Mengapa Harus Membayar Pajak?

Pembayaran pajak adalah aktivitas yang wajib dilakukan oleh warga negara di seluruh dunia. Pajak tersebut adalah sumber pendapatan negara yang bersangkutan dan digunakan untuk membiayai pembangunan negara tersebut.

Meski begitu, apakah Anda benar-benar paham tentang pentingnya membayar pajak bagi negara? Berikut adalah ulasannya.

Membayar pajak

Alasan Membayar Pajak

Pajak merupakan iuran wajib yang dibayar rakyat kepada negara tanpa kontraprestasi secara langsung dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum (Mardiasmo: 2011).

Menurut Siti Resmi (2013) pajak mempunyai dua fungsi penting dalam perekonomian suatu negara yakni sebagai salah satu sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan dan sebagai alat yang mengatur kebijakan-kebijakan pemerintah di bidang sosial ekonomi.

Kewajiban warga negara untuk membayar pajak diatur dalam Pasal 23A UUD 1945.

Pajak mempunyai beberapa fungsi, antara lain:

  1. Fungsi anggaran (Budgetair) yaitu pajak dijadikan alat untuk memasukkan dana secara optimal ke kas negara berdasarkan undang-undang perpajakan yang berlaku. Sehingga, uang yang didapat dari penarikan pajak dapat dipakai untuk membiayai seluruh pengeluaran-pengeluaran yang berkaitan dengan proses pemerintahan.
  2. Fungsi mengatur (Regulerend) yaitu pajak digunakan pemerintah sebagai alat untuk mencapai tujuan tertentu dan pelengkap dari fungsi anggaran.
  3. Fungsi stabilitas yaitu pendapatan pajak membuat pemerintah memiliki dana yang bisa dipakai untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga, sehingga inflasi dapat dikendalikan.
  4. Fungsi retribusi pendapatan yaitu pajak digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum.

Secara sederhana, pajak dipakai untuk berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat dan kesejahteraan umum.

Misalnya:

  1. Membayar gaji Pegawai Negeri Sipil dan pensiunannya.
  2. Membiayai perawatan dan pembangunan infrastruktur negara seperti jalan, jembatan, lapangan udara, pembangkit listrik, dan lain lain.
  3. Membiayai program BPJS dan program pemerintah lainnya, baik di pusat maupun daerah.
  4. Dana operasioanal penanggulangan bencana alam.
  5. Membayar hutang negara beserta bunganya.
  6. Anggaran pertahanan dan keamanan negara, mulai dari pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) hingga perawatannya.
  7. Pembiayaan dana pendidikan bagi sekolah maupun siswa kurang mampu.

Jangan lupa bayar pajak!