Cara Ganti Kartu ATM Mandiri Debit ke Berbasis Chip

Cara ganti kartu ATM Mandiri menjadi debit Chip
Nasabah melakukan transaksi lewat ATM Bank Mandiri di Jakarta, Senin (1/10/2019). Bisnis – Nurul Hidayat

Beberapa hari lalu akhirnya memberanikan diri untuk pergi ke kantor cabang Mandiri terdekat untuk mengganti kartu Mandiri debit saya menjadi yang baru.

Saya datang setelah pemberitahuan kedua melalui WhatsApp yang menyatakan bahwa apabila tidak mengganti, maka kartu otomatis diblokir pada tanggal 1 Juli 2021. Meski isinya tak seberapa, saya butuh kartu ATM untuk kemudahan transaksi di masa mendatang.

Saya berangkat sekitar pukul 10 pagi, tapi ternyata ada antrian hingga setidaknya 2 jam ke depan. Satpam menyarankan untuk mengambil nomor antrian dan kembali lagi ke kantor nanti. Karena saya ada keperluan lain, saya bisa pulang dan mengerjakan hal itu terlebih dahulu.

Pukul 12 kurang, saya kembali lagi ke kantor cabang. “Menunggu 10-20 menit tak masalah daripada terlambat,” pikir saya. Sampai di sana, ternyata masih ada 1-2 antrian lagi tapi saya diminta untuk mengisi sebuah formulir untuk keperluan penggantian kartu.

Setelah giliran saya tiba, saya masuk dan proses pelayanan penggantian ATM dilakukan dengan waktu relatif cepat. Beberapa syarat yang saya bawa adalah kartu identitas, kartu debit Mandiri yang mau diganti, dan buku tabungan. Itulah pengalaman saya mengganti kartu Mandiri debit chip terbaru.

Biaya: GRATIS
Syarat: Kartu identitas, kartu debit magnetic stripe, buku tabungan (opsional yang saya bawa)

Alasan Penggantian Kartu

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menghimbau nasabah untuk mengganti kartu debit berbasis magnetic stripe menjadi debit chip yang sesuai dengan arahan Bank Indonesia (BI).

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto menyatakan bagi nasabah yang hendak mengganti kartunya menjadi berbasis chip, dapat langsung datang ke Kantor Cabang Bank Mandiri terdekat dengan membawa kartu identitas dan mengajukan penggantian kartu.

Khusus di wilayah Jakarta dan Bekasi, perseroan telah menempatkan fasilitas CS Machine (CSM) untuk memudahkan penggantian kartu chip secara online.

Saat ini Bank Mandiri telah menempatkan fasilitas Mandiri CSM di lima lokasi strategis, yaitu Jakarta Pondok Indah Mall, Senayan City Mall, Kota Kasablanka Mall, Mandiri Cabang Depok, dan Mandiri Cabang Bekasi Juanda.

Bank Mandiri mengatakan sudah menyiapkan mekanisme untuk memudahkan nasabah, penggantian kartu debit dilakukan dengan cepat, mudah, dan tanpa biaya, termasuk meningkatkan ketersediaan kartu debit ber-chip.

Nasabah tidak perlu khawatir terkait limit transaksi, biaya kartu, dan cara transaksi pada kartu chip karena tidak berbeda dengan kartu magnetic stripe. Lebih lanjut, Aquarius menuturkan salah satu tujuan pengantian kartu ATM ke berbasis chip untuk meminimalisir tindak kejahatan.

Hal tersebut sesuai dengan arahan BI melalui Surat Edaran (SE) Nomor 17/52/DSKP tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number Online (PIN) Enam Digit untuk Kartu ATM dan Kartu Debit yang Diterbitkan di Indonesia.

Untuk mempercepat proses konversi, Bank Mandiri menerapkan kebijakan penonaktifan kartu debit magnetic stripe secara bertahap. Dia menjelaskan kebijakan penonaktifan kartu debit magnetic stripe akan dilakukan dalam tiga tahap yaitu:

  • 1 April 2021 untuk kartu dengan expiry date 2021-2022
  • 1 Juni 2021 untuk kartu dengan expiry date 2023-2025
  • 1 Juli 2021 untuk kartu dengan expiry date 2026-setelahnya.

Nasabah yang belum melakukan penggantian kartu Mandiri ke debit chip, segeralah melakukan penggantian kartu agar dapat terus bertransaksi dengan aman dan nyaman.

Jualan
Tutup
Tutup