Profil & Informasi tentang Negara Guinea Khatulistiwa [Lengkap]

  • 1
    Share

Profil negara Guinea Khatulistiwa

Profil negara Guinea Khatulistiwa.

NamaGuinea Khatulistiwa
Nama resmiRepublik Guinea Khatulistiwa
República de Guinea Ecuatorial (Spanyol)
République de la Guinée Équatoriale (Prancis)
Republica da Guiné Equatorial (Portugis)
Ibu kotaMalabo
SemboyanUnidad, Paz, Justicia
(Spanyol: "Persatuan, Kedamaian, Keadilan")
Lagu kebangsaanCaminemos pisando las sendas de nuestra inmensa felicidad
Bentuk PemerintahanRepublik Presidensial
Sistem PemerintahanPresidensial
Kemerdekaan12 Oktober 1968
Kepala NegaraPresiden
Kepala PemerintahanPerdana Menteri
Badan LegislatifParlemen (Senado + Cámara de los Diputados)
Bahasa NasionalSpanyol
Prancis
Portugis
AgamaKatolik Roma
Kristen
Islam
Baha'i
Mata UangFranc CFA Afrika Tengah (FCFA) (XAF)
Zona WaktuWaktu Afrika Barat (WAT) (UTC+1)
Kode Telepon+240
Domain.gq
Situshttps://www.guineaecuatorialpress.com/
Jumlah Penduduk836.178 (estimasi Juli 2020)

Guinea Khatulistiwa adalah sebuah negara berdaulat di Afrika Tengah. Luas wilayah negara Guinea Khatulistiwa adalah 28.000 km². Dulunya merupakan koloni Spanyol, nama negara ini diambil dari lokasinya di dekat Khatulistiwa dan Teluk Guinea.

Guinea Ekuatorial adalah satu-satunya negara berdaulat di Afrika yang menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa resmi. Pada 2015, setidaknya 1.222.245 orang tinggal di negara ini.

Batas-batas wilayah Guinea Khatulistiwa:

Letak negara Guinea Khatulistiwa
Letak Guinea Khatulistiwa

Guinea Khatulistiwa memiliki bendera dengan bentuk dan tampilan seperti berikut.

Bendera negara Guinea Khatulistiwa
Bendera Guinea Khatulistiwa

Pembagian Administratif

Guinea Ekuatorial dipecah menjadi delapan provinsi. Provinsi terbaru adalah Djibloho, yang dibuat pada tahun 2017 dengan kantor pusatnya di Ciudad de la Paz, ibu kota masa depan Guinea Ekuatorial.

Berikut daftar 8 provinsi di Guinea Khatulistiwa.

  1. Annobón,
  2. Bioko Norte,
  3. Bioko Sur,
  4. Centro Sur,
  5. Kié-Ntem,
  6. Litoral,
  7. Wele-Nzas,
  8. Djibloho.

Provinsi dibagi lagi menjadi distrik.

Pembagian wilayah administratif Guinea Khatulistiwa
Provinsi Guinea Khatulistiwa
Lambang negara Guinea Khatulistiwa
Lambang negara Guinea Khatulistiwa

Geografi

Guinea Khatulistiwa berada di Afrika tengah bagian barat. Negara ini memiliki wilayah di daratan Afrika dan lima pulau kecil (Bioko, Corisco, Annobón, Elobey Chico, dan Elobey Grande). Pulau Bioko adalah lokasi ibu kota Malabo yang terletak sekitar 40 kilometer lepas pantai Kamerun.

Letak astronomis negara Guinea Khatulistiwa adalah di antara 4°LU hingga 2°LS dan 5°BT hingga 12°BT. Terlepas dari namanya, tidak ada wilayah republik ini yang dilewati khatulistiwa.

Istana kepresidenan Teodoro Obiang di Malabo, Guinea Ekuatorial
Istana Kepresidenan Teodoro Obiang di Malabo, Guinea Ekuatorial

Demografi

Kristen (93% populasi) adalah agama mayoritas di Guinea Khatulistiwa. 87% populasi adalah jemaat Gereja Katolik Roma dan Protestan 5% sisanya. 2% populasi memeluk agama Islam (terutama Sunni). 5% populasi adalah penganut animisme, Baha’i, dan keyakinan lainnya.

Mayoritas populasi Guinea Ekuatorial adalah etnis Bantu. Kelompok etnis terbesarnya adalah Fang yang juga merupakan pribumi di wilayah daratan Guinea Khatulistiwa.

Fang membentuk 80% populasi yang setidaknya terdiri dari 67 klan. Mereka yang berada di bagian utara Río Muni menuturkan dialek Fang-Ntumu, sementara yang di selatan menuturkan dialek Fang-Okah.

Dialek Fang juga diucapkan di beberapa wilayah Kamerun dan Gabon. Bubi (15% populasi) adalah pribumi Pulau Bioko.

Pelabuhan Malabo
Pelabuhan Malabo

Bahasa

Selama bertahun-tahun, bahasa resmi Guinea Khatulistiwa adalah bahasa Spanyol dan Prancis. Bahasa Portugis diadopsi sebagai bahasa resmi pada tahun 2010.

Bahasa Spanyol telah menjadi bahasa resmi sejak 1844. 67,6% populasi dapat berbicara menggunakan bahasa Spanyol terutama yang tinggal di Malabo. Bahasa Prancis dimasukkan dalam bahasa resmi hanya untuk bergabung dengan Francophonie.

Bahasa pribumi Guinea Khatulistiwa adalah bahasa Fang, Bube, Benga, Ndowe, Balengue, Bujeba, Bissio, Gumu, Igbo, Pichinglis, Fa d’Ambô, dan Baseke yang hampir punah. Sebagian besar etnis Afrika berbicara bahasa Bantu.


  • 1
    Share