
Penulisan gelar sering kali dianggap sepele, padahal kesalahan kecil seperti penggunaan tanda titik, koma, atau urutan gelar dapat membuat dokumen terlihat kurang profesional. Baik dalam surat resmi, ijazah, kartu nama, maupun profil profesional, penulisan gelar harus mengikuti kaidah bahasa Indonesia yang berlaku.
Artikel ini membahas cara penulisan gelar yang benar berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), lengkap dengan contoh serta kesalahan yang sering ditemukan.
Mengapa Penulisan Gelar Harus Benar?
Penulisan gelar yang tepat menunjukkan ketelitian, profesionalisme, dan penghargaan terhadap pencapaian akademik maupun profesi seseorang. Dalam dokumen resmi, kesalahan penulisan gelar juga dapat menimbulkan keraguan terhadap kredibilitas dokumen tersebut.
Penulisan Gelar yang Benar
Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika menulis gelar seseorang:
- Setiap gelar harus ditulis dengan titik di antara huruf pada singkatan gelar yang dimaksud.
- Antara nama dan gelar yang akan disandangkan, gunakan tanda koma.
- Jika terdapat lebih dari satu gelar di antara nama belakang dan nama depan, maka di antara gelar-gelar tersebut juga digunakan tanda koma.
Dengan mematuhi pedoman ini, kamu akan dapat menulis gelar dengan benar dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Cara Menulis Gelar Sarjana, Magister, Diploma
Sebagaimana disebutkan dalam buku Kitab EYD Edisi V Terlengkap & Terbaru (2023), secara umum, penulisan untuk gelar sarjana, magister, dan diploma memiliki kesamaan. Contoh-contoh penulisan yang dapat dijadikan referensi adalah sebagai berikut.
1. Diploma
Gelar diploma merupakan hasil dari menyelesaikan pendidikan vokasi. Pendidikan vokasi adalah salah satu bentuk pendidikan tinggi yang bertujuan untuk membekali kamu dengan keahlian terapan khusus. Di bawah ini adalah beberapa jenis gelar yang dapat kamu peroleh:
- Ahli pratama (A.P.) melalui program diploma satu (D-1)
- Ahli muda (A.M.) melalui program diploma dua (D-2)
- Ahli madya (A.Md.) melalui program diploma tiga (D-3)
- Sarjana terapan (S.Tr.) melalui program diploma empat (D-4)
- Magister terapan (M.Tr.)
- Doktor terapan (Dr.Tr.)
Pendidikan vokasi menawarkan kesempatan untuk mendapatkan gelar-gelar ini sesuai dengan tingkat dan bidang keahlian yang kamu pilih.
2. Sarjana
Biasanya, saat kamu mendapatkan gelar sarjana, kamu akan melihat huruf S yang ditambahkan setelah nama. Selanjutnya, akan ada inisial yang mewakili pohon ilmu pengetahuan dan teknologi atau program studi yang kamu ambil.
Berikut ini adalah contoh-contoh gelar sarjana beserta inisialnya dalam berbagai bidang studi.
- Sarjana Ilmu Perpustakaan, S.I.P./S.Ptk.
- Sarjana Kedokteran Hewan, S.K.H.
- Sarjana Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, S.K.P.M.
- Sarjana Teknik Lingkungan, S.T.
- Sarjana Manajemen, S.M./S.Mn.
- Sarjana Keperawatan, S.Kep.
- Sarjana Sains Teologi, S.Si-Teol
- Sarjana Pendidikan Islam, S.Pd.I.
- Sarjana Ilmu Politik, S.I.P./S.I.Pol.
- Sarjana Sastra, S.S.
- Sarjana Teknik Telekomunikasi, S.T.
- Sarjana Terapan Pekerjaan Sosial, S.Tr.Sos.
- Sarjana Terapan Kepolisian, S.Tr.K.
- Sarjana Ilmu Kelautan, S.Kel.
- Sarjana Sosial, S.Sos.
- Sarjana Teknik Transportasi Laut, S.T.
- Sarjana Sains Terapan Pemerintahan, S.S.T.P.
- Sarjana Ilmu Gizi, S.Gz.
- Sarjana Teknologi Pertanian, S.T.P.
- Sarjana Teknik Otomotif, S.T.
- Sarjana Teknik Sipil, S.T.
- Sarjana Teknik Kelautan, S.T.
- Sarjana Teknik Kimia, S.T.
- Sarjana Teknik Elektro, S.T.
- Sarjana Teknik Nuklir, S.T.
- Sarjana Teknik Perminyakan, S.T.
- Sarjana Teknik Pertambangan, S.T.
- Sarjana Teknologi Informasi, S.TI.
- Sarjana Teknologi Pertanian, S.T.P.
- Sarjana Teologi Kristen, S.Th.
- Sarjana Teologi Islam, S.Th.I.
- Sarjana Sistem Informasi, S.SI.
- Sarjana Psikologi, S.Psi.
- Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar, S.Pd.SD.
- Sarjana Pendidikan Islam, S.Pd.I.
- Sarjana Pendidikan, S.Pd.
- Sarjana Pariwisata, S.Par.
- Sarjana Matematika, S.Mat.
- Sarjana Manajemen Bisnis, S.M.B.
- Sarjana Ilmu Sosial, S.Sos.
- Sarjana Ilmu Politik, S.I.Pol.
- Sarjana Administrasi Bisnis, S.A.B.
- Sarjana Administrasi Publik, S.A.P.
- Sarjana Administrasi Negara / Niaga, S.Adm.
- Sarjana Agama, S.Ag.
- Sarjana Agroteknologi, S.Agr. (sebelumnya Sarjana Pertanian, S.P.)
- Sarjana Antropologi, S.Ant.
- Sarjana Arsitektur, S.Ars.
- Sarjana Desain, S.Ds.
- Sarjana Ekonomi, S.E.
- Sarjana Akuntansi, S.Ak.
- Sarjana Ekonomi Islam, S.E.I.
- Sarjana Farmasi, S.Farm.
- Sarjana Filsafat, S.Fil.
- Sarjana Hubungan Internasional, S.H.Int.
- Sarjana Hukum, S.H.
- Sarjana Hukum Islam, S.H.I.
- Sarjana Humaniora, S.Hum.
- Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat, S.K.M.
- Sarjana Komputer, S.Kom.
- Sarjana Ilmu Komunikasi, S.I.Kom.
- Sarjana Ilmu Pemerintahan, S.I.P.
- Sarjana Intelijen, S.In.
- Sarjana Kedokteran, S.Ked.
- Sarjana Kedokteran Gigi, S.K.G.
- Sarjana Kehutanan, S.Hut.
- Sarjana Kebidanan, S.Keb.
- Sarjana Manajemen, S.M./S.Mn.
- Sarjana Manajemen Bisnis, S.M.B.
- Sarjana Matematika, S.Mat.
- Sarjana Pariwisata, S.Par.
- Sarjana Pendidikan, S.Pd.
- Sarjana Pendidikan Islam, S.Pd.I.
- Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar, S.Pd.SD.
3. Magister
Gelar akademik tingkat magister biasanya menambahkan huruf M setelah nama seseorang. Berikut ini adalah beberapa contoh gelar magister yang umum diberikan:
- Magister Kehutanan, M.Hut.
- Magister Agama, M.Ag.
- Magister Sains, M.Si.
- Magister Manajemen, M.M.
- Magister Teknologi Informasi, M.TI.
- Magister Ilmu Komputer, M.Kom.
- Magister Pendidikan, M.Pd.
- Magister Manajemen Sistem Informasi, MMSI.
- Magister Administrasi Rumah Sakit, M.A.R.S.
- Magister Seni, M.Sn.
- Magister Akuntansi, M.Ak.
- Magister Psikologi, M.Psi.
- Magister Farmasi, M.Farm.
- Magister Manajemen Pendidikan, M.MPd.
- Magister Kenotariatan, M.Kn.
- Magister Humaniora , M.Hum.
- Magister Teknik, M.T.
- Magister Statistik, M.Stat.
- Magister Administrasi Bisnis, M.AB.
- Magister Hukum, M.H.
- Magister Teknik Industri Sistem, MSIE.
- Magister Sistem Teknik Listrik, MSEE.
- Magister Administrasi Publik, M.AP.
- Magister Sains Akuntansi, MSA.
4. Doktor
Cara yang tepat untuk menulis gelar doktor adalah dengan menggunakan singkatan “Dr.” yang diletakkan di depan nama orang yang memiliki gelar tersebut. Huruf “D” pada “Dr.” ditulis dengan huruf besar dan diikuti oleh huruf “r” kecil, yang semuanya diakhiri dengan tanda titik.
Ini adalah cara standar untuk mengidentifikasi seseorang yang memiliki gelar doktor dalam penulisan formal. Jika kamu melihat “Dr.” di depan nama seseorang, itu menandakan bahwa orang tersebut memiliki gelar doktor.
5. Dokter
Gelar “dokter” sedikit berbeda dengan “doktor”. Penulisan gelar dokter menggunakan huruf kecil untuk huruf ‘d’ dan ‘r’, sehingga menjadi “dr”. Gelar ini diberikan kepada seseorang yang memiliki pengetahuan dan keahlian dalam berbagai macam penyakit atau telah menyelesaikan pendidikan kedokteran.
Jadi, gelar “dr” menunjukkan bahwa seseorang memiliki keahlian dan kompetensi di bidang kedokteran, baik sebagai praktisi medis atau akademisi di bidang kesehatan.
Contoh:
- dr. Ahmad Firdaus
- drg. Rina Amelia
Untuk dokter spesialis:
- dr. Budi Santoso, Sp.PD.
- dr. Dian Pratiwi, Sp.A.
- drg. Sinta Maharani, Sp.KG.
6. Sarjana Luar Negeri
Di Indonesia, seringkali kita menemukan banyak gelar sarjana dari luar negeri. Berikut adalah beberapa contohnya:
- Bechelor of Science, B.Sc.
- Bechelor of Arts, B.A.
- Bechelor of Education, B.E.
- Bechelor of Agriculture, B.Ag.
- Bechelor of Literature, B.Litt.
- Bechelor of Architrcture, B.Arch.
- Bechleor of Divinity, B.D.
- Bechelor of Medicine, B.M.
7. Magister Luar Negeri
Tidak hanya sarjana yang berasal dari luar negeri, tetapi juga terdapat gelar magister yang diperoleh dari luar negeri. Ini adalah beberapa contoh gelar magister yang dapat kamu temukan dari luar negeri.
- Master of Science, M.Sc.
- Master of Arts, M.A.
- Master of Literature, M.Litt.
- Master of Education, M.Ed.
- Master of Architecture, M.Arch.
- Master of Library, M.Lib.
- Master of Nursing, M.Nurs.
- Master of Music, M.Mus.
- Master of Engineering, M.Eng.
- Master of Business Administration, M.B.A.
- Master of Theology, M.Th.
- Master of Fine Arts, M.F.A.
- Master of Forestry, M.F.
- Master of Ekonomi, M.Econ.
8. Doktor Luar Negeri
Untuk melengkapi pemahamanmu, berikut beberapa contoh dari doktor yang mendapatkan gelarnya dari luar negeri.
- Doctor of Education, Ed.D.
- Doctor of Philosophy, Ph.D.
- Doctor of Theology, Th.D.
- Doctor of Science, Sc.D.
- Doctor of Public Health, D.P.H.
- Doctor of Pharmacy, Pharm.D.
- Doctor of Library Science, D.L.S.
- Doctor of Science of Jurisprudence, J.S.D.
- Doctor of Dental Medicine, D.M.D.
9. Cara Penulisan Gelar Profesor
Profesor merupakan jabatan akademik yang ditulis di depan nama.
Contoh:
- Prof. Dr. Budi Santoso
- Prof. Dr. Ir. Agus Widodo, M.Sc.
Jika seseorang memiliki gelar lain, urutannya tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
10. Cara Penulisan Gelar Keagamaan
Beberapa gelar keagamaan yang sering dijumpai antara lain:
- H. (Haji)
- Hj. (Hajjah)
Contoh:
- H. Ahmad Yusuf, S.E.
- Hj. Nurhayati, S.Pd.
Contoh Penulisan Nama dan Gelar
Setelah kamu memahami beberapa cara penulisan gelar, sekarang SemutAspal akan memberikan contohnya jika gelar tersebut disandingkan dengan nama. SemutAspal akan menunjukkan contoh penggunaan gelar tunggal dan ganda.
Satu Gelar
- Dr. Budi Santoso
- Dr. Ida Ayu Made Sari
- Ahmad Fadilah, S.Sn.
- Ani Wijaya, S.Si.
- Fitriani Hasanah, S.T.
- Dian Pratiwi, S.Psi.
- Bambang Susilo, S.Kom.
- Nia Kurniasari, S.E.
- Agus Setiawan, S.Pd.
- Iwan Surya, S.I.Kom.
Dua Gelar atau Lebih
Jika seseorang memiliki beberapa gelar, penulisannya mengikuti urutan gelar yang dimiliki. Sedangkan untuk jabatan akademik di depan nama.
- Dr. Ahmad Rifai, S.E., M.M.
- Prof. Dr. Ida Ayu Komang Suryani, M.Pd.
- Budi Santoso, S.Kom., M.Eng.
- Maya Sari, S.Ag., M.Hum.
- Prof. Dr. Made Kadek Sudarma, Ph.D.
- Iwan Setiawan, S.Si., M.Si.
- Rina Anggraeni, S.Pd., M.Pd.
- Agus Harianto, S.T., MBA
- Dr. Dewi Lestari, S.E., M.Ak.
- Ani Wahyuni, S.Si., M.Sc.
Kesalahan Penulisan Gelar yang Sering Terjadi
Berikut beberapa kesalahan yang masih sering ditemukan.
1. Tidak menggunakan koma
Salah:
Andi Pratama S.E.
Benar:
Andi Pratama, S.E.
2. Menghilangkan tanda titik
Salah:
S Kom
Benar:
S.Kom.
3. Menulis dokter dengan huruf kapital
Salah:
Dr. Andi (jika yang dimaksud adalah profesi dokter)
Benar:
dr. Andi
4. Menggunakan spasi yang tidak perlu
Salah:
S. Kom.
Benar:
S.Kom.
5. Menempatkan gelar di depan nama
Salah:
S.E. Andi Pratama
Benar:
Andi Pratama, S.E.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah gelar harus dipisahkan dengan koma?
Ya. Nama dan gelar dipisahkan menggunakan tanda koma. Jika terdapat lebih dari satu gelar, masing-masing juga dipisahkan dengan koma.
Apakah semua singkatan gelar menggunakan titik?
Ya. Singkatan gelar akademik pada umumnya ditulis menggunakan tanda titik di setiap unsur singkatannya.
Mana yang benar, Dr. atau dr.?
Keduanya benar, tetapi memiliki makna berbeda.
Dr. adalah gelar akademik Doktor.
dr. adalah profesi dokter.
Penulisan gelar yang benar mengikuti kaidah PUEBI, baik dalam penggunaan huruf kapital, tanda titik, maupun tanda koma. Gelar akademik ditulis setelah nama dan dipisahkan dengan koma, sedangkan jabatan akademik seperti Profesor ditempatkan di depan nama.
Memahami aturan ini akan membantu Anda membuat dokumen resmi yang lebih profesional, rapi, dan sesuai dengan standar bahasa Indonesia.
Setelah mengetahui cara penulisan gelar yang benar, baca juga artikel terkait lainnya di SemutAspal:



