SemutAspal

19 Cara Mengusir Semut agar Tidak Datang Lagi

Cara mengusir semut agar tidak datang lagi
Cara mengusir semut agar tidak datang lagi

Jika kamu adalah salah satu orang yang resah karena banyaknya semut di rumah, bacalah hingga usai.

  • Makanan jatuh tak seberapa, gerombolan serangga kecil satu ini mengerubungi.
  • Sedikit berantakan, tiba-tiba ada semut hitam.

Kita sama-sama sebal dengan masalah yang satu ini. Jika tak segera teratasi, tentu hal tersebut bakal makin bikin jengah dan stres sendiri.

Mungkin beberapa spesies semut memang tak mengganggu, tapi kan ada yang bisa menggigit, bikin gatal dan sakit. Nah, daripada pikir pusing sudah saatnya kamu menerapkan cara mengusir semut sampai tak bersisa di rumah!

Alasan Semut Susah Dibasmi

Semut telah ada di Bumi sejak 90 juta tahun lalu. Sejak 10 juta tahun lalu, jumlah spesies dan populasi semut berkembang dan menjadi amat banyak.

Itu terjadi, jauh sebelum manusia muncul sekira 250 ribu tahun silam. Kini diperkirakan bahwa jumlah spesies semut di seluruh dunia setidaknya mencapai 20 ribu.

Di Indonesia sendiri, sekitar 1.500 spesies semut telah dideskripsikan. Jumlah itu masih bisa bertambah, mengingat diperkirakan ada sekitar 500 jenis yang belum ditemukan.

Dalam sejarahnya, semut berevolusi mengembangkan cara adaptasi yang kompleks dalam hal fisiologi, morfologi, serta perilaku sosial agar dapat bertahan menghadapi zaman.

Evolusi tersebut dibuktikan ketika muncul semut yang bertani, semut peternak, semut parasit sosial, semut terbang, semut penganyam sutra, semut raksasa, hingga semut yang dapat meledakkan dirinya.

Betapa kompleksnya evolusi tersebut, tak heran jika semut dianggap sebagai titik puncak evolusi serangga. Sama seperti manusia yang dianggap sebagai puncak evolusi vertebrata.

Cara Mengusir Semut di Rumah

Masing-masing spesies semut berkembang dengan menyesuaikan diri. Satu contoh, ada spesies semut yang memilih untuk mencari makanan berukuran kecil. Spesies lainnya ada juga yang memilih partikel makanan berukuran besar.

Ada semut yang memilih membuat sarang dalam tanah, ada yang di celah-celah kayu, ada juga yang di antara dedaunan pohon. Ada spesies-spesies semut nokturnal yang aktif di malam hari, ada pula yang aktif siang hari.

Benci dengan keberadaan semut yang mudah datang saat makanan tumpah? Atau lelah dengan semut menggerayangi tubuh kala santai di rumah? Simak bagaimana cara mengusir semut di rumah berikut ini.

1. Incar Ratu Semut

Agar cara mengusir semut benar-benar ampuh, kamu harus memahami struktur sebuah koloni semut dan sang ratu. Memang terdengar aneh, tetapi fakta bahwa ada kerajaan semut itu benar.

Sang ratu semut hanya tinggal dalam sarang, diberi stok makanan oleh para pekerja yang berkeliaran mencari makan. Tugas sang ratu hanya terus mereproduksi lebih banyak semut.

Sehingga, jika kamu menyemprot semut yang terlihat di luar sarang, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh besar terhadap koloni. Semut yang baru saja kamu semprot adalah semut pekerja.

Tugas mereka adalah mencari makanan dan membawanya kembali untuk ratu, anak semut, dan koloninya. Maka dari itu, cari sarang semut dengan cara membuntuti semut pekerja ini.

Jika tidak, kamu hanya menyemprot dan membunuh semut tersebut dan koloni akan mengirim lebih banyak pekerja. Bingung lagi nanti kalau begitu terus.

2. Buat Garis Kapur

Cara mengusir semut kedua yang sering digunakan oleh banyak orang adalah menggunakan garis-garis kapur. Lakukan cara ini agar para semut tidak kemana-mana dan tetap berada di jalur kapur tersebut.

Kandungan kalsium karbonat yang terkandung dalam kapur konon dibenci oleh semut. Taburkan bubuk kapur di titik-titik tertentu dalam rumah untuk mengusir semut.

Sebenarnya, membubuhi garis-garis kapur tidak mematikan bagi semut secara langsung. Kapur hanya memberi semut jalur dan setidaknya mampu menjauhkan semut dari tempat-tempat penting yang tidak ingin ada semut.

3. Gunakan Bahan Alami

Penggunaan bahan alami adalah cara mengusir semut yang jarang dipakai masyarakat. Padahal, upaya ini terbilang manjur dan tak butuh benda berbahan dasar kimia.

Satu contoh, semprotkan air perasan lemon di ambang jendela dan pintu. Kemudian teteskan juga ke dalam lubang atau celah di mana semut biasanya masuk.

Sebarkan pula irisan kecil kulit lemon di sekitar pintu masuk luar ruangan. Kamu juga dapat menggunakan jeruk dengan cara serupa langsung di tempat-tempat yang kamu curigai.

Bisa juga menggunakan rempah-rempah semacam cabe rawit yang ditaburkan di tempat semut biasa mencari makan. Jika kamu menemukan koloni semut merah di rumah, kamu bisa menggunakan cabe rawit untuk membantu menyingkirkannya.

Alternatif lain adalah menuang merica ke lubang semut. Selain itu, kamu bisa menaburkan garam di kusen pintu atau jalur semut. Semut-semut itu bakal segan untuk melewati area tersebut.

Meski ampuh, tak semua rempah dapat menghasilkan efak yang sama dan malah mengundang datangnya semut. Gula dan irisan paprika misalnya, kedua benda tersebut bisa menjadi mangsa semut.

4. Pasang Perangkap Semut

Cobalah untuk mengamati di mana tempat semut keluar dari lantai. Jika sudah menemukan area tersebut, saatnya menaruh perangkap semut di sana.

Taruh perangkap itu di sejumlah titik yang rentan digerayangi semut. Semisal di bawah rak cuci piring, dekat tempat sampah, dan beberapa tempat lainnya.

Buat perangkap menggunakan asam borat sebagai bahan utama. Asam borat adalah bahan perangkap yang sepenuhnya alami dan ampuh membasmi semut.

Ketika semut mencerna asam borat, mereka akan keracunan dan mati. Asam borat sanggup merusak kulit luar semut.

Bahan yang satu ini tersedia di toko dalam bentuk bubuk putih atau biru. Perlu diingat juga bahwa kamu dapat meletakkan perangkap semut ini di luar rumah seperti area dekat tempat sampah.

5. Taburkan Ampas Kopi

Ampas kopi yang diseduh telah terbukti sanggup mengusir semut dari rumah. Coba taburkan bubuk kopi itu pada permukaan sekali pakai.

Setelah itu, taruh dekat area yang menarik bagi semut, seperti mangkuk hewan peliharaan dan tanaman. Kamu juga dapat menempatkan itu di jendela. Sebagai saran, kamu mesti rutin mengganti taburan ampas kopi yang telah kering.

6. Siram Sarang Semut dengan Air Mendidih

Jika kamu melihat sarang semut di area dalam rumah, tuangkan air mendidih. Saya telah mencobanya sendiri dan cara ini efektif. Air mendidih mampu membunuh banyak semut di dalamnya.

Bukit semut mungkin tampak kecil, tetapi sarang koloni semut di bawahnya itu lebar. Satu kali siraman tidak akan membunuh seluruh koloni. Maka dari itu, menyiramnya sampai benar-benar tak ada semut yang keluar adalah pilihan terbaik.

7. Rajin Membersihkan Rumah

Cara mengusir semut merah agar tidak datang lagi
Cara mengusir semut merah agar tidak datang lagi

Sekalipun menggunakan cara yang paling ampuh, semua usaha akan sia-sia jika abai dan tidak rutin membersihkan rumah, termasuk sanitasi. Pembersihan sanitasi sangat penting untuk pencegahan dan pengendalian hama.

Sebab, semut sebagai makhluk hidup juga membutuhkan air, makanan, dan tempat berlindung. Sebagai langkah awal, pastikan semua makanan tertutup, lantai tidak ada kotoran, dan segala permukaan di rumah telah kamu bersihkan.

Saat musim hujan, semut sering berusaha masuk ke dalam rumah. Maka dari itu, membersihkan ruangan adalah cara ampuh agar dia enggan masuk dan mencari tempat lain untuk berlindung.

Hal tersebut bakal sangat menangkal semut agar tidak datang lagi. Jika tidak mencium bau makanan, semut tidak tertarik untuk masuk ke rumah. Bersihkan segera bekas tumpahan, terutama tumpahan sirup atau air buah.

8. Manfaatkan Bubuk Merica

Menurut sebuah studi dalam Journals TDR, menaburkan lada atau merica dapat menghalau semut yang berdatangan. Semut tidak menyukai aroma merica.

Kamu bisa menaburkan merica hitam di meja makan untuk mengusir semut. Cara ini terbilang aman dan cukup manjur.

9. Essential Oil Peppermint

Minyak esensial yang bisa kamu gunakan untuk mengusir semut di meja makan adalah peppermint. Bahan ini bisa dijadikan pengusir serangga alami, mulai dari semut, semut merah, hingga nyamuk.

Campurkan 10-20 tetes peppermint dengan 2 cangkir air. Kemudian, semprotkan campuran itu di tempat-tempat semut sering datang misalnya tempat tidur, jendela, dan meja makan. Perlu diingat, jauhkan cairan ini dari hewan peliharaan seperti kucing.

10. Tea Tree Oil

Selanjutnya, kamu bisa mengusir semut merah atau semut hitam memakai tea tree oil. Minyak ini dipercaya mampu mengusir semut dari tempat-tempat yang sering kita datangi.

Campurkan 5-10 tetes tea tree oil dengan 2 cangkir air. Setelahnya, kamu bisa semprotkan di tempat-tempat yang sering didatangi semut.

Kamu juga bisa menggunakan bola kapas yang sudah dicelupkan ke campuran tadi untuk diletakkan di jalur yang sering dilewati semut.

11. Minyak Lemon Eucalyptus

Minyak yang diekstrak dari pohon lemon eucalyptus bisa menjadi bahan pengusir serangga alami. Bahan ini mengandung serai yang dipakai dalam terapi lilin untuk mengusir serangga terbang seperti nyamuk.

Beberapa bukti menunjukkan bahan ini juga efektif digunakan untuk mengusir semut. Kamu bisa rendam bola kapas dalam minyak murni dan kemudian tempatkan di tempat semut biasanya muncul.

Ganti setidaknya seminggu sekali. Perlu diingat, bahan ini jangan sampai tertelan sehingga jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.

12. Larutan Cuka Putih

Berikutnya, cara mengusir semut yang ada di tempat tidur adalah memakai cuka putih. Kamu bisa mengusir semut dengan larutan cuka dan air, atau cuka murni. Cuka putih bisa membunuh semut atau sekedar mengusirnya.

Jika kamu terganggu dengan semut merah, pakai cuka encer untuk membersihkan permukaan yang keras misalnya meja dan lantai di seluruh rumah. Jangan lupakan tempat tidur yang kerap menjadi tempat semut berdatangan.

13. Tepung Jagung

Cara mengusir semut merah atau hitam di atas meja makan bisa menjadi tugas yang cukup sederhana dengan bantuan tepung maizena. Cukup taburkan tepung tersebut di sekitar kerumunan semut dan berikan sentuhan air.

Dalam waktu singkat, kamu akan melihat keajaiban ketika semut-semut itu merayap menjauh, meninggalkan meja makan dengan tenang.

14. Kayu Manis

Kayu manis bisa menjadi bahan pengusir semut. Letakkan kayu manis dan cengkeh di pintu masuk rumah dan area yang sering dilewati semut.

Cara ini terbilang efektif karena semut tidak tahan bau menyengat. Kamu juga bisa menambahkan sedikit minyak esensial ke bubuk kayu manis untuk memperkuat bau.

15. Timun

Rupanya kucing, kecoa, dan semut takut oleh timun. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan timun untuk mengusir semut di tempat tidur.

Potong mentimun jadi irisan kecil dan taruh di jalur yang dilewati semut. Semut secara alami akan menghindari aroma mentimun.

16. Tutup Lubang-Lubang di Rumah

Semut sering ditemukan di tempat tidur karena ada remahan makanan. Untuk mengusir semut api, cobalah tutup semua lubang sarang semut.

Ini juga untuk menjaga rumah bebas dari serangga seperti kecoa. Pastikan menutup setiap retakan atau celah-celah kecil di lantai.

17. Pestisida Khusus

Jika mengusir semut secara alami tidak banyak berkontribusi, kamu bisa gunakan produk semprotan pembasmi serangga dengan kandungan pestisida. Hati-hati ketika menyemprotkan cairan ini, jangan sampai mengenai makanan atau hewan peliharaan.

18. Semprotan Zat Kimia

Ada juga semprotan pembasmi serangga dengan zat kimia untuk menghilangkan semut di rumah. Semprotan kimiawi ini sangat efektif untuk membasmi semut.

Kamu bisa menemukan bahan ini di toko bahan makanan terdekat. Produk tersebut mengandung imiprothrin dan cypermethrin yang tidak boleh dihirup atau dicerna oleh manusia.

19. Garam

Menaburkan garam di jalur semut masuk ke rumah dapat mengusir semut. Cukup rebus air bersama garam dan aduk sampai larut. Tuang ke dalam botol semprot dan semprotkan ke jalur semut yang semut biasa lewati.

Itulah cara mengusir semut agar tidak datang lagi dan rumah semakin bersih. Sebisa mungkin hindari cara mengusir semut dengan bahan kimia. Sebab, hal tersebut berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Jadi, terapkan cara yang lebih sehat dan alami!


Dapatkan berita terbaru! Ikuti kami di Google News dan dapatkan kabar terupdate langsung di genggaman.

Promo garansi Shopee
Yosua Herbi
Herbi adalah seorang Web Developer asal Jawa Tengah. Pada tahun 2019, dia menyelesaikan program studi D-3 Manajemen Informatika.
Logo SemutAspal