Perawat Rusia Ini Jadi Sorotan, Pakai APD Transparan

Di tengah masa pandemi seperti sekarang ini tenaga medis berperan penting dan selalu berada di garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19. Inilah yang menyebabkan tenaga medis lebih beresiko besar terinfeksi virus corona, sebab setiap hari bersinggungan dengan pasien.

Untuk mengurangi risiko tertular, para tenaga medis yang sering kontak dengan pasien COVID-19 menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar agar tetap terlindungi dari infeksi virus Corona.

Beberapa atribut APD yang digunakan pun banyak sekali, di antaranya seperti masker N95, masker bedah, tutup kepala, hazmat, handscoen non steril, handscoen steril, boot, jas hujan, serta helm atau penutup wajah.

Penggunaan atribut yang berlapis-lapis tersebut membuat banyak petugas merasakan gerah luar biasa. Hal inilah yang mendasari salah satu perawat di Negeri Beruang Merah Rusia nekat hanya memakai bikini dan pakaian pelindung saat melayani pasiennya.

Perawat Rusia jadi sorotan
Sumber: Foto

Dilansir dari suara.com, seorang perawat wanita yang bertugas di sebuah rumah sakit daerah Tula, Rusia mendadak viral setelah aksi nekatnya melayani pasien covid-19 tanpa mengenakan apapun kecuali bikini yang terlihat dari balik pakaian APD tembus pandang yang ia kenakan.

Foto perawat ini makin viral setelah diunggah di akun media sosial Twitter Tulskie Novosti. Terlihat jelas, seorang perawat hanya memakai pakaian dalam di balik pakaian pelindung yang tembus pandang lengkap membawa nampan penuh obat yang akan diberikan kepada pasien.

Foto ini diambil di rumah sakit regional untuk penyakit menular di Tula, kota terbesar di Oblast Tula, 193 kilometer selatan Moskow.

Menyikapi hal tersebut, para pasien tak keberatan melihat apa yang dikenakakan oleh perawat tersebut, bahkan sebagian dari pasien itu tak ada yang bisa menahan diri untuk tak melihatnya meski hanya sekilas.

Dilansir Russia Today, perawat yang tak disebutkan namanya ini, nekat melakukan hal itu karena gerah saat mengenakan pakaian pelindung standar medis selama setengah hari. Namun sang perawat berdalih dirinya tak sadar bahwa APD yang dikenakannya ternyata tembus pandang.

Tanggapan Otoritas dan Masyarakat

Foto yang telah beredar luas dan menjadi berita utama di Rusia akhirnya mendapat perhatian otoritas medis setempat. Kementerian Kesehatan Rusia langsung menegur sang perawat karena dinilai telah melanggar peraturan.

“Perawat tersebut diingatkan tentang perlunya mematuhi persyaratan sanitasi pakaian dan penampilan,” kata pihak kementerian.

Namun pendapat mayoritas masyarakat justru memihak pada pekerja medis tersebut. Hal itu dibuktikan dengan dukungan dan pujian terhadap aksinya.

“Bagus sekali! fakta bahwa dia mempertaruhkan hidupnya, tidak ada yang berterima kasih padanya untuk itu! Dan ketika itu terjadi (hanya mengenakan bikini) langsung ditegur, Itulah Anda!” ujar seorang warganet.

Sedangkan yang lainnya berkomentar bahwa perawat ingin membuatnya lebih nyaman ketika merawat pasien, bukan untuk pamer, seharusnya administrasi rumah sakit tempatnya bertugas yang harus disalahkan.