Pengertian Deklamasi dalam Bahasa Indonesia

Cari berdasarkan:

Deklamasi atau dalam bahasa Inggris “declamation” terbentuk dari kata kerja “to declaim” yang berarti “speak with strong feelling“. Maka pengertian deklamasi adalah suatu teknik pengucapan puitis yang disertai dengan gerakan untuk mendukung penggambaran.

Menurut KBBI, deklamasi adalah penyajian sajak yang disertai lagu dan/atau gaya.

Menurut Abdullah Syukur Ibrahim (1987:147), pengertian deklamasi adalah suatu peristiwa seni yang mengungkapkan sebuah puisi kepada pendengarnya dengan gerak-gerik dan mimik wajah. Dengan kata lain, deklamasi bisa dibilang sebagai seni bercerita.

Yang perlu diingat di sini, berdeklamasi tidak hanya sekedar menghafal sajak namun diperlukan juga perhatian terhadap aturan dari beberapa unsur deklamasi. Karena jika hanya menghafal saja maka hal tersebut bisa dikatakan jauh dari prinsip ilmu seni deklamasi.

Catatan:

Deklamator adalah orang mendeklamasikan suatu karya. Orang yang melakukan deklamasi diberi istilah “deklamator” untuk laki-laki dan “deklamatris” untuk perempuan.

Tujuan Deklamasi

Deklamasi bertujuan untuk mengutarakan pemikiran dan pandangan melalui penyampaian suatu puisi yang disertai dengan gaya dan gerak tubuh untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan, sehingga maksud dan nilai-nilai yang ingin disampaikan dapat diterima oleh pendengarnya.

Oleh karena itu alangkah lebih baiknya sebelum deklamator mendeklamasikan sajaknya, dia terlebih dahulu memahami isi yang terkandung dalam puisi yang akan diperdengarkan.

Unsur-Unsur Deklamasi

Deklamasi terdiri dari beberapa unsur pembentuknya.

  • Intonasi adalah suatu kesatuan yang terbentuk dari irama, tekanan dinamik, tekanan nada, tekanan tempo, dan jeda. Menurut W.Y.S. Poerwodaminto intonasi disebut sebagai “lagu pengucapan” atau “lagu tutur”.
  • Seorang deklamator harus memberikan penjiwaan yang tepat. Salah satu syarat penting bagi deklamator adalah harus mendapat dukungan dari jiwanya.
  • Volume suara menentukan keindahan sebuah deklamasi. Volume suara yang tepat sesuai dengan suasana yang ingin dibangun dapat menyentuh jiwa pendengarnya.
  • Kejelasan suara merupakan bagian penting selanjutnya yang jangan terabaikan. Kesalahan baca dapat merusak suasana yang hendak dibangun.
  • Mimik wajah adalah cerminan perasaan serta jiwa sebuah karya yang disampaikan oleh deklamator. Tatapan mata adalah satu hal lain yang berhubungan dengan mimik wajah.

Deklamasi berbeda dengan orasi menurut fungsi dan cara penyampaiannya. Buka konten saya yang lain untuk pembahasan lebih lanjut mengenai orasi.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − 10 =