Perlakuan ke Anak: 36 Hal yang Harus Dilakukan


Perlakuan ke anak

Pembentukan mental anak dibangun sejak dini. Banyak hal yang bisa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari agar bisa menanamkan fondasi yang kuat dan berguna bagi masa depan anak.

Saya percaya, semua orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya dan merasakan kebahagiaan. Semua orang pada hakikatnya ingin tumbuh sebagai pribadi yang kuat, punya kecerdasan emosi dan mental, dan selalu mampu mengatasi persoalan yang dihadapinya.

Sebagai orang tua, kita tidak bisa selalu mengintervensi dan membuat keputusan dalam setiap fase hidup anak. Mumpung masih anak-anak, kita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memberi perlakuan terbaik ke anak.

Perlakuan ke anak saat masih kecil akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan karakter dan pembentukan mental si anak. Anak-anak yang bahagia akan tumbuh dewasa dengan bahagia, lalu membesarkan anak-anak yang bahagia juga, begitu seterusnya.

Perlakuan ke Anak

  1. Cintai dirinya tanpa syarat.
  2. Berikan banyak waktu untuk bermain bebas.
  3. Tegakkan kedisiplinan. Membahagiakan anak bukan berarti membiarkan anak melakukan apapun yang mereka mau.
  4. Perlakukan anak dengan hormat. Memandang anak sebagai pribadi utuh, anak bukan lembaran kosong untuk diisi.
  5. Bicarakan tentang perasaan anak di hari saat berinteraksi.
  6. Sebelum bicara, dengarkan dulu apa yang dikatakan anak.
  7. Biarkan anak belajar melakukan sesuatu sendiri.
  8. Ajarkan pola tidur yang baik dan rutin.
  9. Ganti marah dengan cara berteriak dan membentak, dengan cara yang lebih lemah lembut namun tetap tegas.
  10. Ajari anak cara merawat diri yang benar.
  11. Beri tahu anak apa yang kamu sukai darinya.
  12. Jaga ketenangan saat menghadapi perilaku sulit anak.
  13. Minta maaf kepada mereka jika berbuat kesalahan.
  14. Tanyakan kegiatan dan aktivitas anak pada hari itu.
  15. Hindari memberi ultimatum pada anak. Pikirkan untuk mengubah ultimatum menjadi sesuatu yang lebih positif.
  16. Jangan beri hukuman anak ketika dirinya melakukan kesalahan. Beri tahu padanya bahwa kesalahan adalah kesempatan untuk belajar.
  17. Biarkan mereka mengekspresikan emosi mereka dengan tepat.
  18. Libatkan mereka dalam pemecahan masalah di rumah, sesuai usianya saat ini.
  19. Terima semua jenis perasaan anak, bukan hanya suasana hati yang kamu inginkan. Setiap orang punya hari buruk dan mood buruk, begitu juga anak.
  20. Berbagi cerita tentang hari yang kamu jalani pada tingkat yang sesuai dengan usia mereka.
  21. Luangkan waktu berkualitas dengan anak setiap harinya.
  22. Hindari melibatkan anak saat emosi sedang tidak stabil.
  23. Kurangi ceramah panjang lebar.
  24. Berikan makanan bergizi.
  25. Ajari mereka pola pikir yang bertumbuh.
  26. Patuhi rekomendasi pembatasan waktu gadget dan televisi.
  27. Biasakan budaya keluarga yang bertumbuh.
  28. Bekali anak dengan kemampuan untuk mengenali dan mengontrol diri sendiri.
  29. Jadikan diri sebagai teladan bagi anak.
  30. Beri pujian atas proses dan usaha yang telah anak lakukan. Jangan berorientasi hanya pada hasil.
  31. Validasi perasaan anak, saat emosi mereka sedang negatif.
  32. Pada saat tertentu, kamu bisa menggunakan contoh masa kecilmu dan pasangan untuk meneladani anak.
  33. Bacakan cerita yang mencakup semua emosi.
  34. Ajari anak untuk tidak membandingkan dirinya dengan yang lain.
  35. Jangan salahkan anak. Ambil tanggung jawab ke tanganmu. Cari metode perbaikan yang paling tepat agar anak tidak mengulangi kesalahannya.
  36. Bersikaplah baik pada anak.