Ranjang Pasien: Jenis Tempat Tidur di Rumah Sakit

Ilustrasi ranjang pasien bekas di rumah sakit

Ranjang pasien adalah salah satu alat kelengkapan yang ada di rumah sakit. Tempat tidur pasien diperuntukkan bagi pasien yang sedang dalam masa perawatan. Bed pasien tidak sembarangan dibuat demi kenyamanan maksimal pasien yang menggunakannya.

Kamu bisa menemukan ranjang pasien di rumah sakit, puskesmas, maupun klinik. Meski mirip, ada beberapa jenis ranjang yang dibuat dengan fasilitas dan tujuan tertentu.

Di beberapa instansi kesehatan, terdapat tempat tidur yang dikelompokkan menurut kelas kamarnya mulai dari kelas satu hingga kelas tiga. Selain berdasarkan kelasnya, beberapa ranjang dibuat dengan fungsi khusus.

Ranjang dengan fungsi tempat tidur pasien khusus tersebut antara lain bed stretcher, emergency stretcher, ambulance stretcher, meja periksa, meja gynaecolog, meja operasi, hospital bed, dan ranjang transfer.

Ranjang yang digunakan untuk memeriksa ibu hamil atau melahirkan adalah ranjang gynaecolog. Tempat tidur ini menggunakan tatakan paha pada pertengahan ranjang untuk mempermudah pemeriksaan. Sedangkan, ambulance stretcher adalah ranjang yang mengunakan roda agar cepat dipindahkan.

Jenis-Jenis Ranjang Rumah Sakit

Baik ranjang pasien bekas maupun baru, berikut adalah beberapa jenis tempat tidur yang digunakan di rumah sakit.

1. Tempat Tidur Pasien Elektrik

Tempat tidur elektrik didesain untuk pasien di kamar VIP. Bed ini didesain dengan lebih elegan dan relatif nyaman digunakan. Pasien dapat dengan mudah mengontrol tempat tidurnya secara elektrik, mulai dari mengatur sandaran kepala, kaki, dan punggung.

Fasilitas lain yang ditawarkan pada ranjang ini adalah kasur yang digunakan lebih tebal dan empuk. Ukuran bed ini relatif lebih besar daripada jenis ranjang lainnya.

2. Ranjang Pasien Manual

Tempat tidur manual didesain untuk pasien di kamar kelas tiga. Meski tidak terlalu lebar dan empuk, pasien dapat mengatur sandaran kepala, punggung, dan kaki secara manual. Tipe ranjang ini sama dengan tipe tiga engkol.

3. Satu Engkol atau Crank

Ranjang pasien ini hanya memiliki fasilitas untuk mengatur sandaran kepala. Cara mengatur tempat tidur pasien dengan tipe ranjang ini perlu diatur secara manual oleh orang lain. Tempat tidur tipe ini biasanya ada di ruang kelas tiga.

4. Dua Engkol atau Crank

Bed ini hanya memberikan satu manfaat saja yakni mengatur bagian kaki. Tempat tidur ini menawarkan bagian bed untuk kaki bisa dinaikkan. Cara mengaturnya masih manual dan banyak dipakai di kamar kelas tiga.

5. Tiga Engkol atau Crank

Jenis ranjang dengan tiga engkol ini merupakan gabungan jenis satu engkol dan dua engkol. Oleh sebab itu, tempat tidur ini dapat diatur pada bagian kepala, punggung, dan kakinya. Meski manual, tipe tiga engkol dapat diturunkan apabila pasien merasa tempat tidurnya terlalu tinggi.

Selengkapnya