Strategi Mengatur Keuangan untuk Masa Depan


Strategi mengatur keuangan yang baik adalah awal untuk mempersiapkan masa depan gemilang. Sebab tanpa strategi yang baik, uang yang dimiliki akan cepat habis.

Ada satu cerita menarik yang membuktikan masalah ini. Seorang bintang NBA, Antoine Walker, awalnya memiliki US$ 108 sebagai hasil kerja keras sepanjang karirnya namun dinyatakan bangkrut dan memiliki utang pada tahun 2010.

Dia mengaku banyak menghabiskan uangnya untuk hal-hal yang tidak penting seperti membeli barang-barang mewah.

Strategi mengatur keuangan

Banyak kasus serupa yang berkaitan dengan boros, tidak bisa mengelola uang, suka membeli aset yang salah, dan berfoya-foya.

Berikut beberapa strategi dan tips mengatur keuangan dengan baik untuk menciptakan masa depan yang bahagia.

Menabung

Setelah menerima uang dari gaji bulanan atau sumber pendapatan lainnya, kamu harus memasukkannya ke tabungan.

Sisihkan setidaknya 20% pendapatan untuk berada di tabungan. Jangan ambil tabungan itu jika tidak benar-benar butuh uang.

Nah, 80% pendapatan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu juga bisa digunakan untuk bersenang-senang agar tidak bosan dengan rutinitas kerja.

Mengatur Anggaran Belanja

Memiliki budget adalah salah satu cara mengatur keuangan. Pemasukan ibarat air yang mengalir dalam kolam dan bisa habis jika kolam itu bocor di banyak tempat.

Kamu sebaiknya memiliki anggaran belanja agar keluarnya uang lebih terkontrol. Kamu bisa menggunakan aplikasi digital untuk mengontrol budget bulananmu.

Belanja secara Cermat

Jika telah mengatur budget maka saatnya belanja. Belanjalah dengan cermat dan sesuai dengan budget yang telah ditetapkan.

Belanja cermat adalah bagian penting dari pengelolaan keuangan yang baik. Untuk barang-barang mahal, kamu bisa melakukan riset sederhana dengan bantuan internet sebelum membelinya.

Pastikan mendapat barang yang diinginkan dengan harga yang paling rasional. Jadilah rasional dan pilih dengan wajar.

Jangan membeli barang yang terlalu mahal jika ada yang lebih dengan kualitas yang sama. Tapi juga jangan beli barang yang murah tapi tidak bisa digunakan.

Batasi Pengunaan Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit adalah sebuah keistimewaan. Jangan sampai keistimewaan tersebut malah merugikanmu.

Kartu kredit memiliki banyak fungsi ketika sedang berpergian ke luar negeri atau ketikan keadaan darurat.

Menggunakan kartu kredit secara berlebihan bisa merusak keuangan karena pendapatan akan habis untuk membayar cicilan yang biasanya disertai bunga.

Pembayaran cicilan setiap bulan sebaiknya dibatasi hanya 30% dari pendapatan. Jika lebih dari itu, dikhawatirkan pendapatan habis untuk leisure dan akhirnya tak bisa menabung.

Berinvestasi Bertahap

Setelah sudah menerapkan cara-cara di atas secara disiplin, mulailah berinvestasi secara bertahap. Sisihkan sebagian tabungan ke reksadana, deposito, saham, atau jenis investasi lainnya.

Pada akhirnya pemahaman tentang pengelolaan keuangan pribadi menjadi bagian penting untuk masa depan yang lebih baik. Kamu bisa mulai melakukannya dari sekarang untuk membiasakan diri.