Untuk Temanku yang Masih Berjuang

Masih berjuang

Saya merasa kasihan untukmu yang masih berjuang.

Banyak orang berkata bahwa pihak K lebih hebat dari pihak A, atau pihak K lebih kuat dari pihak B.

Mereka sebenarnya lemah dan tidak berdaya.

Mereka tidak punya taring yang sesungguhnya. Mereka hanya punya susu di barisan giginya.

Tapi anehnya, mereka yang berseberangan dengan pihak ini merasa lebih lemah daripada si mulut besar.

Sederhananya mereka meyakini doktrin itu benar. Pihak K lebih kuat, hebat, dan berpengaruh dari pihak A dan B.

Ini adalah sebuah kesalahan pola pikir yang mengakibatkan si mulut besar menang.

Ingat, setiap orang/badan/bidang di dunia ini punya kekurangan dan kelebihan.

Tugas kita adalah tetap yakin pada kelebihan kita.

Jika singa punya taring untuk memangsa, maka gajah punya gading untuk bertahan hidup.

Jika citah punya kecepatan untuk berlari, maka siput punya rumah untuk bertahan hidup.

Dan jika mereka punya sumber daya, kekuatan, dan kehebatan, maka kita punya tekad, dedikasi, dan semangat untuk berjuang.

Semangat temanku, terima kasih masih berjuang.

Jangan lupa ada Tuhan bersamamu.