Contoh Pidato tentang Pendidikan Singkat untuk Referensi

Pendidikan adalah suatu hal yang penting untuk dipenuhi agar kualitas generasi penerus kian membaik. Oleh sebab itu pidato tentang pendidikan kerap diungkapkan untuk mengobarkan semangat.

Untuk kamu yang sedang mencari contoh pidato singkat tentang pendidikan bisa simak pembahasan berikut ini.

Kumpulan Pidato tentang Pendidikan

Contoh pidato tentang pendidikan

1. Contoh Pidato Singkat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sebelum memulai pidato ini, mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Berkat rahmat-Nya yang berlimpah kita dipertemukan pada siang ini dalam kondisi sehat tanpa kekurangan apapun.

Pada siang hari ini, saya mengajak saudara semua untuk meresapi makna globalisasi, serta bagaimana sebaiknya kita menghadapi pengaruh dari perkembangan globalisasi ini di kehidupan.

Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang disebabkan oleh pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, serta aspek-aspek kebudayaan lainnya. Pertukaran tersebut dapat terjadi baik melalui media cetak maupun media elektronik.

Meski memberi manfaat pada kehidupan, globaliasi nyatanya membawa dampak negatif. Oleh karenanya, kita perlu memilih hal apa saja yang kita terima sehingga dampak negatif yang dirasakan dapat minimal.

Budaya negara lain yang masuk ke Indonesia harus dapat difilter dengan baik agar kearifan budaya Nusantara tetap terjaga di tengah gempuran modernisasi.

Demikian pidato singkat dari saya, semoga kita dapat menghadapi globalisasi dengan tetap menjaga budaya bangsa kita. Harapannya, bangsa Indonesia dapat berperan lebih dalam laju globalisasi dunia.

Terima kasih.

2. Contoh Pidato Persuasif tentang Pendidikan Berkarakter

Selamat siang para hadirin yang berbahagia.

Pertama-tama mari panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada hari ini, kita diperkenankan untuk berkumpul dalam keadaan sehat tanpa kurang suatu apapun berkat karunia dan nikmat-Nya.

Pada hari ini saya akan sedikit menyampaikan pidato singkat tentang pendidikan karakter. Semoga bahasan yang saya sampaikan dapat memberi manfaat untuk kita semua.

Hadirin sekalian,

Kini generasi muda tengah dihadapkan dengan persoalan serius, yaitu menurunnya nilai moral dan karakter. Para generasi muda telah terpengaruh oleh gaya hidup hedonisme dan mengabaikan nilai-nilai maupun norma di masyarakat.

Salah satu tolak ukurnya adalah fakta bahwa 65% remaja saat ini sudah melakukan ciuman, seks bebas, hingga hubungan sesama jenis. Itu menurut data suatu lembaga independen.

Selain itu menurut Badan Narkotika Nasional (BNN), pengguna narkoba dari kelompok umur remaja di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 4,3 juta jiwa. Bahkan, setiap 7 menit ada yang meninggal dunia karena penggunaan obat terlarang.

Melihat fenomena tersebut, timbul pertanyaan tentang peran pendidikan sekolah, guru, dan orang tua. Mengapa remaja bisa terjun ke gaya hidup bebas yang tidak sesuai nilai dan norma masyarakat maupun agama?

Setelah diteliti, hal ini disebabkan oleh lemahnya pendidikan karakter di Indonesia. Sistem pendidikan formal di Indonesia masih berfokus pada nilai pelajaran dan mengabaikan pentingnya karakter.

Bahkan di sekolah, jam Pendidikan Moral dan Pancasila terus berkurang. Akibatnya generasi muda kehilangan role model yang baik tentang moral. Maka dari itu kita perlu menekankan kembali pendidikan moral dalam proses belajar mengajar.

Demikan yang bisa saya sampaikan pada siang hari ini. Apabila terdapat perkataan yang tidak berkenan di hati, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Terima kasih.

3. Pendidikan dan Pentingnya Ilmu

Selamat pagi hadirin yang berbahagia,

Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi kita kesempatan untuk dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat sentosa.

Hadirin sekalian,

Pada hari ini, saya akan menyampaikan beberapa patah kata mengenai pentingnya mencari ilmu. Ilmu merupakan hal yang penting dalam kehidupan umat manusia. Adanya ilmu menjadikan kita makin pintar dan ahli dalam banyak hal.

Ilmu terbukti bisa membantu kita memecahkan berbagai persoalan hidup. Oleh sebab itu, jangan membatasi diri ketika sedang mencari ilmu. Terus kembangkan wawasan hingga keluar batas kegiatan belajar mengajar di kelas.

Kita bisa mempelajari berbagai hal yang mempermudah kehidupan seperti ilmu memasak, ilmu bercocok tanam, dan maupun ilmu berdagang. Luangkan waktu untuk membaca buku, koran, atau majalah untuk menambah wawasan.

Kegiatan itu lebih baik daripada membuang waktu membuka hal yang sifatnya tidak terlalu penting di keseharian kita. Apalagi jika sehari-hari, kita hanya sekedar mengamati dan menilai kehidupan orang lain.

Selain dari membaca, kita bisa mendapatkan ilmu melalui diskusi bersama kerabat, teman, atau orang tua. Ada banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari pengetahuan serta pengalaman orang lain.

Oleh sebab itu, terus manfaatkanlah waktu dengan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu. Jangan menyesal di kemudian hari karena tidak melakukan hal yang dapat memperkaya diri dengan wawasan.

Sekian pidato singkat saya di pagi hari ini, mohon maaf apabila ada ucapan yang menyinggung. Terima kasih banyak atas perhatian hadirin sekalian.

Itulah contoh pidato pendidikan singkat yang bisa saya bagikan pada konten kali ini. Semoga bermanfaat untuk dijadikan referensi.

Tutup
Tutup