Review Manga One Piece Chapter 987

One Piece chapter 987 akhirnya bisa kita baca setelah menunggu sekitar seminggu. Di chapter kali ini kita akan melihat bagaimana kelanjutan serangan dadakan 9 sarung pedang merah.

Apakah Kaido berhasil dilukai oleh mereka? Mari kita bahas chapter ini dengan singkat.

Pengikut Setia yang Hebat – One Piece 987

Cover pada chapter ini memperlihatkan semua kru Bajak Laut Topi Jerami lengkap bersama Jinbe yang baru bergabung. Yang pertama kali saya perhatikan adalah Robin sedang membelai pipi Franky. Hahahaha.

Selain kru, setidaknya ada 5 anjing hidung pesek yang terlihat yakni 1 di dekat Luffy, 1 di dekat Sanji, 1 di dekat Zoro, 1 dinaiki Luffy dan anjing di dekatnya, yang terakhir sedang ditunggangi oleh semua kru.

Terlihat Luffy membawa pipa, Zoro membawa 2 katana (salah satunya seperti Enma), dan Sanji membawa pistol.

Opini dan Teori

Saya berasumsi bahwa anjing-anjing itu merepresentasikan anjing Pemerintah Dunia, Admiral Angkatan Laut seperti Akainu, Kizaru, Garp, Fujitora, dan mungkin Greenbull.

Pistol yang dibawa Sanji mirip yang dipakai oleh Ben Beckman dan cara tangan kiri Zoro mencabut pedang dari sarungnya seperti cara Shanks.

Yang terpikirkan sekarang baru itu. Perang Wano digadang-gadang adalah perang yang megah. Maka, bukan tidak mungkin karakter-karakter hebat dari setiap pihak akan turut bergabung.

Jika Marineford hanya Bajak Laut Shirohige vs. Angkatan Laut + Shicibukai maka Wano lebih dari itu.

Review One Piece chapter 987

Chapter kali ini dibuka dengan flashback Kaido ketika eksekusi Oden 20 tahun yang lalu. Kaido ketika itu dilukai oleh Oden dengan dua pedangnya yang meninggalkan codet di perutnya.

9 sarung pedang merah berhasil kabur menyelamatkan diri namun Oden harus ditembak oleh Kaido di dalam tempat rebusan.

Kembali ke waktu kini, Kaido yang tersadar telah tertusuk pedang Kinemon dan Denjiro, tangan kirinya ditahan Nekomamushi, pedang Raizo menempel di leher, dan tangan kanannya tertusuk pedang Kiku terjatuh dari panggung utama.

Kanabō yang biasanya berada di tangan Kaido sudah terlepas karena gamparan Nekomamushi pada tangan Kaido di chapter 986.

Kaido sontak berteriak kesakitan mendapat serangan sebegitu banyak dari anak buah Oden yang sedang membalaskan dendam.

Ketika merasakan serangan itu, codet yang diterima Kaido dari Oden terasa sakit. Kaido heran dan bertanya dalam hatinya apakah anak buah Oden juga bisa melakukan ryuo.

Kaido tertusuk

Serangan oleh 9 sarung pedang merah menandai dimulainya perang Wano. Bos Hyogoro dan para pengikutnya sudah mulai serius dan akan menghalangi orang yang berusaha mendekati Kinemon bersama pengikut Oden lainnya.

Charlotte Linlin sepertinya bercanda di salah satu panel dengan menanyakan “Apakah Kaido sudah mati?” dan terkejut dengan kedatangan para yakuza yang seharusnya berada di Penjara Udon.

Di panel lain, Yamato terlihat sangat girang ketika melihat kekuatan para pengikut Oden. Ketika menyatakan kekagumannya itu, Yamato dihadang oleh Ulti.

Berikutnya, Yamato menyatakan bahwa dia bukan sekutu Kaido dan tidak peduli jika ayahnya mati. Yamato di panel lain juga berkata bahwa hari di mana dirinya akan menjadi Kozuki Oden telah tiba.

Opini dan Teori

Terkonfirmasi juga bahwa selama ini Yamato dianggap sebagai anak laki-laki oleh bawahan Kaido.

Dianggap sebagai lelakinya Yamato bisa saja disebabkan oleh keinginan Kaido yang ingin memiliki anak laki-laki. Dia mengatakan pada bawahannya bahwa anaknya adalah laki-laki.

Sedang asik-asiknya menikmati pertarungan, tiba-tiba Big Mom berteriak pada Luffy. Dia jauh-jauh datang dari Whole Cake Islands demi dapat menghabisi Topi Jerami.

Di saat Big Mom menjauh, saat itulah Nami dan Carrot mendapat kesempatan untuk kabur. Mereka menyerang homies yang sedari tadi menawan dengan serangan khas masing-masing.

Big Mom bertanya pada Luffy, “Jawab aku Topi Jerami, kenapa kau datang ke tempat ini?! Jangan bilang kau datang untuk mengalahkan Kaido?!”

Luffy dengan mudah menjawab tidak, memang bukan itu alasannya. Luffy datang ke Onigashima bukan hanya untuk mengalahkan Kaido, tapi juga semua eksekutifnya, Orochi, dan juga Big Mom.

Mendapat jawaban yang seperti itu, sontak Big Mom dan Quenn tertawa. Tapi tawa Quenn tidak lama, muka kagetnya muncul lagi.

Pernyataan perang Luffy

Dijelaskan bahwa ribuan penyusup datang dari pintu belakang. Para samurai yang seharusnya ditahan di Ibu Kota Bunga, tahanan Udon, Kid, dan Law beraliansi. Jumlah pasukan aliansi itu terus bertambah.

Ada hal yang menarik di sini, Marco Si Phoenix dan Charlotte Perospero datang dari pintu depan.

Opini dan Teori

Kita sudah tau di pihak mana Marco beraliansi namun belum tau si Perospero berada di pihak yang mana.

Di satu panel, kita juga bisa curiga dengan orang yang berada di samping Law. Dilihat dari rambutnya, bisa saja itu Basil Hawkins yang beberapa chapter lalu dicurigai telah menyetujui suatu kesepatakan dengan Law.

Akhirnya terlihat bahwa Kaido bangun setelah diserang oleh para pengikut Oden. Saat berdiri Kaido bercerita tentang ketidakpercayaannya dulu terhadap “khayalan Orochi”.

Rumor tentang bayangan orang di Kastil Oden, Punk Hazard, Dressrosa, dan Pulau Hantu Zou ternyata benar. Kaido menyatakan bahwa bayangan itu bersembunyi di balik bayang-bayang Topi Jerami yang merupakan musuh Kaido.

Kaido tak menyangka bahwa pengikut Oden akan bekerja sama dengan bajak laut, mampu bersabar menunggu selama 20 tahun, melompati waktu, dan pergi ke berbagai tempat untuk mengumpulkan pasukan.

Di akhir ceritanya, Kaido mencoba menghasut dengan mengatakan bahwa bajak laut suka berkhianat dan kabur ketika tau mereka akan kalah.

Namun itu tidak mempan, Kinemon menjawab dengan lantang bahwa Luffy berbeda dengan Kaido. Dia akan berdiri di puncak lautan ini.

Kepercayaan Kinemon kepada Luffy

Akhirnya seluruh orang di Onigashima telah dalam mode tempur. Quenn menyuruh anak buah Kaido yang awalnya ingin bersenang-senang mengambil senjata mereka masing-masing. Begitu juga di pihak aliansi, mereka semakin membulatkan tekad untuk memenangkan Negara Wano.

Kaido berubah menjadi wujud naganya dan menjebol atap tengkorak agar bisa pergi ke atas. 9 sarung pedang merah terlihat pergi ke atas juga dengan menaiki Kaido.

Sudah tiba di atap tengkorak raksasa, awal pertempuran yang sebenarnya antara Kaido dan para pengikut Oden akan dimulai.

Salju turun terbawa angin namun tidak ada awan di langit. Terlihat bulan purnama sedang bersinar terang. Nekomamushi dan Suku Mink lainnya bersiap masuk ke mode sulong.

Pertempuran serius akan dimulai

Ada informasi kecil di panel paling bawah One Piece chapter 987 ini yaitu minggu depan libur.