Manfaat Bermain bagi Anak Usia Dini secara Ilmiah

  • 2
    Shares

Perkembangan teknologi tidak selamanya berdampak baik. Sebab, terkadang anak-anak justru mendapatkan dampak buruk perkembangan teknologi.

Mereka semakin malas mengeluarkan tenaga apalagi bermain di tempat terbuka tanpa gawai. Padahal bermain adalah salah satu cara anak untuk belajar tentang dunia dan berinteraksi dengan teman seusianya.

Anak-anak dapat berbuat seperti itu karena asyiknya permainan digital di gawai. Terlalu lama bermain permainan digital sebenarnya tidak baik untuk kesehatan fisik terutama mata.

Manfaat bermain bagi anak usia dini

Memang benar, melalui game online kita dapat berinteraksi dengan orang lain namun sebagai manusia kita tentu butuh interaksi langsung antar individu.

Game online tidak bisa memberi kehidupan sosial yang dibutuhkan anak-anak secara maksimal. Jangan menganggap remeh fungsi bermain buat anak-anak.

Dengan bermain, anak-anak melatih dan mengembangkan keahlian yang kelak berguna dalam hidup serta mempersiapkan otak menghadapi tantangan ketika dewasa. Berikut adalah lima manfaat ilmiah dari bermain untuk anak-anak.

1. Performa Lebih Baik

Manfaat bermain sambil belajar yang baik

Menurut sebuah penelitian di jurnal Pediatrics pada tahun 2009, performa anak-anak di sekolah akan lebih baik apabila diberi kesempatan untuk bermain di luar ruangan.

Kegiatan yang dimaksud dapat berupa bermain bentengan, lompat tali bersama teman, atau sekadar mengoper bola pada teman sejawat.

2. Kerjasama

Kerjasama

Selanjutnya, bermain mengajarkan anak-anak untuk “bermain” dengan baik. Anak-anak bisa belajar secara langsung tentang cara mengontrol emosi, sebuah kemampuan yang akan berguna seumur hidup.

Bermain sepak bola, basket, atau permainan kelompok lainnya juga akan mengajarkan tentang pentingnya kekompakan dan kerja tim pada anak.

3. Kemampuan Fisik

Kemampuan fisik

Memanjat pohon, bersepeda, dan berlari akan membuat anak-anak terus bergerak jauh lebih banyak dibandingkan dengan menonton televisi atau bermain gim komputer.

Asosiasi Jantung Amerika menyarankan anak-anak berusia di atas 2 tahun untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 1 jam setiap hari.

Sudah ada bukti bahwa anak-anak yang aktif di masa kecilnya juga akan aktif ketika dia dewasa. Hal itu mampu menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan gaya hidup tidak sehat.

4. Melatih Kerja Otak

Melatih kerja otak

Sebuah penelitian yang dimuat di Journal of School Health pada tahun 2009 menyebutkan bahwa anak-anak yang aktif secara fisik lebih mudah mengerjakan soal-soal ujian dan tentu juga berpengaruh pada prestasi akademiknya.

5. Menyenangkan

Bermain itu menyenangkan

Bermain adalah bagian dari kehidupan alami anak-anak. Bermain di alam terbuka membuat anak-anak merasa senang dan bebas seperti seharusnya. Kegiatan yang bisa dilakukan antara lain main bola, main hula hoop atau sekedar jalan-jalan.

Inilah manfaat bermain yang terpenting bagi tumbuh kembang seorang anak. Dia bisa merasakan dan melihat bagaimana indahnya dunia yang sesungguhnya.


  • 2
    Shares
Subscribe
Notify of
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar