Kandungan Tomat yang Bisa Membuat Hidup Lebih Sehat

Sebagai buah, kandungan yang terdapat pada tomat sangat bermanfaat untuk hidup yang lebih sehat. Buah yang berwarna merah ini memiliki rasa asam karena berbagai nutrisi yang dikandungnya seperti vitamin dan zat mineral.

Pengertian tanaman tomat (Lycopersicum esculentun Mill.) adalah tumbuhan setahun, berbentuk perdu atau semak dan termasuk dalam Angiospermae (golongan tanaman berbunga).

Jika ditelisik, tomat berasal dari daratan Meksiko di Amerika Tengah. Tomat pertama kali digunakan sebagai bahan masakan ketika Aztek masih eksis di kawasan tersebut. Buah ini dapat diolah menjadi berbagai makanan dan minuman termasuk sebagai bahan baku saus.

Ada beragam jenis tomat (Solanum lycopersicum) yang dapat kamu temukan di pasaran. Jenis-jenis tomat itu misalnya tomat biasa, tomat ceri, tomat gondol, beefsteak tomato, dan tomat hijau.

Kandungan tomat

Kandungan Tomat yang Bermanfaat

Tomat tidak hanya bisa dimakan dagingnya saja, namun juga kulitnya. Jika selama ini kamu mengonsumsinya dalam bentuk saus, cobalah konsumsi tomat dalam bentuk buah segar, dan dapatkan berbagai kandungan tomat ini.

Hingga 95 persen, tomat terdiri dari air. Sementara 5 persen sisanya adalah karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral. Dalam satu buah tomat berukuran sedang terkandung 20 kalori, 1,2 gram serat, dan 5 gram karbohidrat.

1. Serat

Dalam 100 gram kandungan tomat, terkandung setidaknya 1,5 gram serat di dalamnya. Sebagian besar serat yang mencapai 87% pada tomat adalah hemiselulosa, selulosa, dan lignin. Serat dalam tomat adalah serat larut yang dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Kandungan tomat tersebut sangat dibutuhkan oleh sistem pencernaan untuk mencegah sembelit dan beragam penyakit sistem pencernaan lainnya. Tidak berhenti di situ, serat juga bisa menjaga kadar kolesterol dan gula darah dalam tubuh.

2. Vitamin C

Satu buah tomat berukuran sedang mengandung 28% rekomendasi asupan harian (RAH) vitamin C. Vitamin yang satu ini dipercaya sebagai nutrisi esensial dan antioksidan yang dapat menghalau radikal bebas. Radikal bebas yang berlebih dapat merusak sel dan jaringan dalam tubuh.

Selain itu, vitamin C berguna dalam proses pembentukan kolagen. Tubuh manusia membutuhkan kolagen untuk menunjang kesehatan kulit dan sendi, menjaga imunitas, serta membantu proses penyerapan zat besi.

3. Kalium

Dikenal dengan nama lain potasium, zat mineral ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan tekanan darah dalam tubuh, membantu kontraksi otot dan transmisi saraf, serta pencegahan terhadap hipertensi dan penyakit jantung.

Menariknya, kalium justru lebih banyak ditemukan dalam bentuk tomat kering. Per cangkirnya, tomat kering mengandung setidaknya 1.800 miligram atau setara dengan 50% RAH kalium.

4. Vitamin K1

Vitamin K1 adalah kandungan tomat yang sangat penting dalam proses pembekuan darah serta menjaga kesehatan tulang dan gigi. Dalam 100 gram tomat kering, setidaknya terdapat 43 mikrogram atau 36% RAH vitamin K1.

5. Folat (Vitamin B9)

Folat atau vitamin B9 adalah kandungan tomat yang memiliki peran krusial. Vitamin B9 dianggap sangat penting dalam proses pertumbuhan sel dan jaringan tubuh, pembentukan sel darah merah.

Bagi ibu hamil, folat sangat dibutuhkan untuk penutupan tabung syaraf janin. Sebuah penelitian membuktikan bahwa satu tomat mentah setidaknya memiliki folat 4,1 hingga 35,3 mikrogram.

6. Kalsium

Siapa sangka jika dalam sebuah tomat terdapat kalsium, sama seperti susu. Tomat memiliki setidaknya 18 miligram kalsium. Manusia membutuhkan kalsium untuk membentuk dan menjaga tulang. Dan faktanya, 99% kalsium yang disimpan dalam tubuh terdapat pada gigi dan tulang.

7. Likopen

Selain zat-zat gizi yang telah disebutkan di atas, tomat juga mengandung likopen. Likopen adalah antioksidan kuat yang memberi warna merah pada tomat yang matang. Salah satu jenis karotenoid ini dapat dengan mudah ditemukan di kulit tomat.

Bagi manusia, senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menjaga kulit dari terpaan sinar matahari, meningkatkan kesehatan jantung, hingga menurunkan risiko kanker. Semakin merah tomat maka semakin tinggi pula kandungan likopennya.

Baca artikel berikut jika kamu yang ingin tau cara mematangkan tomat.

8. Beta karoten

Warna hijau maupun kuning pada tomat yang ada pada tomat dipengaruhi oleh konsentrasi beta karoten, senyawa tumbuhan dalam sebuah tomat. Saat dicerna oleh tubuh, beta karoten dalam tomat akan diubah menjadi vitamin A dengan segudang manfaatnya.

9. Naringenin

Senyawa ini banyak terdapat pada kulit tomat. Narigenin dipercaya merupakan salah satu jenis flavonoid. Dalam sebuah riset, naringenin menunjukkan kemampuannya dalam mengatasi peradangan dan mencegah berbagai macam penyakit pada hewan.

Penelitian lebih lanjut tentang fungsi lebih rinci naringenin pada manusia tentunya sangat dibutuhkan.

10. Asam Klorogenik

Asam kolorogenik termasuk dalam daftar antioksidan terkuat yang dapat mencegah penyakit datang menyerang tubuh manusia. Bahkan, kandungan tomat yang satu ini berpotensi menurunkan tekanan darah berlebih pada pengidap darah tinggi.

Manfaat Tomat bagi Kesehatan

Kandungan likopen dalam tomat dipercaya dapat menurunkan risiko stroke dan serangan jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein).

Selain itu, likopen adalah antioksidan yang bisa menghambat inflamasi dan kerusakan jaringan tubuh akibat radikal bebas. Dengan demikian, sel epitel pembuluh darah terlindungi dari kerusakan yang dapat menimbulkan penggumpalan darah.

Banyak penelitian yang menerangkan bahwa konsumsi tomat dapat menurunkan risiko kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker lambung. Likopen dipercaya punya andil besar pada hal tersebut. Lalu, dengan tingginya vitamin C dan likopen, kesehatan kulit dapat terjaga.