapat terjadi pada anak, remaja, dan orang dewasa baik pria maupun wanita.

Penyebab tumor otak pun bermacam-macam, misalnya:

  • Paparan infeksi, virus, dan alergen
  • Radiasi pengion
  • Senyawa N-nitroso
  • Cedera kepala
  • Konsumsi daging olahan
  • Memakan produk pangan rekayasa genetik (GMO)
  • Mengkonsumsi pop corn
  • Minum minuman soda
  • Makan makanan yang mengandung pemanis buatan
  • Konsumsi makanan yang diolah dengan terigu dan gula rafinasi
  • Makanan terkontaminasi pestisida
  • Makan ikan salmon yang dibudidayakan
  • Makan makanan yang diolah dengan minyak terhidrogenasi

Melansir Mayo Clinic, ada 2 jenis tumor otak yakni tumor jinak dan ganas. Tumor otak nonkanker disebut dengan tumor otak jinak, sedangkan jenis tumor otak yang bersifat kanker dikenal sebagai tumor otak ganas.

Tingkat keganasan tumor otak memengaruhi kecepatan pertumbuhan tumor. Begitu massa tumor membesar dan menyerang lokasi tertentu, gejala penyakit mulai muncul karena sistem saraf yang terganggu. Berikut adalah beberapa gejala awal tumor otak yang perlu diwaspadai.

Gejala awal tumor otak

1. Sakit Kepala

Sakit kepala adalah tanda tumor otak yang dialami sekitar 50% penderita penyakit ini. Dilansir dari Healthline, tumor otak mampu menekan saraf dan pembuluh darah yang berada di otak.

Dampaknya, penderita akan merasakan sakit kepala. Ciri-ciri sakit kepala karena tumor otak biasanya berupa rasa nyeri yang terus-menerus di kepala dan tak gampang disembuhkan dengan obat penghilang rasa sakit.

Sakit kepala karena tumor otak rasanya lebih tak tertahankan ketimbang sakit kepala biasa, terutama di pagi hari. Selain itu, sakit kepala karena tumor otak juga disertai muntah dan bisa bertambah parah saat berolahraga dan batuk.

2. Kejang

Tanda tumor otak yang pantang dibiarkan selanjutnya adalah kejang. Tumor otak yang bisa menekan sel saraf di otak dapat mengganggu sinyal kelistrikan otak dan memicu kejang.

Kejang biasanya jadi gejala awal tumor otak. Meski begitu, kejang tidak selalu jadi gejala tumor otak. Tanda-tanda ini juga bisa muncul di gejala awal penyakit lain. Penyebab kejang bisa karena masalah saraf, penyakit otak, atau efek samping obat tertentu.

3. Perubahan Suasana Hati

Munculnya tumor di otak tentu memiliki kemungkinan untuk mengganggu fungsi otak, kepribadian, perilaku, sampai mengubah suasana hati penderitanya.

Penderita tumor otak bisa mengalami gangguan perubahan suasana hati yang ekstrem, dari yang sebelumnya bersemangat menjadi sensitif tak lama kemudian.

Tumor dapat memengaruhi suasana hati ketika ada sel tidak normal tumbuh di dekat otak besar, lobus, frontal, dan lobus temporal. Perubahan suasana hati dapat menjadi gejala awal tumor otak. Terkadang gejala ini muncul setelah penderita mendapat perawatan medis.

4. Mudah Lupa dan Sering Bingung

Tumor di lobus frontal atau temporal bisa menyebabkan gangguan memori atau daya ingat. Selain itu, tumor di dua area otak tersebut juga bisa memengaruhi penalaran dan pengambilan keputusan.

Beberapa gejala awal tumor otak yang memengaruhi memori dan penalaran di antaranya susah konsentrasi, gampang bingung, hingga mudah lupa. Pertambahan usia meningkatkan risikonya ini.

Beberapa masalah kognitif tersebut berlangsung bukan hanya karena tanda tumor otak. Kekurangan vitamin sampai gangguan emosional juga bisa menyebabkan masalah kesehatan itu.

5. Gampang Lelah

Tubuh biasanya akan merasa kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik yang berat. Seseorang perlu waspada apabila tiba-tiba mudah lelah setiap saat tanpa penyebab yang jelas.

Terlebih lagi, jika rasa lelah itu membuat seluruh anggota tubuh terasa berat untuk digerakkan dan jadi gemar tidur sepanjang hari. Kondisi tersebut bisa jadi adalah gejala awal tumor otak ganas.

Mudah lelah bukan hanya menjadi tanda penyakit tumor otak. Penyakit gangguan saraf, autoimun, dan anemia juga bisa membuat penderitanya mudah lelah.

6. Mual dan Muntah

Gejala awal tumor otak yang khas dan pantang diabaikan lainnya yakni mual dan muntah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh ketidakseimbangan hormon saat tumor tumbuh.

Terkadang, gejala mual dan muntah juga berlanjut di tahap tumor otak selanjutnya. Penyebabnya bisa jadi karena efek samping pengobatan.

7. Kesemutan dan Mati Rasa

Beberapa kasus tumor otak menyebabkan mati rasa dan kesemutan yang menjalar di tangan dan kaki. Apabila kesemutan dan mati rasa hanya muncul di salah satu bagian tubuh saja, hal itu bisa jadi tanda bahwa tumor menyerang salah satu bagian otak.

Selain tumor otak, kesemutan dan mati rasa juga bisa jadi tanda penyakit diabetes neuropati, multiple sclerosis, dan sindrom Guillain-Barre.

8. Gejala Lain

Gejala awal tumor otak lainnya juga dapat muncul berdasarkan lokasi tumor muncul. Penderita dapat mengalami gangguan penglihatan ketika tumor otak tumbuh di sekitar kelenjar di bawah otak, saraf optik, lobus oksipital, atau temporal.

Ada juga yang dapat mengalami kesulitan berbicara, membaca, dan menulis karena tumor otak awalnya tumbuh di otak besar, otak kecil, lobus temporal, dan parietal.

Penderita akan mengalami gangguan pendengaran jika tumor awalnya tumbuh di dekat saraf kranial dan lobus temporal. Dan juga, penderita dapat mengalami gangguan menelan saat tumor awalnya tumbuh di otak kecil atau di dekat saraf kranial.

Sedangkan penderita yang terkena tumor di otak kecil dan lobus frontal dapat mengalami gejala susah menggerakkan tangan, lengan, kaki, dan tungkai.

Cara mengetahui tumor otak secara pasti adalah dengan berkonsultasi ke dokter apabila mengalami gejala awal tumor otak yang tertulis di atas.

Dokter pada umumnya akan melakukan pemeriksaan dan merekomendasikan serangkaian tes seperti CT scan, MRI, atau biopsi untuk mengambil jaringan tumor di otak sebagai cara mencegah tumor otak berkembang makin parah.

Cara menyembuhkan tumor otak dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari operasi, radiasi, kemoterapi, atau beberapa pengobatan lain yang mendukung.