Cara Melatih PBB Junior Paskibra agar Keren

Kita bisa berandai-andai bahwa junior kita saat baris keren.

Dan pasti akan lebih keren kalau itu tidak cuma sebuah angan-angan.

Tapi pada kenyataannya, banyak yang tidak bisa merealisasikannya dan harapan itu bahkan tidak bisa kesampaian sampai 3-4 generasi.

Saat generasi ke-5 terlahir, apakah angan-angan itu didapatkan?

Tidak mudah.

Atasan-atasan yang terlanjur memupuk adat akan susah untuk menerima cara-cara baru kalau tidak berpikiran terbuka.

Ibarat presiden, harus menyelesaikan PR-PR dari presiden sebelumnya dan itu tidak mudah karena sudah terbentur dengan kebiasaan-kebiasaan yang menjadi adat. Meskipun buruk seperti korupsi.

Namun bukan berarti tidak bisa.

Mungkin ini kesempatan untuk menjadi agen perubahan.

Dengan catatan, kamu harus siap menghadapi tekanan-tekanan dari banyak pihak. Itu resikonya.

Beruntungnya, kamu bertemu dengan postingan ini.

Saya akan sedikit memberi tips untukmu.

Cara Melatih PBB Paskibra

Sebenarnya, dalam melatih PBB hanya ada 3 hal penting:

  • Niat
  • Hati
  • Semangat

Nah, semua hal di bawah ini berkaitan dengan 3 hal itu.

Mari disimak.

0. Kumpulkan Keberanian

Cara latihan PBB

Ketika kamu melakukan perubahan maka kamu harus berani melakukan perlawanan.

Terhadap siapa?

Terhadap segala hal yang menghalang-halangi tujuanmu.

Keberanian di sini harus berbuah positif, jangan negatif.

(Jangan mengumpulkan keberanian untuk menipu dan/atau mengadu domba.)

1. Mulai Perubahan

Bagi saya, perubahan antara lain:

  • Sistem keorganisasian
  • Hubungan dengan pihak di luar paskibra
  • Detail baris-berbaris
  • Materi variasi dan formasi
  • Acara-acara pengkaderan
  • Cara dan metode pelatihan

(Kalau ada yang lain kasih tau lewat komentar ya.)

Ya. Saya rasa 6 hal itu, baik langsung atau tidak langsung mempengaruhi gaya PBB paskibra.

Kalau ingin paskibramu jadi lebih keren, coba cek ke-6 hal itu. Kalau ada yang salah, benarkan dan kalau tidak ada, pertahankan.

a. Sistem Keorganisasian

Sistem organisasi yang baik adalah penentu keberhasilan yang paling utama.

Namun bagaimana sistem yang baik itu?

Sistem yang baik adalah yang paling sesuai dengan keadaan paskibramu. Karena sistem terlalu luas maka saya akan fokuskan ke ring 1, ketua.

Sejauh ini, yang saya tau, ada 2 cara menentukan ketua.

  1. Dipilih langsung oleh senior
  2. Dipilih lewat voting semua anggota aktif

Setiap sistem ada kelebihan dan kekurangannya.

Tapi yang terpenting -dan seharusnya- orang yang terpilih menjadi ketua adalah orang yang dari awal jiwa kepemimpinannya kuat.

(Btw, agak susah nih menjabarkannya. Tapi besok akan saya jabarkan di artikel lain. Agar tidak terlalu panjang artikel ini.)

Dengan benarnya orang yang terpilih maka paskibramu pasti akan bertumbuh.

b. Hubungan dengan Pihak Luar

Hubungan dengan stakeholder

Pihak eksternal di sini terdiri dari:

  1. Alumni
  2. Orangtua
  3. Sekolah

(Ada lagi? Tambahkan lewat komentar.)

Baik alumni, orangtua, atau sekolah perlu diperhatikan dengan benar agar tidak terjadi permasalahan yang berhubungan dengan juniormu.

Cara mengurus hubungan dengan alumni, orangtua, atau sekolah itu berbeda. Jangan disamakan.

Kamu harus bisa memetakan masalah dengan hubungan dengan pihak luar di atas kertas agar kamu dan teman-temanmu tau permasalahannya dan bisa menyelesaikannya dengan baik.

c. Detail Baris-Berbaris

Faktor krusial selanjutnya adalah detail baris.

Bagaimana cara berbaris paskibramu?

Apakah sudah benar?

Meskipun tiap daerah berbeda pemahaman, tetapi dasarnya pasti sama sekarang yaitu Peraturan Panglima TNI nomor 58 tahun 2018.

Satu saran dari saya, jangan anti terhadap pendapat orang lain (termasuk pesaing).

Pikirkan dan lihat kenyataannya di lapangan.

d. Materi Variasi dan Formasi

Sekarang ini, membuat variasi bisa dipermudah dengan adanya video di YouTube.

Video-video itu bisa dijadikan referensi.

Tapi, ada buaaanyaaak pangkalan yang hanya bisa memplagiat variasi pangkalan lain.

Kalau saja hukum HaKI berlaku di sini, maka plagiator juga bisa dituntut.

Sebenarnya sebuah karya tidak perlu dicemburui, karena yang rugi adalah plagiator.

Kenapa?

Karena dia tidak dapat berkembang. Hanya bisa meniru dan tidak produktif.

Inti dari poin ini, kamu jangan full meniru variasi. Berikan warnamu sendiri di sana.

Jelek? Paling tidak kamu sudah berani membuatnya dan hal itu bisa menjadi pembelajaran kedepannya.

e. Acara-acara Pengkaderan

Acara pengkaderan di sini meliputi, acara-acara seleksi dan diklat.

Jangan ajari mereka dengan rasa takut namun dengan rasa hormat.

Jangan paksa mereka setuju dengan sudut pandangmu tapi pelajari sudut pandang mereka dan masuk ke sana.

Maka kamu akan dapat mempertahankan mereka tanpa perlu bersusah payah.

f. Cara dan Metode Pelatihan

Sudah sejak lama cara dan metode pelatihan paskibra menjadi perdebatan panjang.

Bagaimana metode yang tepat?

Cara yang paling sederhana, lihat pesaingmu.

Namun, saran dari saya seperti ini:

  • Buat target harian.
  • Buat jadwal harian.
  • Buat target bulanan.
  • Buat jadwal bulanan.
  • Ulang dan ulang materi yang susah.

Setelah selesai latihan, berikan sesi briefing untuk memotivasi mereka, memberi mereka pengarahan, atau sekedar bercanda.

2. Pertahankan dan Tingkatkan Kualitasnya

Mulai perubahan lagi

Ketika sudah dapat kata “KEREN”, jangan puas.

Naikkan targetmu dan berusahalah lagi untuk mencapainya.

Dengan begitu, iklim paskibramu tetap hidup.

Caranya gimana?

Kamu tinggal mengulang lagi dari awal langkah-langkah di atas.

Mulai Melatih PBB dengan Baik!

Sekarang, mulai susun strategi melatih PBB paskibramu dengan matang.

Selesaikan target terdekat.

Kalau ingin langsung close tab, tolong bagikan dulu artikel ini.

Terima kasih.