Algoritma: Pengertian dan Contoh dalam Kehidupan

Contoh algoritma

Algoritma erat kaitannya dengan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan. Algoritma tidak selalu identik dengan angka.

Jika Anda baru pertama mendengar istilah algoritma, mungkin Anda bertanya, “Sebenarnya, apa itu algoritma?”

Seperti yang sudah disampaikan di awal, algoritma adalah langkah-langkah penyelesaian masalah secara sistematis dan logis. Menurut sumber Wikipedia, algoritma adalah prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Algoritma digunakan untuk penghitungan, pemrosesan data, serta penalaran otomatis.

Jika Anda ingin belajar bahasa pemrograman, biasanya, Anda harus memahami algoritma karena dengan mempelajari algoritma Anda akan belajar memahami logika komputer yang tidak bisa melompat-lompat.

Berikut adalah syarat-syarat sebuah algoritma dikatakan baik.

  • Algoritma harus efisien. Prosesnya dapat diselesaikan secepat mungkin dengan frekuensi perhitungan yang sependek mungkin. Dengan kata lain, tidak boros sumber daya.
  • Algoritma yang baik harus dengan bisa diimplementasikan ke perangkat komputer.
  • Algoritma yang baik harus mudah dipahami oleh semua orang. Dampak buruk dari susah dimengertinya sebuah algoritma adalah kesulitan pengelolaan algoritma.
  • Memiliki akurasi yang tinggi.
  • Semakin umum maka semakin baik. Algoritma yang baik adalah algoritma yang berlaku umum dan tidak terbatas pada 1 kelompok saja. Jika bisa sampai berlaku umum, maka algoritma tersebut mampu menyelesaikan masalah dan bermanfaat bagi semua orang.
  • Algoritma yang baik memiliki langkah-langkah yang jelas dan detail. Setiap proses tepat dan lengkap, tidak tanggung-tanggung, penuh kejelasan, serta penuh kepastian.
  • Algoritma yang baik juga harus bisa dikembangkan. Bukan tidak mungkin sebuah algoritma yang tampak sederhana bisa terus dikembangkan untuk menghasilkan algoritma yang lebih rumit agar lebih baik hasilnya.

Contoh Algoritma

Satu contoh penerapan algoritma dalam pemrograman yang bisa saya berikan adalah menentukan sebuah bilangan ganjil atau genap.

Terdapat bilangan yang bernama bilang bulat yaitu 0, 1, -1, 2, dan seterusnya, serta bilangan asli 1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya. Kedua jenis bilangan tersebut sering digunakan dalam berhitung.

Himpunan bilangan-bilangan bulat dalam banyak buku umumnya dinyatakan dengan simbol “Z” dan himpunan bilangan-bilangan asli dinyatakan dengan simbol “N”.

Algoritma guna menentukan apakah bilangan tersebut ganjil atau genap dapat disajikan melalu flowchart seperti di bawah ini.

Contoh algoritma

Bilangan genap adalah bilangan-bilangan bulat yang akan habis atau tidak bersisa apabila dibagi 2 (dua). Bilangan ganjil adalah bilangan-bilangan bulat yang tidak akan habis jika dibagi 2 (dua).