Review Manga One Piece Chapter 1002


Manga One Piece chapter 1002 akhirnya bisa kita baca setelah menunggu selama 2 minggu. Di chapter kali ini diperlihatkan bagaimana kelanjutan pertempuran antara 2 yonkou melawan 5 generasi terburuk. Mari kita bahas manga One Piece 1002 secara singkat.

Yonkou vs Generasi Baru – One Piece 1002

Cover kali ini, Lucci memberi pakan pada merpati di sebuah taman. Burung-burung merpati itu berebut mendapatkan pangan dari Lucci. Ada juga yang mengais rontokan pakan yang jatuh ke tanah dan mengangkat topi Lucci. Namun, merpati Lucci sendiri terlihat meneteskan air mata.

Review manga One Piece chapter 1002

Halaman pertama langsung terlihat posisi Kaido yang tengah bersiap melakukan jurus “Angin Penghancur” ditemani oleh Big Mom. Itu merupakan jurus yang sama dengan jurus yang memotong lengan Kiku di chapter 994.

Serangan Kaido berhasil diatasi oleh masing-masing supernova. Law menggunakan room. Killer terpelanting menghindari dan Kid beruntung hanya robotnya saja yang kena. Zoro membelokkan serangan itu dengan mudah. Sedangkan Luffy langsung melompat untuk menyerang Kaido.

Dengan Bounce Man, Luffy memberi “Gomu Gomu no Kong Rifle” pada kepala lele Kaido hingga terpelanting ke belakang. Serangan itu disambut oleh Kid yang memegang erat kepala lele Kaido hingga melakukan jurus yang disebut “Gibson Slam” untuk membanting tubuh yonkou itu.

Iklan

Kaos merah
Zoro menepis serangan Kaido

Setelah itu, Law mendekat ke bagian tubuh yang menurutnya adalah letak jantung naga berada. Di sana, Law menggunakan jurus “Gamma Knife”. Kaido berkata, “Kurang ajar! Ternyata kalian bisa menembus kulitku. Kurasa kalian bukan hanya sekumpulan orang bodoh yang berani mati.”

Killer yang sudah sampai di punggung naga Kaido langsung menyerang menggunakan jurus “Sonic Scythe”. Sesaat setelah itu, Killer tersambar serangan Big Mom yang diberi nama “Indra”. Kaido berujar, “Bocah-bocah ini jauh lebih kuat dari yang kukira.”

Opini dan Teori

Dari 5 supernova, 3 di antaranya menggunakan senjata tajam. Setelah serangan Law, Kaido sampai berujar serangan itu dapat kulit kerasnya. Saya asumsikan itu sebagai respon atas serangan Law. Selanjutnya terlihat serangan Killer yang cukup masif hingga digambarkan tembus dari belakang ke depan.

Lalu, Kaido sepertinya kebal petir karena dia tidak tersengat meski Killer berpijak di punggungnya. Normalnya, tubuh kebanyakan makhluk hidup adalah konduktor tidak seperti karet yang isolator.

Killer yang terpanggang bisa dikunyah Kaido jika “Rhino Schneider” Luffy telat menghantam. Meski begitu, Kaido langsung bersiap melakukan bijuu dama apinya untuk ditujukan pada Luffy. Di bawah, Zoro meminta Law untuk memindahkan dirinya. Meski marah, Law tetap melakukannya.

Setelah berhasil membelah “Blast Breath” Kaido dengan “Flame Slice”, Zoro langsung melancarkan “One Sword Style: Flying Dragon Blaze”. Beruntung bagi Kaido yang bengong diingatkan oleh Linlin yang merasakan bahwa katana yang dibawa Zoro tidak biasa.

Kaido berhasil menghindari sebuah serangan yang berhasil memotong tanduk sebelah kanan Onigashima. Kaido heran mengapa aura Oden terpancar dari katana yang dibawa Zoro. Dia tidak tau kalau katana itu memang milik Oden yaitu Enma.

Zoro memotong tanduk Onigashima

Big Mom berkata, “Kau benar-benar sudah meremehkan orang itu”. Big Mom yang sejak awal tidak membiarkan siapapun lolos dari langit mendung itu, melancarkan serangan “Shiva’s Wrath” untuk semua generasi terburuk. Kid sampai berujar jika serangan Big Mom seperti bencana alam.

Sayangnya, serangan seperti itu tidak mempan bagi Luffy yang seorang karet. Selanjutnya, Kaido tanpa aba-aba kembali memberi nafas apinya dan kini mengenai Luffy. Namun sekali lagi, itu tidak mempan bagi Luffy yang bertekad kuat. Kaido sampai terheran-heran dengan itu.

Adegan terakhir chapter ini adalah Kaido menerima serangan beruntun “Gomu Gomu no Kong Gatling”. Minggu depan tidak libur! 🙂

Opini dan Teori

Chapter 1002 sangat padat dengan aksi saling serang antara kedua belah pihak. Sampai di sini, kita diberi harapan bahwa generasi terburuk dapat mengalahkan kedua yonkou itu.

Zoro benar-benar keren di chapter kali ini. Jika tidak meleset, kita mungkin sudah melihat setidaknya codet tambahan di tubuh Kaido.