SemutAspal

Cara Mengecilkan Paha dan Betis dalam 1 Minggu

Cara mengecilkan paha dan betis karena keturunan
Cara mengecilkan paha dan betis

Kebanyakan wanita tidak percaya diri dengan ukuran paha dan betisnya yang menurutnya terlalu besar. Mereka berpendapat demikian karena menurut mereka betis dan paha yang besar dapat merusak penampilan yang akhirnya berimbas pada rasa kurang percaya diri di depan umum.

Untuk mendapatkan betis yang indah adalah suatu keinginan supaya lebih terlihat sempurna dimata orang. Sebab, memiliki betis dan paha yang besar menghalangi wanita menggunakan rok pendek dan celana pendek.

Untuk cara mengecilkan paha dan betis secara alami, ada tipsnya. Tapi sebelum menjelaskan caranya, ada baiknya untuk mengetahui lebih dulu penyebabnya beserta bahaya apa yang akan ditimbulkannya.

Penyebab Betis dan Paha Besar

Penyebab utama betis dan paha menjadi besar adalah karena penumpukan lemak akibat pola hidup tidak sehat. Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang diketahui dapat menyebabkan betis dan paha menjadi besar.

1. Faktor Genetik atau Faktor Keturunan

Seperti yang kita tahu bahwa faktor genetik adalah faktor utama yang menyebabkan seorang wanita memiliki betis dan paha besar. Kondisi tersebut tidak dapat diubah karena sudah tercipta secara alami.

Jika ibu atau ayahmu betisnya terlihat besar, maka jangan heran, kamu harus terima apa adanya jika kamu betisnya besar. Paha dan betis besar yang disebabkan oleh faktor genetik umumnya dialami orang-orang bertubuh gemuk dan pendek.

Hal tersebut bisa terjadi karena tendon Achilles mereka pendek yang mana tendon tersebut sangat melekat sejak lahir di bagian belakang tumit hingga batas betis, oleh karena itu otot paha dan betis akan membesar dengan sendirinya.

2. Sering Mengangkat Barang Berat

Mengangkat barang berat ternyata dapat menyebabkan paha dan betis menjadi besar.

Hal ini dikarenakan ketika mengangkat berat, tubuh kita pastinya bertumpu pada bahu dan tangan sebagai kekuatan sehingga yang akan terbebani adalah betis ketika mulai berjalan dengan mengangkat barang yang berat.

Terutama bagi mereka yang sering melakukan pendakian gunung dengan beban berat, apalagi jika jalur yang dipilih cenderung menanjak, hal ini dapat menyebabkan otot betis mereka mengalami tekanan yang meningkat, yang dapat membuat otot tersebut bekerja keras dan mengalami ketegangan tambahan.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan tendon yang berada di sekitar betis melemah dan meninggalkan gumpalan otot besar baru dan bertekstur keras sehingga membentuk betis dan paha menjadi besar.

3. Terlalu Lama Berdiri dan Kurang Gerak

Berdiri terlalu lama dapat menjadi penyebab paha semakin besar. Hal tersebut bisa diperparah jika terjadi dalam jangka waktu yang lama. Berdiri sendiri memberikan beban pada otot betis dan jika terus dipaksakan terlalu lama maka jaringan otot baru jelas terbentuk.

4. Obesitas

Keadaan tubuh termasuk satu faktor lain. Mengalami obesitas atau berat badan berlebih rupanya juga bisa menjadi penyebab paha dan betis membesar. Tubuh yang gemuk berlebihan akan memperbesar ukuran betis dan paha. Paha dan betis bisa membesar disebabkan oleh lemak yang menumpuk di dalamnya.

Singkatnya, tubuh yang gemuk membuat betis dan paha membesar agar mereka mampu berdiri. Itulah beberapa penyebab yang bisa kita yakini menyebabkan betis dan paha membesar.

Nah, sekarang kita membahas solusinya. Tentunya, solusi ini sangat sederhana dan ekonomis untuk mengurangi ukuran betis secara signifikan tanpa perlu menghabiskan banyak uang.

Cara Mengecilkan Paha dan Betis

Kamu dapat dengan efektif mengurangi ukuran betis dalam waktu singkat, hanya dengan menginvestasikan setidaknya 10 menit setiap hari.

Kamu dapat mengintegrasikan kegiatan ini ke dalam rutinitas harianmu dengan melakukan latihan ini pada berbagai waktu, baik di pagi hari maupun sore hari. Merasa pegal-pegal setelah melakukan latihan kebugaran untuk mendapatkan betis yang kecil itu wajar.

Syarat untuk mengikuti latihan betis kecil adalah sebagai berikut:

  • Area yang membutuhkan perawatan harus terkena sinar matahari.
  • Kaki harus berada dalam kondisi sehat, tanpa luka atau pegal.
  • Selama terapi, kamu perlu mengenakan kaos kaki ketat yang bisa menutupi setengah bagian betis.

Berikut adalah beberapa olahraga mengecilkan paha dan betis dalam 1 minggu.

1. Gerakan Mendorong

Pada prinsipnya gerakan mendorong sama dengan mendorong mobil mogok. Perbedaannya, latihan ini butuh media untuk didorong. Cara melakukan latihan yang satu ini adalah sebagai berikut.

  • Untuk mencapai betis yang lebih kecil, kamu harus memperhatikan posisi tanganmu. Posisikan kedua tangan di depan tubuhmu, sejajar dengan pusar atau sedikit di bawahnya. Untuk memfokuskan latihan pada betis, dorong kedua tangan ke bawah hingga sekitar 1,5 meter atau setara dengan tiga ubin dari kakimu.
  • Selanjutnya, lakukan gerakan jinjit dengan menahan posisi puncak selama tiga detik.
  • Turunkan dalam 3 detik dan ulangi lagi.

2. Kaki Jinjit, Tangan di Pinggang

Metode ini terbukti ampuh karena akan membakar banyak lemak dan membuat otot di betis tertarik ke atas. Gerakan ini dilakukan dengan cara berdiri dan letakkan tangan di pinggang, kaki berjinjit.

Lakukan latihan ini secara teratur dengan cara naik ke jari kaki semaksimal mungkin, tahan posisi ini dalam 3 detik, kemudian kembali ke posisi awal, dan beristirahatlah dalam 2 detik sebelum mengulang gerakan ini secara berulang.

3. Kuda-Kuda

Untuk melakukan kuda-kuda dengan benar, pertama-tama pastikan kakimu terbuka selebar bahu. Lalu, luruskan kedua tangan ke depan seperti sedang mendorong sesuatu. Penting juga untuk menekuk lutut hingga menciptakan sudut seperti kuda-kuda.

Selama melakukan gerakan ini, pastikan telapak kakimu tidak menyentuh lantai dan pertahankan tubuh dalam posisi tegak. Kemudian, perlahan turunkan tubuhmu ke dalam posisi kuda-kuda.

Meskipun beberapa orang mungkin mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan dan berjinjit, ini bukan masalah yang perlu dikhawatirkan. Lakukan gerakan ini secara berulang untuk melatih kuda-kuda yang benar.

4. Duduk di Kursi

Duduk dengan baik di kursi dapat membantu mengencangkan betis, asalkan tekniknya benar. Untuk melakukannya, duduklah dengan tubuh tegak dan tanpa bersandar selama 5 menit secara teratur. Pastikan paha hingga dengkulmu tetap lurus dan telapak kaki menyentuh lantai.

Selain itu, untuk merangsang betismu lebih lanjut, cobalah melibatkan gerakan sederhana. Fokuskan pandanganmu ke depan, kemudian angkat perlahan telapak kakimu dengan menjinjit (sambil tetap duduk) selama 2 detik, lalu turunkan kembali dan istirahat selama 2 detik.

Ulangi gerakan ini beberapa kali. Dengan konsistensi dalam latihan ini, kamu dapat mencapai betis yang lebih kencang.

5. Jalan Jinjit

Metode jalan jinjit ini mirip dengan langkah-langkah yang biasa dilakukan oleh wanita saat menggunakan sepatu berhak tinggi.

Untuk melakukannya, kamu hanya perlu berjalan dengan langkah yang jinjit sambil mengenakan kaos kaki agar telapak kakimu tidak terasa sakit. Jika melakukannya secara teratur, kamu akan melihat pembentukan kembali otot betismu.

Cara Mengecilkan Paha sambil Tiduran

Buat kamu yang suka mager, bisa coba latihan sambil tiduran setiap 1 atau 2 hari sekali. Gerakan ini dilakukan dengan cara:

  1. Tidur terlentang dengan tangan di sisi tubuh dan jari-jari kaki mengarah ke langit-langit
  2. Angkat satu kaki hingga 45 derajat, tahan 1 detik
  3. Turunkan kembali ke tempat tidur
  4. Lakukan pada kaki yang satunya
  5. Lakukan repetisi 15-20 kali pada setiap kaki

Cara Mengecilkan Paha Lainnya:

  • Sering berjalan kaki dan naik turun tangga
  • Bersepeda dan berenang
  • Jogging, calf raises, dan melakukan lompat tali
  • Melakukan gerakan yoga seperti yoga warrior pose, yoga anantasana, dan yoga halasana
  • Menjaga pola makan dan minum air putih secara teratur

Itulah beberapa cara mengecilkan paha dan betis secara alami yang bisa dicoba dalam waktu yang relatif singkat. Semoga bermanfaat.


Dapatkan berita terbaru! Ikuti kami di Google News dan dapatkan kabar terupdate langsung di genggaman.

Promo garansi Shopee
Yosua Herbi
Herbi adalah seorang Web Developer asal Jawa Tengah. Pada tahun 2019, dia menyelesaikan program studi D-3 Manajemen Informatika.
Logo SemutAspal