Pengertian Piutang Wesel dalam Akuntansi

Materi piutang wesel

Piutang wesel adalah piutang yang timbul dari penjualan kredit dan pemberian pinjaman yang telah dilakukan oleh perusahaan yang disertai janji tertulis (wesel atau promes).

Surat wesel dan surat promes adalah istilah yang digunakan untuk perjanjian tertulis dalam jual beli barang dagangan atau jasa secara kredit.

Pengertian surat wesel sendiri adalah sebuah surat perintah yang dibuat oleh perusahaan kreditur kepada debitur untuk membayarkan sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu.

Pembuat surat wesel (penarik wesel) akan menerima sejumlah uang yang telah disebutkan dalam surat wesel dari debitur pada tanggal jatuh tempo wesel.

Promes merupakan kesanggupan untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu yang telah disebutkan dalam promes. Jika surat wesel dari kreditur ke debitur, maka promes sebaliknya.

Menentukan Tanggal Jatuh Tempo

“Jelaskan cara menentukan saat jatuh tempo piutang wesel!”

Tanggal jatuh tempo adalah tanggal pembayaran piutang. Periode waktu penarikan wesel dapat dinyatakan dalam bulan atau hari.

Alternatif:

Atas dasar bulanan, yaitu menghitung jumlah bulan dari tanggal wesel dikeluarkan.

Misal:

  • 3 bulanan (1 Maret ke 1 Juni)
  • 2 bulanan (31 Juli ke 30 September)

Atas dasar harian, ditentukan berdasarkan hari riil pada setiap bulannya dengan ketentuan tanggal wesel tidak diperhitungkan dan tanggal jatuh tempo tidak diperhitungkan. 1 tahun 360 atau 365 hari.

Misal:

  • 90 hari tertanggal 6 April
  • April (30 – 6) = 24 hari
  • Mei (31) = 31 hari
  • Juni (30) = 30 hari
  • Juli (5) = 05 hari
  • Jumlah = 90 hari

Penetapan Suku Bunga

Suku bunga biasanya dinyatakan berdasarkan jangka waktu 1 tahun.

Bunga= jumlah pokok x suku bunga x jangka

Menghitung bunga:

Hari = Bunga/360 atau Bunga/365
Bulan = Bunga/12
Tahun = Bunga

Macam-Macam Piutang Wesel

Piutang wesel tidak berbunga adalah piutang yang tidak membebankan bunga kepada debitur. Sehingga pada tanggal jatuh tempo, uang yang diterima pemgang wesel sama dengan nilai nominal.

Piutang wesel berbunga adalah piutang yang membebani bunga kepada debitur. Uang yang diterima adalah uang nominal + bunga.

Permasalahan dalam Akuntansi

1. Pengakuan

Piutang wesel dapat timbul dari transaksi penjualan, pemberian pinjaman, dan perubahan piutang dagang menjadi piutang wesel.

2. Penilaian

Akan ada hal-hal semacam:

  • Rekening piutang yang tak tertagih
  • Rekening cadangan kerugian piutang
  • Penyelesaian piutang
  • Perhitungan bunga pada saat penyesuaian
  • Piutang yang tidak dapat ditagih
  • Penghapusan piutang

3. Pelimpahan

Sering disebut juga pengalihan piutang wesel.

Piutang wesel dapat didiskontokan (dipindahtangankan) apabila kreditur membutuhkan uang sebelum tanggal jatuh tempo.

Jumlah uang yang diterima oleh kreditur pada tanggal pendiskontoan wesel tentu lebih kecil bila dibandingkan dengan jumlah uang yang diterima pada tanggal jatuh tempo wesel.

Jumlah uang yang akan diterima penarik wesel pada saat pendiskontoan wesel dari bank atau pihak lain adalah sebesar nilai jatuh tempo wesel dikurangi dengan potongan diskonto.

Rumus perhitungan diskonto:

p x t x a

p = presentase diskonto
t = waktu diskonto (dihitung mulai tanggal pendiskontoan sampai tanggal jatuh tempo wesel)
a = nilai jatuh tempo wesel