SemutAspal

Profil Negara Mikronesia [Lengkap]

NamaMikronesia
Nama resmiNegara Federasi Mikronesia
Federated States of Micronesia (Inggris)
Ibu kotaPalikir
SemboyanPeace, Unity, Liberty
(Inggris: "Perdamaian, Persatuan, Kebebasan")
Lagu kebangsaanPatriots of Micronesia
Bentuk PemerintahanRepublik sistem campuran
Sistem PemerintahanCampuran
Kemerdekaan3 November 1986
Kepala NegaraPresiden
Kepala PemerintahanPresiden
Badan LegislatifCongress
Bahasa NasionalInggris
AgamaKristen
Buddha
Islam
Baha'i
Mata UangDolar Amerika Serikat (US$) (USD)
Zona Waktuberagam (UTC+10 dan +11)
Kode Telepon+691
Domain.fm
Situs ResmiSitus Resmi
Jumlah Penduduk102.436 (estimasi Juli 2020)

Profil Negara Mikronesia

Federasi Mikronesia merupakan negara kepulauan yang merdeka di wilayah Samudra Pasifik bagian Barat, terdiri atas negara bagian Chuuk, Pohnpei, Yap, dan Kosrae.

Jaraknya sekitar 2.900 kilometer di sebelah utara bagian timur Australia, serta sekitar 4.000 kilometer di barat daya Hawaii.

Perbatasan wilayah Federasi Mikronesia:

Federasi ini memiliki bendera dengan bentuk dan tampilan seperti berikut.

Bendera identitas negara Mikronesia
Bendera Federasi Mikronesia

Negara bagian yang menjadi bagian dari negara di federasi kepulauan ini urut dari timur ke barat:

  1. Kosrae
  2. Pohnpei
  3. Chuuk
  4. Yap

Geografi

Federasi ini terdiri dari 607 pulau yang tersebar mencapai sekitar 2.900 kilometer di keseluruhan Kep. Caroline di sisi timur Filipina.

Wilayah total negara Mikronesia mencapai 702 kilometer persegi. Secara astronomis, Federasi Mikronesia terletak di antara garis lintang 6°LS hingga 7°LS dan garis bujur 157°BT sampai 163°BT.

Negara ini terbagi menjadi 4 negara bagian, yaitu Yap, Pohnpei (sebelumnya dikenal sebagai Ponape hingga November 1984), Chuuk (nama resminya berubah menjadi Truk pada Januari 1990), dan Kosrae (sebelumnya dikenal sebagai Kusaie).

Bintang putih pada bendera nasional mereka merupakan simbol dari masing-masing negara bagian. Ibu kota negara Federasi Mikronesia adalah Palikir, yang terletak di Pohnpei.

Lambang negara Mikronesia
Lambang negara Mikronesia

Demografi

Hampir seluruh populasinya adalah pribumi lokal atau orang Asia, dengan komposisi etnis yang mencakup:

  • Chuukese (48,8%)
  • Pohnpeian (24,2%)
  • Yapese (5,2%)
  • Kosraean (6,2%)
  • Sejumlah penduduk di selain pulau Yap (4,5%)
  • Etnis Asia (1,8%)
  • Polinesian (1,5%)
  • Kelompok lainnya (6,4%)

Selain itu, terdapat peningkatan jumlah ekspatriat Amerika, Australia, dan Eropa, serta migrasi penduduk dari Tiongkok dan Filipina yang telah terjadi sejak dekade 1990-an.

Bahasa

Bahasa Inggris merupakan bahasa resmi di Federasi Mikronesia dan digunakan secara luas. Selain itu, terdapat bahasa-bahasa regional seperti Chuukese, Pohnpeian, Kosraean, dan Yapese yang memiliki pengakuan di tingkat wilayah.

Selain bahasa-bahasa tersebut, ada pula beragam bahasa lain yang digunakan di negara ini, seperti Ngatikese, Satawalese, Pingelapese, Puluwatese, Mortlockese, dan Mokilese.

Terdapat setidaknya 3.000 pengguna bahasa Kapingamarangi dan Ulithian, sementara jumlah penutur bahasa Nukuoro kurang dari 1.000 orang.

Agama

Konstitusi negara ini melindungi hak kebebasan beragama, dan mayoritas penduduknya menganut agama Kristen. Dalam konteks ini, terdapat berbagai denominasi Protestan dan Gereja Katolik Roma yang tersebar di seluruh negara bagian.

Contohnya, di Kosrae, setidaknya 7.800 orang, atau sekitar 95% populasi, adalah penganut Protestan. Sementara itu, mayoritas imigran di sana adalah umat Katolik yang datang dari Filipina.

Di Pohnpei, pada periode 1890-an, masalah antar klan dan upaya konversi ketua klan menghasilkan perpecahan agama yang masih terasa hingga saat ini.

Hal ini mengakibatkan sebagian besar penganut Protestan bermukim di sisi barat pulau, sedangkan umat Katolik tinggal di timur.

Di wilayah Chuuk dan Yap, setidaknya 60% populasi menganut agama Katolik, sementara 40% lainnya adalah penganut Protestan.

Selain agama-agama Kristen, terdapat juga komunitas Baha’i, serta sejumlah orang yang memeluk agama Buddha di Pulau Pohnpei dan kelompok kecil penganut Ahmadiyah di Pulau Kosrae.


Dapatkan berita terbaru! Ikuti kami di Google News dan dapatkan kabar terupdate langsung di genggaman.

Promo garansi Shopee
Yosua Herbi
Herbi adalah seorang Web Developer asal Jawa Tengah. Pada tahun 2019, dia menyelesaikan program studi D-3 Manajemen Informatika.
Logo SemutAspal