Apa Itu Leverage dalam Forex? Ketahui Sekarang

Apa itu leverage dalam forex? Pertanyaan ini merupakan salah satu yang paling sering muncul di pikiran para trader pemula. Sebab seperti yang kita tahu, ada banyak istilah asing dalam dunia trading dan memang tak semua orang awam dapat memahaminya.

Lantas apa sih sebenarnya pengertian leverage dalam forex itu? Bagaimana cara penggunaannya? Nah, pada artikel berikut, kami akan memberikan informasi seputar istilah leverage dalam dunia trading forex. Simak penjelasan lengkapnya berikut, ya.

Apa itu Leverage dalam Forex?

Secara sederhana, pengertian leverage dalam dunia trading forex merujuk pada penggunaan dana pinjaman yang diperoleh dari broker dengan tujuan untuk mendapatkan potensi return yang lebih tinggi.

Besaran leverage dari masing-masing broker biasanya berbeda-beda, mulai dari 1:25, 1:50, 1:100 dan seterusnya. Besarnya perbandingan angka tersebut akan memberikan gambaran terkait berapa besar modal yang akan kamu butuhkan untuk memperoleh pinjaman dana dari broker yang kamu pakai.

Nantinya kamu bisa membuka transaksi perdagangan dengan menggunakan margin yang lebih kecil dari transaksi sebenarnya. Misalnya, kamu menggunakan leverage 1:100 dengan transaksi USD 500, maka kamu bisa membuka posisi jual ataupun beli dengan value senilai USD 50.000.

Idealnya, leverage yang digunakan oleh para trader berkisar antara 1:100 ataupun 1:200. Dengan rasio leverage tersebut, seorang trader bisa memperoleh return yang riil dan signifikan dari margin trading yang berlaku.

Intinya, semakin besar rasio leverage yang kamu gunakan dalam perdagangan, maka semakin kecil modal yang perlu kamu keluarkan. Tak heran jika keberadaan leverage ini kerap dijadikan andalan bagi para trader dengan modal dana yang kecil.

Keuntungan Menggunakan Leverage dalam Trading Forex

Apa itu leverage

1. Memudahkan Siapapun untuk Melakukan Trading

Sebelum adanya leverage dalam forex, hanya orang-orang bermodal besarlah yang bisa melakukan aktivitas perdagangan. Kini sejak kemunculannya, leverage telah membantu banyak orang terutama bagi mereka yang hanya memiliki modal kecil untuk membuka transaksi perdagangan.

Di mana mereka tak perlu lagi mengeluarkan dana besar untuk memulai aktivitas trading forex. Nah, dalam hal ini, masing-masing broker memiliki aturan leverage-nya tersendiri, kamu bisa menyesuaikannya dengan preferensi dan profil risikomu saat membuka posisi BUY maupun SELL.

2. Tanpa Bunga

Nah, meski secara umum kamu akan mendapatkan pinjaman dana dari broker, tapi kamu tidak perlu khawatir soal biaya tambahan lain seperti bunga atau biaya admin. Leverage tidak akan dikenai oleh bunga atau biaya tambahan yang lain sehingga kamu dapat fokus pada meningkatkan return perdagangan.

Tidak akan ada potongan atau biaya apapun yang akan dibebankan pada trader ketika menggunakan rasio leverage yang diberlakukan.

3. Potensi Keuntungan yang Lebih Besar

Penggunaan leverage juga memungkinkan para trader dapat membuka lebih banyak transaksi perdagangan dengan potensi return atau keuntungan yang lebih besar.

Sebagai contoh kasus, Andi hanya memiliki modal awal sebesar USD 50, dengan dana tersebut tentu ia tidak bisa membuka transaksi perdagangan lantaran satu transaksi di forex minimal (1 lot) memiliki nilai yang setara dengan USD 1000. Namun dengan penggunaan leverage 1:1000, Andi bisa melakukan banyak transaksi sekaligus.

Nah, itulah tadi informasi terkait apa itu leverage dalam forex serta keuntungan dari penggunaannya. Meski memberikan banyak keuntungan, leverage juga memiliki beberapa risiko yang harus diketahui, khususnya bagi para trader kecil dan pemula.

Risiko penggunaan leverage akan membuat seseorang menjadi gemar membuka posisi perdagangan tanpa berpikir panjang akibatnya terjadilah over-trading. Selain itu, kerugian yang besar juga dapat menjadi momok tersendiri bagi para trader yang serakah. So, tetaplah berhati-hati dan bijak dalam menggunakan fitur leverage ini, ya!

Jualan
Tutup
Tutup