Berapa Harga Google Cloud Platform? Mari Kita Lihat

Harga Google Cloud Platform
Presentasi konferensi di Google Container Engine/Kubernetes

Berapa harga Google Cloud Platform atau Google Cloud Pricing? Banyak orang yang mencari cloud untuk perusahaan atau cloud for business bertanya-tanya berapa biaya cloud server atau biaya pakai cloud. Sebab sudah saatnya mereka merasakan manfaat cloud.

Sangat banyak kelebihan Google Cloud dibandingkan cloud server atau provider cloud lainnya. Salah satu keunggulan tersebut adalah harga cloud yang lebih murah dan hemat.

Lantas seperti apa gambaran biaya dan harga penggunaan Google Cloud? Mari kita bahas secara lengkap di bawah.

Keuntungan Pricing Menggunakan Cloud dari Google

Seperti sudah dibahas sebelumnya, skema pembayaran alias pricing Google Cloud Platform (GCP) relatif lebih murah. Sebagai pengguna, kamu hanya perlu membayar apa yang digunakan.

Ditambah, Google Cloud storage akan memberi diskon apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal itu makin membuat murah harga Google Cloud storage.

Performa GCP dapat bersaing dengan layanan cloud service lainnya. Di sektor jasa compute engine relatif lebih murah 8% dari harga Amazon Web Services (AWS). Infrastruktur cloud Google juga lebih baik di banding kompetitornya.

Dalam penggunaannya, performansi dengan Google Cloud lebih cepat dan lebih cerdas sebab sistemnya terus dioptimalkan menggunakan machine learning.

Estimasi Harga dengan Google Cloud Pricing Calculator

Kelebihan lain dari Google Cloud service adalah kamu bisa memperkirakan biaya yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan. Perkiraan ini dilakukan menggunakan Google Cloud Pricing Calculator.

Kalkulator itu bisa dipakai untuk mengestimasi harga sewa Google Cloud sesuai dengan kebutuhan. Alat tersebut dapat digunakan untuk mengestimasi berbagai macam produk GCP mulai dari harga compute engine, app engine, kubernetes engine, cloud run, VMware engine, cloud storage, hingga BigQuery.

Cara Menghitung Harga Cloud Server

Mengetahui harga sewa cloud server tentu akan membantumu dalam membuat rencana penggunaan cloud ke depannya. Untuk cloud server Indonesia, bagaimana cara menghitung biayanya?

Berikut adalah cara menghitung harga cloud server serta beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

1. Jumlah Mesin

Jumlah mesin yang akan dipakai di server mempengaruhi biaya yang perlu dibayarkan. Untuk hal ini, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilihnya. Mungkin kamu membutuhkan sejumlah mesin yang lebih banyak namun bisa juga lebih sedikit.

2. Jenis Sistem Operasi

Selanjutnya pemilihan jenis sistem operasi atau OS juga akan ditanyakan ketika memakai alat hitung service cloud. Hal ini perlu dilakukan karena beda sistem operasi akan beda dalam penerapannya.

3. Tipe Mesin

Sewa cloud juga perlu mempertimbangkan tipe mesin yang dipilih untuk dipakai. Tentunya masing-masing mesin yang ada memiliki perbedaan karakteristik.

4. Lokasi Data Center

Lokasi data center yang relatif lebih dekat dengan penggunanya akan memberi pengalaman yang lebih seamless. Google sendiri memiliki data center yang tersebar di banyak negara. Hal ini tentu akan memberimu pilihan yang luas agar bisa menjangkau pengguna dengan cepat.

5. Durasi Server Menyala Per Hari

Kebutuhan tiap-tiap pengguna ketika menggunakan cloud tentu berbeda. Google Cloud memberi pilihan untuk penjadwalan hidup matinya server. Hal ini jelas berpengaruh pada harga hemat yang diberikan.

Perbandingan: Harga Google Cloud dan Harga AWS dari Amazon

Skenario penggunaan cloud

Untuk mempermudah pembahasan pada poin ini, mari kita berskenario. Sebuah perusahaan memerlukan aplikasi mobile dengan backend di cloud. Satu fitur utama yang ditawarkan aplikasi tersebut adalah berbagi gambar. Tiap bulan, aplikasi ini memiliki seitar 5 juta pengguna aktif.

Ada 4 komponen yang dibutuhkan pada kasus ini, yakni:

  1. API frontend yang akan menerima permintaan dari perangkat terkait aksi atau gambar yang diperlukan. Instance API frontend bisa merespons sekitar 80 permintaan tiap detik. Dalam skenario ini, anggap saja ada 350 permintaan tiap detiknya. Maka diperlukan empat regular instance untuk API frontend.
  2. Perlu dua instance untuk kebutuhan frontend web sebagai media promosi.
  3. Sebuah layer aplikasi untuk menyimpan gambar ketika ada yang mengunggah serta memprosesnya saat diakses. Untuk hal ini, diperlukan empat instance.
  4. Terdapat komponen di backend, yakni Cassandra cluster sebagai penyimpan metadata operasional. Kita butuh lima instance dengan memori tinggi sebagai pemroses.

Estimasi biaya per bulan untuk kebutuhan tersebut (API frontend 4 instance, web frontend 2 instance, layer aplikasi 4 instance, Cassandra cluster 5 instance) di Google Cloud dan Amazon Web Services.

  • Google Cloud Platform: US$ 1.978,49
  • Amazon Web Services: US$ 3.992,41

Dari estimasi harga itu, terlihat Google Cloud Platform lebih murah 50% dibandingkan cloud server dari Amazon.

Harga VPS di Google Cloud

Barangkali kamu juga butuh hosting server secara VPS atau Virtual Private Server. VPS sendiri bisa digabung jadi bagian dari cloud server Indonesia yang bisa digunakan sesuai permintaan dan kebutuhan.

VPS secara virtual environment-nya layaknya dedicated server di dalam server bersama. Karena merupakan bagian dari cloud server Indonesia, tentunya VPS aman, reliable, dan performansinya bagus. Harga VPS dari layanan Google pun cendering lebih murah dibandingkan harga cloud server lainnya.

Skenario dan Kelebihan Google Cloud

Penghitungan estimasi pada skenario ini dilakukan untuk membandingkan: jika instance digunakan jangka panjang dan dibayar di depan seperti harga AWS dibandingkan sustainable diskon dari GCP. Harga dari Google Cloud Platform lebih efisien karena bisa disesuaikan dan tergantung permintaan.

Ada pula penghitungan estimasi ketika ingin mengubah desain infrastruktur. Untuk hal ini, biaya penggantian sistem di Amazon relatif besar.

Selain itu, Google Cloud bisa menggunakan kapasitas yang dinamis alias auto scaling dengan efisien. Sebagai catatan, harga yang diestimasi Google Cloud Pricing Calculator adalah perkiraan saja.