Istilah Asuransi: Berbagai Hal Dasar yang Harus Diketahui

Istilah asuransi yang harus diketahui

Istilah Asuransi

Seseorang harus memahami istilah-istilah yang sering dilibatkan di dalam asuransi jika ingin memanfaatkan jasa asuransi sehingga pemahaman tentang asuransi lengkap dan membantu menentukan sikap.

Jikalaupun tidak, pemahaman tentang hal-hal dasar berikut bisa digunakan untuk dipakai sebagai tambahan informasi tentang dunia asuransi.

Istilah asuransi yang sering digunakan antara lain yaitu:

a. Polis Asuransi

Polis Asuransi adalah suatu pertanggungan atau perjanjian dalam asuransi yang memiliki sifat konsensual (karena adanya kesepakatan), pada umumnya dibuat secara tertulis dalam suatu akta yang melibatkan pihak-pihak yang mengadakan perjanjian.

Akta yang dibuat secara tertulis itu dinamakan “polis”. Jadi secara sederhana, polis adalah tanda bukti perjanjian/pertanggungan tertulis.

b. Premi

Premi adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan tertanggung setiap bulannya sebagai kewajiban atas keikutsertaannya di asuransi.

Besarnya premi atas keikutsertaannya ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan memperhatikan keadaan-keadaan dari tertanggung.

c. Klaim Asuransi

Klaim Asuransi adalah sebuah permintaan resmi dari tertanggung kepada perusahaan asuransi untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan dalam perjanjian.

Klaim asuransi yang diajukan tertanggung akan ditinjau terlebih dahulu oleh penanggung untuk pengecekan validitasnya, dan kemudian dibayarkan kepada pihak tertanggung jika sudah disetujui.

Penjelasan lebih lanjut tentang klaim asuransi, bisa Anda baca di artikel pengertian klaim asuransi.

d. Penanggung

Penanggung menurut asuransi jiwa adalah pihak yang memberikan jasa dalam penanggulanggan risiko yang dikaitkan dengan hidup atau matinya seseorang yang diasuransikan.

Perusahaan asuransi jiwa bisa badan hukum milik swasta atau badan hukum milik negara.

e. Tertanggung

Tertanggung adalah pihak yang memanfaatkan jasa dari perusahaan asuransi, baik swasta ataupun milik negara.

Secara sederhana, kita semua yang memiliki perjanjian (polis) dengan perusahaan asuransi adalah tertanggung.

f. Underwriting

Underwriting dalam asuransi jiwa adalah proses penaksiran morbiditas/mortalitas calon tertanggung untuk menetapkan apakah akan menerima atau menolak calon peserta dan juga untuk menetapkan klasifikasi peserta.

Morbiditas adalah jumlah kejadian relatif sakit atau penyakit di antara sekelompok orang tertentu. Sedangkan, mortalitas adalah jumlah kejadian meninggal relatif di antara sekelompok orang tertentu.