Persebaran Bahan Tambang di Indonesia [Geografi]

Ada peribahasa berbunyi “Gemah ripah Loh Jinawi” yang berarti kekayaan hasil bumi yang melimpah. Itulah negara Indonesia, negeri timur jauh, yang sejak abad ke 16 diincar oleh negara-negara barat dalam rangka kolonialisme dan imperialisme.

Tentu saja yang mereka incar adalah kekayaan alam negeri itu. Sudah berjuta-juta ton rempah-rempah dan barang tambang diangkut ke Benua Biru. Dan seperti itulah bukti kekayaan barang tambang di Indonesia sangat melimpah.

Persebaran Bahan Tambang di Indonesia

Tambang di Indonesia

Berikut adalah beberapa bahan tambang yang ada di Indonesia lengkap dengan persebarannya.

Nikel

Jenis tambang yang terbentuk bersama dengan kromit dan platina adalah nikel, biasanya terbentuk dalam batuan ultrabasa seperti peridotit, baik termetamorfkan, ataupun tidak.

Nikel bisa digunakan sebagai campuran besi baja, pelapis logam serta campuran kuningan atau perunggu. Nikel tersebar di Sulawesi selatan wilayah Pomala, Danau Tawoti, Maluku Utara, dan Pegunungan Cylops (Papua).

Bijih Besi

Bijih besi berasal dari bijih silikat pada batuan ultrabasa yang telah mengalami sebuah proses penghancuran. Besi berwujud dalam berbagai jenis oksida besi, antara lain magnetit, titaniferous magnetit, ilmenit, limonit, dan hemati.

Titaniferous magnetit yang merupakan bagian yang cukup penting adalah hasil perubahan magnetit dan ilmenit. Mineral bijih pasir besi utamanya berasal dari batuan basaltik dan andesitik volkanik.

Besi biasanya dimanfaatkan sebagai campuran semen dan juga digunakan di industri logam. Tersebar di Cilacap (Jawa Tengah), Kotawaringin (Kalimantan Tengah), Cilegon (Jawa Barat), dan Pulau Obi (Maluku).

Timah

Timah merupakan suatu endapan yang terletak di batuan granit, di dasar-dasar sungai purba. Timah sebagai endapan primer terbentuk di batuan granit dan di daerah sentuhan batuan endapan metamorf yang biasanya berasosiasi dengan turmalin dan urat kuarsa timah, serta sebagai endapan sekunder, yang di dalamnya ada endapan alluvium, aluvial, dan koluvium.

Mineral yang terkandung pada umumnya adalah mineral utama yaitu kasiterit, sedangkan pirit, zircon, kuarsa, ilmenit, plumbum, bismut, arsenik, kuprit, stibnite, kalkopirit, xenotim, dan monasit merupakan mineral ikutan.

Timah bisa dimanfaatkan untuk pembuatan peluru, pelapis kaleng, pembungkus rokok, serta campuran kuningan dan perunggu. Bijih timah tersebar di Pulau Bangka, Pulau Belitung, Pulau Singkep, dan Pulau Karimun.

Emas

Emas, atau biasa disebut logam mulia, adalah sebuah logam yang bersifat lunak sehingga mudah ditempa, kekerasannya berkisar antara 2,5–3 (skala Mohs), serta berat jenisnya tergantung pada jenis dan kandungan logam lain yang berpadu dengannya.

Keberadaan emas berasosiasi dengan tembaga dan perak dalam batuan andesit tua. Banyak terdapat di sekitar gunung api yang telah mati.

Potensi endapan emas di Indonesia tidak terlalu susah dijangkau, emas ada di Pulau Sumatra, Kepulauan Riau, Pulau Kalimantan, Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Tembaga

Unsur tembaga terdapat di hampir 250 mineral, namun hanya sedikit saja yang bersifat komersial. Pada endapan sulfide primer, mineral terbesar adalah endapan kalkopirit (CuFeS2), diikuti oleh kalkosit (Cu2S), bornit (Cu5FeS4), kovelit (CuS), dan enargit (Cu3AsS4).

Mineral tembaga utama dalam bentuk deposit oksida adalah krisokola (CuSiO32HO), malasit (Cu2(OH)2CO3), dan azurit (Cu3(OH)2(CO)3).

Deposit tembaga dapat diklasifikasikan dalam lima tipe, yaitu deposit urat, replacement, dan porfiri, deposit masif di batuan vulkanik, deposit stratabound di batuan sedimen, deposit tembaga nikel di intrusi/mafik, terakhir deposit native.

Umumnya bijih tembaga di Indonesia terbentuk secara magmatik. Pembentukan endapan magmatik dapat berupa proses hidrotermal maupun metasomatisme. Logam tembaga banyak digunakan dalam industri peralatan listrik.

Kawat dan paduan tembaga biasa dipakai di motor listrik, kabel transmisi, generator, instalasi listrik rumah dan industri, kendaraan bermotor, sakelar, konduktor listrik, kabel dan tabung coaxial, tabung microwave, reaktifier transsistor, bidang telekomunikasi, dan bidang-bidang yang membutuhkan sifat konduktivitas listrik dan kalor yang tinggi.

Potensi tembaga terbesar yang dimiliki Indonesia terdapat di Papua, kemudian di Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.

Bauksit

Bauksit merupakan bahan heterogen yang mempunyai mineral dengan susunan utama terbentuk dari oksida aluminium, yaitu sebuah mineral buhmit (Al2O3H2O) dan mineral gibsit (Al2O33H2O). Secara umum bauksit mengandung Al2O3 sebanyak 45–65%, SiO2 1–12%, Fe2O3 2–25%, TiO2 >3%, dan H2O 14–36%.

Bijih bauksit terjadi di daerah tropis dan subtropis dengan kemungkinan pelapukan sangat kuat. Bauksit terbentuk dari batuan sedimen yang mempunyai kadar kadar Fe rendah, Al nisbi tinggi, dengan kadar kuarsa (SiO2) bebasnya sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali.

Batuan tersebut (misalnya sienit dan nefelin yang berasal dari batu lempung, batuan beku, lempung dan serpih). Batuan-batuan tersebut akan mengalami proses lateritisasi yang kemudian karena proses dehidrasi akan mengeras menjadi bauksit.

Bauksit dapat ditemukan di lapisan mendatar tetapi letaknya di kedalaman tertentu. Pemanfaatannya untuk pembuatan alat dapur, kendaraan, pesawat terbang. Keberadaan bauksit tersebar di Pulau Galang Besar, Pulau Bintan, dan di Singkawang (Kalimantan Barat).

Perunggu

Perunggu adalah hasil percampuran tembaga dengan unsur kimia lainnya, misalnya timah, walaupun bisa juga dengan unsur lain seperti mangan, fosfor, alumunium, atau silikon. Perunggu memiliki sifat keras dan digunakan secara luas dalam industri. Perunggu sangat penting di masa lampau, bahkan sampai diabadikan sebagai nama suatu masa yaitu Zaman Perunggu.

Tambang perunggu di Indonesia terletak di daerah Sulawesi Utara.

Platina

Platina adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang dilambangkan Pt dan nomor atom 78. Logam transisi putih keabu-abuan ini bersifat padat, ulet, lunak, sangat tidak reaktif, dan berharga. Namanya berasal dari istilah Spanyol platina yang apabila diterjemahkan secara harfiah berarti “perak kecil”.

Tambang platina di Indonesia terdapat di Bengkalis, Riau dan di Martapura.

Kesimpulan

Itulah beberapa bahan tambang yang tersebar di Indonesia. Semoga kita dapat memanfaatkannya sebaik mungkin tanpa harus merusak alam lebih jauh.

Jika kamu tertarik dengan logam, artikel tentang daftar logam terkuat di Bumi akan menarik bagimu.

Terima kasih.

  • 1
    Share