Definisi Chart Pattern dalam Dunia Investasi

Definisi chart pattern
Pola chart pattern

Kamu akan mendengar istilah chart pattern ketika terjun ke dunia investasi khususnya trading saham. Pola itu nantinya akan menjadi objek analisis di dalam pembagian teknikal pada setiap instrumen.

Pola ini sendiri terbentuk dari variasi dan fluktuasi harga yang sudah divisualisasikan dalam bentuk titik-titik dan dihubungkan menggunakan suatu garis. Lantas apa sebenarnya definisi chart pattern saham itu?

Pengertian Chart Pattern

Definisi chart pattern adalah suatu grafik yang menampilkan pola pergerakan harga dalam suatu periode tertentu. Pola ini umumnya dimanfaatkan sebagai dasar analisa teknikal dalam trading saham, komoditas, hingga forex oleh para investor dan manajer investasi.

Chart pattern ini memiliki garis yang menghubungkan titik harga misalnya harga tertinggi, harga terendah, pembukaan, serta penutupan selama periode tertentu.

Pola pada chart pattern ini dapat membantu trader untuk memperkirakan pergerakan harga di masa yang akan datang supaya dapat mencapai target. Selain itu, pola ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengukur profit maupun risiko dalam sebuah investasi saham.

Macam Macam Chart Pattern

Ada tiga macam chart pattern di dalam dunia investasi seperti pola pembalikan, lanjutan, dan pola bilateral. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai semua pola itu, langsung saja simak artikel di bawah ini hingga selesai.

1. Pola Lanjutan

Membentuk pola riple top
Continuation patterns

Pada kegiatan investasi, pola ini sering dianggap sebagai jeda tren baik saat posisinya di atas atau ketika mengalami penurunan. Suatu grafik disebut pola lanjutan apabila harga di pasar meneruskan tren yang terjadi sebelumnya. Adapun beberapa chart pattern yang termasuk kategori ini seperti berikut.

Pennants

Salah satu karakteristik dari pola ini digambarkan menggunakan dua garis tren yang searah atau konvergen dan pada akhirnya bertemu. Garis itu bergerak dalam dua arah yaitu tren naik dan trend turun.

Flags

Ciri khusus dari pola ini yaitu digambar dengan sebuah garis tren paralel yang bisa miring ke atas, bawah, atau samping. Garis yang miring ke atas menunjukkan bahwa terjadi penurunan tren di pasar, sementara garis ke bawah menandakan bahwa telah terjadi tren naik.

2. Pola Pembalikan

Mengikuti pola segitiga harga turun
Reversal pattern

Chart pattern satu ini menandakan bahwa telah terjadi perubahan tren dan pudarnya periode penurunan maupun penguatan. Dalam hal ini, tren yang tadinya sudah konsisten akan berhenti kemudian bergerak menuju arah yang baru. Adapun chart pattern yang tergolong dalam pola ini seperti berikut.

Head and Shoulder

Pola pembalik jenis ini memberi sinyal bahwa dua pergerakan harga yang lebih kecil di sekitar satu pergerakan besar. Secara umum, bentuk pola ini seperti kepala dan bahu.

Double Top

Karakteristik dari pola pembalik jenis ini dilambangkan dengan huruf “M” yang menampilkan dorongan awal ke level resisten kemudian diikuti langkah kedua yang gagal, dengan begitu akan menghasilkan pembalikan tren.

3. Bilateral Chart Pattern

Bilateral pattern
Bilateral pattern

Pola ini ditandai dengan harga saham maupun mata uang yang bergerak ke dua arah, bisa jadi bergerak mengikuti atau berlawanan dari tren saat ini. Nantinya trader yang memanfaatkan chart pattern ini bisa melakukan trending dua arah yaitu transaksi jual dan beli.

Dari rangkuman di atas bisa disimpulkan bahwa pengertian chart pattern adalah sebuah pola harga yang terjadi secara berulang kali pada suatu pasar dan biasanya digunakan sebagai dasar analisa teknikal dalam strategi trading.

Ikuti kami di Google News untuk dapatkan artikel terbaru!

Bagikan ke media sosial:

Jual
Tutup