Profil & Informasi tentang Negara Myanmar [Lengkap]

Profil biodata negara Myanmar atau Burma

Informasi mengenai Myanmar.

NamaMyanmar
Nama resmiRepublik Persatuan Myanmar
ပြည်ထောင်စု သမ္မတ မြန်မာနိုင်ငံတော်‌
Pyidaunzu Thanmăda Myăma Nainngandaw (Myanmar)
Ibu kotaNaypyidaw
Semboyan-
Lagu kebangsaanကမ္ဘာမကျေ
Kaba Ma Kyei
Bentuk PemerintahanRepublik
Sistem PemerintahanRepublik Presidensial
Kemerdekaan4 Januari 1948
Kepala NegaraPresiden
Kepala PemerintahanPresiden
Badan LegislatifMajelis Persatuan
Majelis Tinggi: အမျိုးသားလွှတ်တော် (Amyotha Hluttaw)
Majelis Rendah: ပြည်သူ့လွှတ်တော် (Pyithu Hluttaw)
Bahasa NasionalMyanmar
AgamaIslam
Buddha
Kristen
Atheis
Mata UangKyat (K) (MMK)
Zona WaktuWaktu Standar Myanmar (MST) (UTC+6:30)
Kode Telepon+95
Domain.mm
Daftar Situs Resmi Pemerintahanhttps://www.myanmar.gov.mm/
Jumlah Penduduk56.590.071 (estimasi Juli 2020)

Negara Myanmar adalah negara paling barat di kawasan Asia Tenggara saat ini. Myanmar juga merupakan anggota ASEAN, salah organisasi regional di Asia.

Batas-batas wilayah Myanmar:

Letak negara Myanmar
Letak negara Myanmar

Myanmar mendiami wilayah seluas 676.578 km² dengan letak astronomis antara 9°LU hingga 29°LU dan 92°BT hingga 102°BT.

Per Februari 2011, Myanmar memiliki 14 negara bagian, 67 distrik, 330 township, 64 sub-township, 377 kota kecil, 2.914 ward, 14.220 kelompok desa, dan 68.290 desa.

Myanmar berbatasan dengan Divisi Chittagong (Bangladesh) dan Mizoram, Nagaland, Manipur, dan Arunachal Pradesh (India) di sebelah barat daya.

Di sebelah utara dan timur laut berbatasan dengan Daerah Otonomi Khusus Tibet dan Yunnan (Tiongkok) dengan total panjang perbatasan 2.185 km. Di perbatasan itu pulalah terdapat Pegunungan Hengduan yang merupakan perbatasan alami dengan Tiongkok.

Di sebelah timur terdapat Laos dan Thailand. Myanmar memiliki garis pantai Teluk Benggala dan Laut Andaman di selatan dan barat daya negeri tersebut dengan panjang 1.930 km.

Arti bendera bagi penduduk Myanmar adalah identitas negara
Bendera Myanmar

Bendera

Bendera Myanmar di atas diperkenalkan pada tanggal 21 Oktober 2010 menggantikan bendera sosialis yang telah digunakan negara itu sejak tahun 1974.

Bendera baru ini terdiri dari tiga jalur warna horizontal yakni kuning, hijau, dan merah. Terdapat pula sebuah bintang segilima bewarna putih di tengah-tengahnya.

Etnis

Kelompok etnis di Myanmar:

  • Bamar/Birma: Dua pertiga populasi Myanmar. Beragama Buddha dan mendiami sebagian besar wilayah negara kecuali pedesaan.
  • Karen: Suku beragama Buddha, Kristen, atau perpaduannya. Memperjuangkan otonomi selama lebih dari 60 tahun. Menghuni pegunungan di sekitar perbatasan dengan Thailand.
  • Kayah: Etnis beragama Buddha yang berkerabat dekat dengan etnis Thai.
  • Arakan: Nama lain dari etnis Rakhine. Agama Buddha mendominasi etnis tersebut. Etnis Arakan mendiami wilayah perbukitan di Myanmar barat.
  • Mon: Etnis beragama Buddha yang menghuni kawasan selatan di sekitar perbatasannya dengan Thailand.
  • Kachin: Kebanyakan beragama Kristen. Mereka tersebar hingga ke Tiongkok dan India.
  • Chin: Kebanyakan etnis Chin beragama Kristen dan menghuni wilayah di dekat perbatasan negara itu dengan India.
  • Rohingya: Etnis beragama Islam yang tinggal di utara Rakhine.
Peta 14 negara bagian dan divisi Myanmar
14 negara bagian dan divisi Myanmar

Pembagian Administratif

Myanmar terdiri dari tujuh negara bagian (pyinè) dan tujuh region yang sebelum Oktober 2010 disebut sebagai “divisi” (yin).

Sebagian besar region dihuni oleh etnis Bamar, sementara sebagian besar negara bagian (pyinè) didiami oleh etnis-etnis minoritas. Setiap negara bagian dan region kemudian dipecah menjadi distrik.

Region

  • Region Ayeyarwady
  • Region Bago
  • Region Magway
  • Region Mandalay
  • Region Sagaing
  • Region Tanintharyi
  • Region Yangon

Negara Bagian

  • Negara Bagian Chin
  • Negara Bagian Kachin
  • Negara Bagian Kayin (Karen)
  • Negara Bagian Kayah (Karenni)
  • Negara Bagian Mon
  • Negara Bagian Rakhine (Arakan)
  • Negara Bagian Shan

Ibu kota Myanmar dulunya adalah Yangon. Sekarang pemerintah telah memindahkan ibu kota negara ke Naypyidaw.

Lambang negara Myanmar
Lambang negara Myanmar

Lambang Negara

Sedikit penjelasan mengenai lambang negara Myanmar.

Lambang negara Myanmar digunakan pada dokumen dan publikasi resmi negara. Lambang negara ini menampilkan dua ekor chinthe (singa mitos) di atas pita yang saling membelakangi, di tengah dua chinte tersebut terdapat peta Myanmar yang diapit rangkaian ranting zaitun.

Lambang ini dikelilingi pola tradisional Birma dan pada puncaknya dimahkotai sebuah bintang.

Lambang negara ini ditetapkan pada Bab XIII Konstitusi 2008, dan baru diterapkan melalui referendum konstitusional Myanmar pada tahun 2008. Lambang negara ini hanya terdiri dari dua warna yaitu merah dan kuning keemasan.

Pagoda dan kyaungs di Bagan saat ini, ibu kota Kerajaan Pagan
Pagoda dan kyaung di Bagan saat ini, ibu kota Kerajaan Pagan.

Geografi

Hkakabo Razi yang bertempat di Negara Bagian Kachin (5.881 meter) adalah titik tertinggi di Myanmar.

Banyak pegunungan di Myanmar, misalnya Rakhine Yoma, Bago Yoma, Perbukitan Shan, dan Perbukitan Tenasserim, kesemuanya itu berawal dari Himalaya di utara dan memanjang ke selatan.

Tiga pegunungan membagi tiga aliran sungai di Myanmar yaitu Sungai Irawadi, Salween (Thanlwin), dan Sittaung. Sungai Irawadi, sungai terpanjang di Myanmar, panjangnya mencapai 2.170 kilometer dan mengalir menuju Teluk Martaban.

Dataran subur terletak pada lembah-lembah di antara rangkaian pegunungan Myanmar. Sebagian besar populasi Myanmar tinggal di Lembah Irawadi yang terletak di antara Rakhine Yoma dan Dataran Shan.

Rumah panggung di Danau Inle
Rumah panggung di Danau Inle.

Bahasa

Bahasa sehari-hari yang digunakan oleh penduduk Myanmar adalah bahasa Birma. Bahasa Myanmar adalah bahasa nasional yang diakui secara konstitusional.

Myanmar adalah negeri multietnis dengan berbagai ragam budaya dan bahasa daerah. Populasi umat Buddha mendominasi Myanmar.

Agama

Burma (Myanmar) dominan dari tradisi Theravada, dipraktikkan oleh 89.8% populasi negeri tersebut. Menjadikan Myanmar sebagai negara Buddhis paling religius dalam hal proporsi biarawan banding populasi dan proporsi pendapatan yang dihabiskan untuk agama.

Mereka dapat dengan mudah ditemukan di antara etnis Bamar dominan (atau Burma), Shan, Rakhine (Arakan), Senin, Karen, dan China.

Para biksu, yang dikenal sebagai Sangha, adalah anggota dihormati dari masyarakat Burma.

Kuil di Mrauk U
Kuil di Mrauk U.

Di antara banyak kelompok etnis di Myanmar, Buddha Theravada dipraktikkan dalam hubungannya dengan ibadah nat yang melibatkan placation roh yang dapat bersyafaat dalam urusan duniawi.

Berkenaan dengan “keselamatan” dalam Buddha, ada tiga jalur utama di Buddhisme Burma yakni jasa pembuatan, vipassana (wawasan meditasi), dan jalan weizza (bentuk esoterik agama Buddha yang melibatkan okultisme).

Penganut agama Kristen kira-kira berjumlah 6.2% populasi, umumnya dianut di daerah Chin, Kayah, dan Kachin.

Sayangnya, pendataan penduduk di wilayah Kachin dan Kayin belum akurat. 46.600 orang di Kachin dan 69.753 orang di Kayin, belum sepenuhnya teridentifikasi keyakinan mereka atau tidak didata satu per satu.

Sedangkan di Rakhine sendiri, terdapat sekitar 1.090.000 orang yang tidak mengikuti sensus tahun 2014. Akan tetapi hampir secara keseluruhan, orang Rakhine adalah pemeluk agama Islam.

Dengan digabungkannya data tersebut, maka agama di Myanmar pada sensus 2014 antara lain adalah Buddha, Kristen, Islam, Animisme, Hindu, dan tidak teridentifikasi.