Jantung: Organ Vital yang Tidak Pernah Istirahat

  • 1
    Share

Organ jantung manusia

Jantung adalah organ vital yang terdiri dari kumpulan otot yang bertugas memompa darah dengan kontraksi berirama dan berulang ke seluruh tubuh lewat pembuluh darah. Jantung dalam bahasa Latin disebut cor, dan dalam bahasa Yunani disebut kardía (καρδία). Ini

Rata-rata, jantung manusia berdetak 72 kali per menit ketika sedang beristirahat. 4 hingga 7 liter darah terpompa setiap menitnya. Darah tersebut bertugas menyuplai oksigen dan nutrisi serta membantu menghancurkan sisa metabolisme seperti karbon dioksida ke paru-paru.

Jantung adalah salah satu organ manusia yang memiliki peran dalam sistem peredaran darah manusia. Ukuran jantung kira-kira seukuran kepalan tangan manusia dan terletak di antara paru-paru, di kompartemen tengah dada.

Pada manusia, mamalia lain, dan burung, jantung dibagi menjadi empat ruas yakni atrium (kiri dan kanan) di atas dan ventrikel (kiri dan kanan) di bawah. Biasanya atrium dan ventrikel kanan disebut sebagai jantung kanan dan lainnya disebut sebagai jantung kiri.

Berbeda dengan yang disebutkan di atas, ikan hanya memiliki dua ruang yakni antrium dan ventrikel yang masing-masing berjumlah satu. Untuk reptil, ruas jantung yang dimilikinya berjumlah tiga buah.

Cara Kerja Jantung

Jantung memompa darah dengan ritme yang ditentukan oleh sekumpulan sel alat pacu jantung di simpul sinoatrial. Sel itu menghasilkan arus yang menyebabkan kontraksi jantung, berjalan melalui simpul atrioventrikular dan sepanjang sistem konduksi jantung.

Pada saat berdenyut setiap ruang jantung mengendur dan darah masuk (diastol). Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar (sistol). Kedua serambi berkontraksi dan berelaksasi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.

Jantung menerima darah sedikit kandungan oksigen dari sirkulasi sistemik yang memasuki atrium kanan dari vena kava superior dan inferior menuju ventrikel kanan. Dari situ, darah dipompa menuju paru-paru sebagai tempat darah menerima oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.

Darah beroksigen kembali menuju atrium kiri, melewati ventrikel kiri dan dipompa keluar melalui aorta ke sirkulasi sistemik – di mana oksigen digunakan dan dimetabolisme menjadi karbon dioksida.

Penyakit

Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab kematian paling umum secara global pada 2008, terhitung hingga 30%. Lebih dari tiga perempatnya adalah akibat dari penyakit arteri koroner dan stroke.

Faktor risikonya antara lain ialah merokok, kelebihan berat badan, kurang olahraga, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes yang tidak terkontrol, dan lain-lain.

Penyakit kardiovaskular seringkali tidak memiliki gejala seperti menyebabkan nyeri dada atau sesak napas. Diagnosis penyakit jantung sering kali dilakukan dengan melihat riwayat medis, mendengarkan suara jantung dengan stetoskop, EKG, dan ultrasound.

Spesialis yang berfokus pada penyakit jantung disebut ahli jantung (cardiologist), meskipun banyak spesialisasi kedokteran mungkin terlibat dalam pengobatan yang dilakukan.

Lokasi dan Bentuk

Diagram jantung manusia
Gambar jantung manusia

Organ jantung manusia terletak di mediastinum tengah, di tingkat vertebra toraks T5-T8. Kantung membran ganda yang disebut perikardium mengelilingi jantung dan menempel pada mediastinum.

Permukaan belakang jantung terletak di dekat kolom tulang belakang, dan permukaan depan berada di belakang tulang dada dan tulang rawan tulang rusuk.

Bagian atas jantung adalah titik perlekatan beberapa pembuluh darah besar seperti ​​vena kava, aorta, dan batang paru. Bagian atas jantung terletak di tingkat tulang rawan kosta ketiga.

Ujung bawah jantung, apeks, terletak di sebelah kiri sternum (8 sampai 9 cm dari garis midsternal) antara persimpangan tulang rusuk keempat dan kelima dekat artikulasi mereka dengan tulang rawan kosta.

Bagian terbesar jantung biasanya sedikit miring ke sisi kiri dada (meskipun kadang-kadang miring ke kanan) dan terasa di sebelah kiri karena jantung kiri lebih kuat dan besar sebab bertugas memompa darah ke seluruh tubuh.

Karena jantung berada di antara paru-paru, paru-paru kiri lebih kecil dari paru-paru kanan dan memiliki lekukan jantung di antaranya untuk menampung jantung. Jantung berbentuk kerucut, dengan alasnya berada di atas dan menyempit ke bawah.

Jantung orang dewasa memiliki massa 250 hingga 350 gram. Ukuran jantung kira-kira sekepalan tangan dengan panjang 12 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 6 cm.

Deskripsi tersebut sebenarnya masih diperdebatkan karena jantung sedikit lebih besar. Atlet terlatih dapat memiliki jantung yang jauh lebih besar karena efek latihan pada otot jantung, serupa dengan respons otot rangka.

Anatomi Jantung dan Fungsinya

Jantung dibagi oleh sebuah lapisan otot menjadi dua pasang bagian, dari atas ke bawah, menjadi dua pompa. Kedua pompa ini sejak lahir tidak terhubung.

Tiap serambi dan bilik pada masing-masing belahan jantung dipisahkan oleh sebuah katup. Katup di antara atrium kanan dan bilik kanan disebut katup berdaun tiga (trikuspidalis). Katup di antara serambi kiri dan bilik kiri disebut katup mitralis atau katup berdaun dua (bikuspidalis).

Untuk lebih jelasnya, mari bahas anatomi jantung dengan gambar di bawah ini.

Gambar anatomi jantung manusia
Jantung manusia dilihat dari depan dan dari belakang.

1. Perikardium

Jantung dibungkus semacam rongga bercairan yang disebut rongga perikardial. Dinding dan lapisan rongga perikardial ini disebut perikardium.

Cairan serous yang dihasilkan perikardium digunakan untuk melumasi jantung agar ketika berdenyut dan bergesekan dengan organ lain tidak terasa sakit.

Bagian ini juga menyangga jantung agar tetap berada di tempatnya. Dinding jantung terdiri dari tiga lapisan yakni epikardium (lapisan terluar), miokardium (lapisan tengah), dan endokardium (lapisan dalam).

Jika tidak menjaga kesehatan jantung, perikardium bisa meradang atau istilahnya perikarditis. Bila bagian endokardium dan miokardium yang meradang, istilah yang dipakai adalah endokarditis atau miokarditis.

2. Serambi (Atrium)

Serambi merupakan bagian jantung sebelah atas yang terdiri dari serambi kanan dan kiri. Ruas ini adalah tempat untuk menerima darah kotor dari tubuh. Sedangkan serambi kiri berfungsi untuk menerima darah bersih dari paru-paru.

Serambi memiliki dinding yang relatif lebih tipis dan tidak berotot dibandingkan bilik karena tugasnya hanya menerima darah.

3. Bilik (Ventrikel)

Sama seperti serambi, bilik merupakan bagian jantung sebelah bawah yang terdiri dari bilik kanan dan kiri. Bilik kanan berfungsi untuk memompa darah kotor menuju paru-paru. Sedangkan bilik kiri untuk memompa darah bersih ke seluruh tubuh.

Dinding bilik jauh lebih tebal dan berotot dibandingkan dengan serambi karena tugasnya untuk memompa darah baik keluar jantung.

4. Katup

Pada jantung yang sehat, darah mengalir satu arah melalui jantung karena katup jantung yang bisa mencegah berbaliknya aliran. Ada empat katup di dalam jantung, yakni:

  • Trikuspid yang mengatur aliran darah antara serambi kanan dan bilik kanan.
  • Pulmonal yang mengatur aliran darah dari bilik kanan ke arteri pulmonalis untuk membawa darah ke paru-paru agar dapat mengambil oksigen.
  • Mitral yang mengalirkan darah kaya oksigen dari paru-paru mengalir dari serambi kiri ke bilik kiri.
  • Katup aorta yang membuka jalan bagi darah kaya oksigen dari bilik kiri ke aorta (arteri terbesar di tubuh).

Pada beberapa kasus, katup jantung mungkin tidak berfungsi seharusnya sehingga menyebabkan penyakit katup jantung.

5. Otot Jantung

Otot jantung adalah salah satu jenis otot yang terlihat seperti gabungan antara otot lurik dan otot polos. Itu memiliki bentuk silindris dan garis gelap terang. Jika dilihat menggunakan mikroskop, maka akan banyak inti sel terlihat di tengahnya.

Otot dalam jantung bertugas untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Otot jantung dianggap sebagai otot terkuat dalam tubuh karena mampu bekerja terus menerus untuk memompa darah.

Jika otot ini berhenti, maka salah satu sistem organ terpenting bagi makhluk hidup seperti manusia yakni sistem peredaran darah akan terhenti dan pada akhirnya akan mengakibatkan kematian.

Tekanan darah meningkat di arteri utama selama sistol ventrikel berlangsung dan menurun selama diastol ventrikel terjadi. Hal tersebut menghasilkan 2 angka yang terkait dengan tekanan darah yakni sistolik dan diastolik.

Tekanan darah diastolik adalah angka yang lebih rendah dan tekanan darah sistolik adalah angka yang lebih tinggi.

Sebagai contoh, tekanan darah 120/80 mmHg menjelaskan tekanan sistolik (120) dan tekanan diastolik (80). Otot jantung dapat mengalami kelainan struktur yang dikenal dengan istilah kardiomiopati.

6. Pembuluh Darah

Ada tiga pembuluh darah utama yang terdapat di organ jantung, yaitu:

a. Arteri

Arteri adalah pembuluh darah yang kaya oksigen. Pembuluh darah ini memiliki dinding yang cukup elastis sehingga mampu menjaga tekanan darah tetap konsisten.

Koroner kiri utama bercabang membentuk:

  • Arteri Left Anterior Descending (LAD) berfungsi menyediakan darah untuk bagian atas dan kiri organ jantung.
  • Arteri Left Circumflex (LCX) adalah cabang arteri kiri utama yang mengelilingi otot jantung dan menyediakan darah untuk sisi luar dan belakang jantung.

Koroner kanan memasok darah menuju bilik kanan, serambi kanan, SA (sinoatrial) dan AV (atrioventricular). Arteri koroner kanan bercabang menjadi arteri Right Posterior Descending, dan arteri marginal kanan. Arteri koroner kanan memasok darah untuk sekat jantung bersama LAD.

Pembuluh darah pada jantung dapat mengalami masalah, seperti penyakit jantung koroner dan arterosklerosis, karena adanya penyumbatan pada pembuluh jantung.

b. Vena

Pembuluh darah ini membawa darah dengan sedikit kandungan oksigen dari seluruh tubuh untuk dikirim ke jantung. Dibandingkan dengan pembuluh arteri, vena memiliki dinding pembuluh yang lebih tipis.

c. Kapiler

Pembuluh darah ini berfungsi untuk menghubungkan vena terkecil dengan arteri terkecil. Dindingnya sangat tipis sehingga memungkinkan pembuluh darah untuk bertukar senyawa dengan jaringan sekitarnya, seperti karbon dioksida, air, oksigen, sisa-sisa metabolisme, dan nutrisi.


  • 1
    Share