Iklan Media Elektronik: Pengertian, Ciri-Ciri, Contoh

  1. Home
  2. /
  3. Blog
  4. /
  5. Pemasaran
  6. /
  7. Iklan Media Elektronik: Pengertian,...

Bagikan ke media sosial:

Contoh iklan media elektronik
Contoh tampilan iklan di media elektronik

Perkembangan media elektronik terbilang sangat cepat di masa sekarang ini. Hampir semua orang bisa dengan mudah mengoperasikan media tersebut untuk berbagai keperluan. Dengan begitu, media elektronik cukup bisa diandalkan di sektor periklanan.

Iklan media elektronik kini dapat menjangkau banyak kalangan masyarakat akibat penetrasi internet yang semakin marak. Kamu dapat memanfaatkan media ini untuk mempromosikan usahamu. Silakan simak pembahasan tentang iklan di media elektronik berikut ini.

Pengertian Iklan Elektronik

Pengertian iklan media elektronik adalah iklan yang disebarkan melalui media elektronik, misalnya televisi, radio, dan internet. Iklan elektronik ini bisa kamu gunakan untuk promosi produk-produkmu, baik berupa jasa maupun barang.

Pemasaran lewat media elektronik terbukti efektif jika dimanfaatkan dengan benar. Brand awareness akan meningkat seiring dengan penjualan produk yang didorong oleh iklan di media elektronik.

Ciri-Ciri

Iklan menggunakan media elektronik memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan jenis iklan lainnya. Berikut adalah beberapa ciri iklan di media elektronik.

  • Karakteristik iklannya bisa berupa suara (audio) seperti di radio, atau suara dengan tampilan gambar (audio visual) seperti televisi
  • Didesain dengan menarik, mudah dipahami, dan bersifat persuasif
  • Bahasanya cenderung sopan sesuai target market
  • Durasi yang cenderung singkat
  • Pilihan kata dalam iklan elektronik lebih menonjolkan informasi penting, misalnya nama dan keunggulan produk

Jenis Iklan Elektronik

Iklan elektronik bisa dipakai untuk berbagai keperluan termasuk menyiarkan iklan layanan masyarakat. Meski begitu, kamu perlu mempelajari karakteristik masing-masing media tersebut. Berikut adalah beberapa media yang digunakan untuk iklan elektronik.

1. Iklan Radio

Iklan media elektronik
Radio

Iklan radio adalah jenis iklan media elektronik yang menggunakan perangkat radio. Jenis iklan yang tayang di radio hanya berupa suara (audio). Iklan tersebut terdiri atas spot, ad-lib, dan sponsor program.

Meski terlihat sederhana, iklan produk berupa audio sulit dibuat karena pengiklan hanya mengandalkan narasi audio tentang produk yang ditawarkan. Contoh iklan ini misalnya iklan jasa laundry dan pegadaian.

2. Iklan Televisi

Iklan media elektronik
Iklan televisi

Bagi kamu yang suka nonton TV, tentu sering melihat iklan marketplace seperti Tokopedia atau Shopee akhir-akhir ini. Iklan-iklan tersebut umumnya menggunakan warna-warna cerah khas marketplace mereka, kata-kata persuasif singkat, dan musik yang kekinian.

Iklan media televisi itu bisa menggunakan audio visual, penonton dapat melihat dan mendengar narasi iklan. Macam-macam iklan TV adalah animation, musik, running text, credit title, ad-lib, promo-ad, backdrop, superimposed, live action, stop action, dan sponsor program.

3. Iklan di Video YouTube

Contoh iklan media elektronik
Iklan video Cadbury di YouTube

Iklan elektronik juga bisa kamu temukan di YouTube. Ada beberapa jenis iklan di YouTube mulai dari iklan banner hingga dengan iklan berbentuk video. Iklan di YouTube dikelola melalui YouTube Ads.

Banyak kategori industri yang telah memanfaatkan iklan YouTube karena berbagai kelebihannya. Salah satu yang paling bermanfaat adalah fitur penargetan yang bisa pengiklan sesuaikan. Inilah tipe-tipe iklan di YouTube Ads jika kamu berniat membuat iklan elektronik di layanan berbagi video satu ini.

Skippable in-stream Ads

Skippable in-stream adalah tipe iklan yang paling sering dijumpai di YouTube. Video iklan pada tipe ini dapat di-skip (dilewati) oleh penonton setelah diputar selama 5 detik. Video yang diiklankan menggunakan skippable in-stream minimal berdurasi 12 detik dan maksimal 3 menit.

Non-Skippable Ads

Berkebalikan dengan skippable in-stream, tipe ads ini membuat video iklan tidak dapat di-skip oleh penonton. Dengan demikian, iklan akan diputar 100% sebelum video dimainkan.

Kamu bisa menggunakan non-skippable ads sebagai strategi promosi yang efektif, mengingat 76% penonton akan skip iklan jika mendapatkan skippable in-stream ads. Tipe iklan ini menjadi salah satu tipe iklan langganan brand-brand besar yang ingin meningkatkan brand awareness.

Discovery Ads

Tipe YouTube ads ini dulunya bernama in-display ads. Iklan ini akan bisa ditemukan di halaman pencarian YouTube, beranda, atau pada daftar video terkait yang sedang ditonton. Jika menggunakan iklan ini, penting untuk memastikan iklan dapat tampil di posisi teratas.

Non-Video Ads

Untuk kamu yang ingin beriklan di YouTube tetapi tidak bisa menyiapkan video iklan, YouTube menawarkan space iklan tanpa video. Non-video ads akan muncul di halaman beranda maupun halaman hasil pencarian YouTube.

4. Iklan Produk di Marketplace

Contoh iklan display Shopee
Banner iklan Shopee

Marketplace populer biasanya menawarkan iklan untuk menaikkan posisi produk maupun toko. Selain itu, kamu juga bisa menawarkan promo bersamaan dengan iklan tersebut untuk meningkatkan minat calon pembeli terhadap suatu produk.

Jika kamu ingin mengetahui cara beriklan di marketplace, simak strategi pembuatan iklan di bawah ini.

1. Kenali Karakteristik Marketplace

Suatu marketplace tentu memiliki karakter yang unik dibandingkan kompetitornya. Selain itu, demografi penggunanya pun berbeda. Kamu bisa melakukan screening awal dengan melihat produk yang ditampilkan di halaman beranda.

Dengan begitu, kamu mengetahui tipe pembeli di marketplace itu. Tidak hanya bisa mengetahui produk unggulan, kamu juga bisa menganalisa jenis promosi yang dibuat nantinya.

2. Siapkan Produk yang Tepat

Pada beberapa kasus, penentuan produk yang dijual juga harus dilakukan. Jangan sampai kamu menjual produk yang tidak sesuai dengan market. Selain itu, perbanyak variasi produk dalam satu tema agar menjadi tempat tujuan pertama pembeli.

3. Pahami Algoritma

Kenali algoritma marketplace dalam menentukan produk mana yang berada di posisi atas. Kamu harus mengerti bahwa marketplace didesain untuk memperhatikan detail mulai dari judul produk, deskripsi, hingga foto produk.

4. Berikan Harga Bersaing

Lihat harga para kompetitor dan gunakan harga yang paling menarik untuk para pembeli. Kamu juga bisa menggunakan metode bundling dengan harga spesial.

5. Iklan Produk di Media Sosial

Jika semua langkah sudah dilakukan, kini saatnya beriklan. Untuk beriklan di marketplace, kamu harus mengetahui produk mana yang memiliki trend paling baik sehingga pantas untuk didorong dengan iklan. Pastikan kamu memasang harga diskon atau menawarkan bundling yang menarik.

5. Iklan Film

Ilustrasi iklan di bioskop
Ilustrasi iklan di bioskop

Iklan pada film dapat dilihat ketika kita hendak menikmati film di bioskop. Iklan dikemas sedemikian rupa agar selaras dengan suasana studio bioskop. Contoh iklan media ini dapat berupa endorsement dan live action.

6. Iklan Media Digital

Iklan lowongan HRD
Sebuah banner iklan lowongan kerja bahasa Inggris yang bisa ditampilkan di website

Iklan internet adalah jenis iklan melalui media online yang memiliki banyak pengunjung. Itu dapat berupa website, banner, button, sponsorship, SEO (search engine optimization), social media marketing, dan classified ads. Iklan media digital bisa ditemukan ketika mengunjungi sebuah website.

7. Iklan melalui Email

Email marketing
Email marketing

Iklan elektronik selanjutnya adalah iklan email. Email marketing belakangan juga bisa menjadi metode yang efektif untuk menjangkau pelanggan. Meski demikian, kamu jangan pernah mengirimkan email secara beruntun yang terlihat seperti SPAM bagi orang yang menerima emailmu.

Di era yang hampir semua aktivitas bisa dilakukan melalui perangkat elektronik, tentu iklan elektronik semakin banyak digunakan. Itu dapat terjadi karena jangkauannya yang luas dan secara efektif sampai pada calon pelanggan.


Ikuti kami di Google News untuk dapatkan artikel terbaru!

Bagikan ke media sosial: