Review Manga One Piece Chapter 991

One Piece chapter 991 akhirnya bisa dinikmati setelah selang 2 minggu menantinya. Di chapter kali ini kita akan melihat bagaimana kelanjutan Perang Wano. Apa kejutan yang ada di chapter 991 ini? Mari kita bahas chapter ini dengan singkat.

Izinkan Kami untuk Mati! – One Piece 991

Halaman cover di chapter ini melanjutkan kisah “Gang Bege: Oh My Family!” yang memperlihatkan momen mengharukan yakni akhirnya Pound berpelukan dengan Lola dan Chiffon.

Akhir yang bahagia untuk kisah pencarian Pound. Akhirnya dia bisa menemukan kedua anaknya bersama.

Review One Piece 991

Chapter 991 dibuka dengan kekacauan pasca diketahuinya bau-bau penghianatan Drake. Banyak samurai dan anak buah Kaido, termasuk Page One, yang bingung dengan keputusan Drake menyerang Numbers.

Pasca perbincangan kecilnya dengan Luffy di chapter 990, Drake teringat dengan percakapannya dengan Coby plus menegaskan kembali keinginannya bergabung dengan Luffy.

Luffy memberi pertanyaan yang cukup simple, “Apakah kau juga ingin mengalahkan Kaido?”

Drake yang tidak bisa berbicara terlalu banyak karena identitas aslinya yang harus dijaga, berkata bahwa intinya dia memiliki tujuan yang sama dengan Luffy.

Di sela percakapannya dengan Luffy, tiba-tiba Zoro langsung menyerang Drake. Zoro mengingatkan Luffy bahwa Drake sama dengan Hawkins.

Drake tetap menjelaskan bahwa dia sudah tidak tunduk lagi kepada Kaido. Sedangkan Franky dan Jinbe sependapat dengan Zoro.

Tapi apa daya, Luffy sudah membuat keputusan menerima Drake sebagai bagian dari aliansinya. Meski dibodoh-bodohkan, Luffy tetap pada pendiriannya.

Keputusan Luffy menerima Drake sebagai aliansi

Bajak Laut Topi Jerami bersama samurai Wano pada akhrinya terus merangsek masuk menuju kastil Kaido. Di satu tempat, mereka kembali dihadang oleh Ulti dan Page One.

Tak perlu lama, Usopp menyerang dengan peluru anehnya. Berhasil menyerang Page One, Ulti yang merasa sebal karena Page One diserang, marah ke orang yang ada dicurigainya.

Usopp yang berada di belakang Nami menjawab Ulti, “Keahlianku adalah membasmi kadal sepertimu! Bersiaplah! Untuk menghadapi kalian berdua, mungkin aku harus menaburkan sedikit pestisida reptil!”

Seperti biasa, geng penakut ini mengatakan “Serang!” tapi berlari menjauhi target mereka.

Usopp di belakang Nami menantang Ulti

Luffy benar-benar percaya dengan kemampuan Usopp sehingga memasrahkan Ulti dan Page One padanya. Sanji pun percaya bahwa Usopp mampu menjaga Nami.

Setelah itu, Scratchman Apoo dengan kemampuan buah iblisnya menyerang. Luffy memberi tau Sanji agar menutup telinganya agar serangan Apoo tidak mempan.

Ternyata jabatan Apoo dalam Bajak Laut Binatang Buas adalah sebagai informan. Apoo berkata bahwa “Sepuluh dari kalian (Numbers) telah menghancurkan banyak sekali kota”.

Kelar bercerita soal keganasan Numbers, Hatcha bangun dari teparnya dan mengangkat satu teman Numbers-nya.

Tampak lebih aman, Luffy kembali berlari menuju kastil. Luffy sadar bahwa melayani pertarungan di sini tidak berguna.

Melihat Franky, Numbers tertarik dan ingin memainkannya. Jinbe yang sadar bahwa Hatcha merepotkan meminta Franky untuk berlari menuju Dome.

Franky dianggap mainan

Zoro dan Drake ternyata belum menyelesaikan urusannya. Zoro melihat kejujuran Drake tapi merasa ada yang dirahasiakan olehnya.

Apoo terlihat terus memanggil para Numbers dengan kemampuannya untuk “meramaikan pesta”. Terus berisik, Zoro dan Drake yang terganggu kompak menghajar Apoo.

Dengan kalimat “Dari awal aku sudah membenci orang ini. Aku akan menghajarnya demi kenikmatan diriku sendiri”, Zoro akhirnya berpikir bahwa sepertinya Drake dengannya satu tim.

Tiba-tiba Quenn dari panggung pesta memberendeng kerumunan di bawah. Banyak orang yang terkena serangan Quenn lemas terkapar tak berdaya.

Cerita bergeser ke atas tengkorak Onigashima. Terlihat di sana, Jack terkapar dan gading kirinya telah terpotong.

Melihat Jack terkapar, Kaido yang terusik langsung menyerang. Kaido berkata bahwa Jack adalah orang yang dipilihnya sebagai salah satu All Star.

Opini dan Teori

Tak jelas peluru apa yang digunakan oleh Quenn, tapi melihat ekspresi Drake sepertinya itu adalah peluru batu laut.

Terungkap di sini bahwa status dan jabatan All Star itu dipilih secara pribadi oleh Kaido. Dan biar bagaimanapun, Jack adalah salah satu All Star. Jika Jack tiada dan tidak ada penggantinya, jelas itu adalah kerugian besar bagi Kaido dan kelompok bajak lautnya.

Di panel berikutnya, terlihat keadaan masing-masing pihak. Banyak suku Mink dan anak buah Kaido yang telah terkalahkan tidak mampu berdiri lagi. Diperlihatkan juga bagaimana wujud Sulong Si Kucing dan Si Anjing.

Di halaman terakhir, Kaido menyerang 9 Sarung Pedang Merah dengan jurus Blast Breath yang ditandingkan dengan Foxfire Style: Cleaving of Flames dari Kinemon.

One Piece chapter 991 berakhir dan minggu depan tidak libur. Entah bagaimana keadaan Kaido dan 9 Sarung Pedang Merah, kita akan tau di chapter mendatang.

Wujud sulong Nekomamushi dan Inuarashi, One Piece 991