Profil & Informasi tentang Negara Côte d’Ivoire [Lengkap]

Profil & Informasi tentang Negara Côte d’Ivoire [Lengkap]

Informasi mengenai Côte d’Ivoire.

NamaCôte d'Ivoire
Nama resmiRépublique de Côte d'Ivoire (Perancis)
Ibu kota de-jureYamoussoukro
Ibu kota de-factoAbidjan
SemboyanUnité, Discipline, Travail
(Perancis: "Persatuan, Dispilin, Kerja Keras")
Lagu kebangsaanL'Abidjanaise
Bentuk PemerintahanRepublik Presidensial
Sistem PemerintahanPresidensial
Kemerdekaan7 Agustus 1960
Kepala NegaraPresiden
Kepala PemerintahanPerdana Menteri
Badan LegislatifAssemblée nationale
Bahasa NasionalPerancis
AgamaKristen
Katholik Roma
Islam
Yahudi
Mata UangFranc CFA Afrika Barat (CFA) (XOF)
Zona WaktuWaktu Greenwich (GMT) (UTC+0)
Kode Telepon+225
Domain.ci
Situs Resmihttp://www.gouv.ci/Main.php
Jumlah Penduduk27.481.086 (estimasi Juli 2020)

Côte d’Ivoire adalah sebuah negara berdaulat di Afrika Barat. Meski merupakan negara yang makmur di wilayah tropis Afrika Barat, perkembangan ekonominya telah dikikis oleh kekacauan politik menyeruak akibat korupsi dan penolakan reformasi.

Nama negara ini sering diterjemahkan dalam berbagai bahasa, misalnya Ivory Coast dalam bahasa Inggris, Elfenbeinküste dalam bahasa Jerman, dan Costa de Marfil dalam bahasa Spanyol. Pada bulan Oktober 1985 pemerintah Côte d’Ivoire meminta agar negaranya disebut demikian. Menurut hukum nasional Côte d’Ivoire, nama negara ini tidak boleh dialihbahasakan dari bahasa Prancis.

Batas-batas wilayah Côte d’Ivoire:

Letak negara Pantai Gading
Letak Côte d’Ivoire

Côte d’Ivoire memiliki bendera dengan bentuk dan tampilan seperti berikut.

Bendera negara Pantai Gading
Bendera Côte d’Ivoire

Pembagian Administratif

Sejak 2011, Côte d’Ivoire secara administratif diorganisasi menjadi 12 distrik ditambah dua kota otonom tingkat kabupaten. Kabupaten dibagi menjadi 31 wilayah, wilayah dibagi menjadi 108 departemen, dan departemen terdiri dari 510 sub-prefektur. Dalam beberapa contoh, beberapa desa dibagi menjadi komune. Distrik-distrik otonom tidak dibagi menjadi wilayah, tetapi mereka terbentuk dari departemen, sub-prefektur, dan komune.

Pembagian wilayah administratif Pantai Gading
Pembagian administratif di Côte d’Ivoire.

Berikut ini adalah daftar distrik dan region di Côte d’Ivoire:

DistrikRegion
Abidjan (District Autonome d'Abidjan)Abidjan
Bas-Sassandra (District du Bas-Sassandra)Gbôklé
San-Pédro
Nawa
Comoé (District du Comoé)Indénié-Djuablin
Sud-Comoé
Denguélé (District du Denguélé)Folon
Kabadougou
Gôh-Djiboua (District du Gôh-Djiboua)Gôh
Lôh-Djiboua
Lacsа(District des Lacs)Bélier Region
Iffou
Moronou
N'Zi
Lagunesа (District des Lagunes)Agnéby-Tiassa
Grands-Ponts
La Mé
Montagnesа (District des Montagnes)Cavally
Guémon
Tonkpi
Sassandra-Marahoué (District du Sassandra-Marahoué)Haut-Sassandra
Marahoué
Savanesа (District des Savanes)Bagoué
Poro
Tchologo
Vallée du Bandama (District de la Vallée du Bandama)Gbêkê
Hambol
Worobaа (District du Woroba)Béré
Bafing
Worodougou
Yamoussoukroа (District Autonome du Yamoussoukro)Yamoussoukroа
Zanzanа (District du Zanzan)Bounkani
Gontougo
Lambang negara Pantai Gading
Lambang negara Côte d’Ivoire

Geografi

Côte d’Ivoire terletak di bagian barat sub-Sahara Afrika yang berbatasan dengan Liberia dan Guinea di barat, Mali dan Burkina Faso di utara, Ghana di timur, dan Teluk Guinea di sebelah selatan. Negeri ini terletak di antara 4°LU hingga 11°LU dan 2°BB hingga 9°BB. Sekitar 64,8% wilayahnya merupakan lahan pertanian, tanah yang subur sekitar 9,1%, padang rumput permanen 41,5%, dan 14,2% wilayah tanaman permanen. Polusi air adalah salah satu masalah besar yang dihadapi negeri tersebut.

Basilika Bunda Damai di Yamoussoukro; salah satu tempat ibadat Kristen terbesar di dunia.
Basilika Bunda Damai Yamoussoukro yang merupakan salah satu tempat ibadat Kristen terbesar di dunia.

Demografi

Kelompok etnis yang eksis di negara ini adalah Akan (42.1%), Voltaiques atau Gur (17.6%), Mandés Utara (16.5%), Krous (11%), Mandés Selatan (10%), dan lain-lain (2.8%, termasuk 30.000 Lebanon dan 45.000 Prancis). Sekitar 77% dari populasi dianggap Ivorian.

Karena Côte d’Ivoire memantapkan dirinya sebagai negara Afrika Barat tersukses, sekitar 20% dari populasi (3,4 juta) adalah pekerja dari negara tetangga misalnya Liberia, Burkina Faso, dan Guinea.

Sekitar 4% populasi adalah warga keturunan non-Afrika. Banyak orang Prancis, Lebanon, Vietnam, Spanyol, serta misionaris Protestan dari Amerika Serikat dan Kanada.

Masjid pusat di Marcory.
Masjid pusat di Marcory.

Bahasa dan Agama

Bahasa Prancis adalah bahasa resmi Côte d’Ivoire yang diajarkan di sekolah-sekolah dan berfungsi sebagai lingua franca di negara ini. Diperkirakan 65 bahasa dituturkan di Côte d’Ivoire. Salah satu bahasa yang paling sering didengar adalah bahasa Dyula sebagai bahasa perdagangan serta bahasa yang diucapkan oleh populasi Muslim.

Agama di Côte d’Ivoire beragam dengan proporsi penganut Kristen (kebanyakan Katolik dan Injili) sebesar 51,8% populasi. Agama Islam (kebanyakan Sunni) mewakili 24,9% populasi. Sebagian kecil penduduk negeri ini ateis atau mengikuti agama tradisional Afrika.

Ibukota Pantai Gading, Yamoussoukro, adalah rumah bagi gedung gereja terbesar di dunia, Basilika Bunda Damai Yamoussoukro.

Yudaisme jarang di Côte d’Ivoire saat ini, tetapi orang Yahudi masih dapat ditemukan di negeri tersebut.