Daftar Nama Planet di Tata Surya [Lengkap]

Tata Surya tempat kita berada adalah salah satu tempat paling unik di alam semesta. Setidaknya sekarang kita memiliki 8 benda langit yang diberi nama planet.

Pengetahuan manusia akan planet terus berkembang dari waktu ke waktu. Karena penjelasannya panjang maka penjabaran tentang pengertian planet dan ciri-ciri dasarnya bisa kamu baca di postingan saya lain.

Nama Planet di Tata Surya

Daftar nama planet

Sudah dijelaskan di awal bahwa planet di tata surya sekarang ini berjumlah 8. Kedelapan planet tersebut mengitari benda bulat raksasa yang kita sebut Matahari. Matahari bukanlah planet, Matahari adalah sebuah bintang.

Kira-kira seperti inilah sistem Tata Surya sekarang ini.

sistem tata surya

Planet dalam (terestrial) adalah empat planet di antara Matahari dan Sabuk Asteroid yakni Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Planet luar (raksasa gas) adalah empat planet di antara Sabuk Asteroid dan Sabuk Kuiper yakni Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Dua nama planet terakhir juga bisa disebut sebagai raksasa es.

Untuk lebih jelasnya, mari kita berkenalan dengan kedelapan planet di Tata Surya.

Catatan: 1 SA (Satuan Astronomi) adalah jarak rata-rata bumi dengan matahari yaitu sekitar 150 juta kilometer.

1. Merkurius

Citra Merkurius dalam warna yang telah ditingkatkan oleh MESSENGER pada 2008
Citra Merkurius dalam warna yang telah ditingkatkan oleh MESSENGER pada 2008

Planet Merkurius adalah planet terdekat dari Matahari (0,4 SA dari Matahari) dan terkecil (5,5% massa bumi). Merkurius tidak memiliki satelit alami dan atmosfer. Satu kali masa revolusi Merkurius memerlukan waktu 88 hari dan kala rotasi selama 59 hari.

Merkurius mempunyai diameter sekitar 4880 km. Suhu permukaan Merkurius berkisar antara 80 sampai 700 Kelvin atau -180°C hingga 430°C.

2. Venus

Citra warna asli yang diambil oleh Mariner 10 pada tahun 1974 diproses dari dua filter. Permukaannya dikaburkan oleh awan asam sulfat tebal.
Citra warna asli yang diambil oleh Mariner 10 pada tahun 1974 diproses dari dua filter. Permukaannya dikaburkan oleh awan asam sulfat tebal.

Venus yang berjarak 0,7 SA dari Matahari hampir seukuran Bumi (81,5% massa Bumi). Seperti Bumi, Venus memiliki mantel silikat tebal dan berinti besi. Venus lebih kering dari Bumi dan atmosfernya sembilan kali lebih padat daripada milik Bumi.

Venus adalah salah satu planet kebumian di Tata Surya. Karena ukuran dan massanya yang mirip dengan Bumi, Venus dijuluki sebagai “saudara” atau “kembaran” Bumi. Diameter Venus tercatat sepanjang 12.092 km. Venus tidak memiliki satelit alami dan merupakan planet terpanas di Tata Surya dengan suhu permukaan yang mencapai 400°C.

Venus mengorbit Matahari setiap 224,7 hari Bumi. Venus membutuhkan waktu 243 hari Bumi untuk melakukan rotasi. Rotasi Venus lebih lama daripada planet mana pun di Tata Surya. Arah rotasi Venus berlawanan dari kebanyakan planet di Tata Surya kecuali Uranus yang berarti di Venus, Matahari terbit di barat dan terbenam di timur.

3. Bumi

Nama planet yang bisa dihuni
The Blue Marble, foto citra penuh pertama planet ini, diambil oleh astronot Apollo 17 dalam perjalanan ke Bulan pada tahun 1972

Bumi adalah planet dalam terbesar dan terpadat, satu-satunya planet yang diketahui memiliki aktivitas geologi, dan satu-satunya planet yang diketahui dihuni oleh mahluk hidup.

70% bagian Bumi adalah perairan sedangkan 30% Bumi berupa daratan. Atmosfer Bumi sangat berbeda dibandingkan planet-planet lainnya di Tata Surya karena dipengaruhi oleh keberadaan mahluk hidup yang menghasilkan oksigen. Bumi memiliki satu satelit yakni Bulan yang merupakan satu-satunya satelit besar dari planet kebumian di Tata Surya.

Bumi mengorbit Matahari setiap 1 tahun (365 atau hari). Bumi membutuhkan waktu 1 hari untuk melakukan rotasi.

4. Mars

Nama lain Mars adalah Planet Merah.
Mars dicitrakan dalam warna alami pada tahun 2007.

Mars yang berjarak 1,5 SA dari Matahari memiliki ukuran yang lebih kecil dari Bumi dan Venus (10,7% massa bumi). Mars memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida. Permukaan Mars yang dipenuhi gunung berapi raksasa seperti Gunung Olympus dan lembah retakan seperti Valles marineris. Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi. Mars mempunyai dua satelit alami kecil yakni Deimos dan Phobos.

Mars mengorbit Matahari selama 687 hari dan berotasi selama 25,62 jam. Suhu permukaan planet dengan nama lain Planet Merah ini berkisar antara 130 hingga 308 K atau −143°C hingga 35°C.

5. Jupiter

Tampilan warna Jupiter yang diambil pada tahun 2019.
Tampilan warna Jupiter yang diambil pada tahun 2019.

Jupiter yang berjarak 5,2 SA memiliki 318 kali massa bumi atau 2,5 kali massa gabungan seluruh planet lainnya. Kandungan utama Jupiter adalah hidrogen dan helium. Sumber panas di Jupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya, misalnya pita pita awan dan Bintik Merah Raksasa.

Jupiter setidaknya memiliki 79 satelit alami. Empat satelit yang terbesar adalah Ganymede, Callisto, Io, dan Europa. Ganymede, yang merupakan satelit terbesar di Tata Surya, memiliki ukuran yang lebih besar daripada Merkurius.

Jupiter adalah planet terbesar di Tata Surya yang berdiameter 142.984 km di khatulistiwa. Jupiter menyelesaikan revolusinya setiap 11,86 tahun. Rotasi Jupiter adalah yang tercepat dari semua planet di Tata Surya, Jupiter menyelesaikan rotasi dalam waktu kurang dari sepuluh jam

6. Saturnus

Saturnus dicitrakan dalam warna alami mendekati titik balik, difoto oleh Cassini pada Juli 2008. Titik di sudut kiri bawah adalah Titan
Saturnus dicitrakan dalam warna alami mendekati titik balik, difoto oleh Cassini pada Juli 2008. Titik di sudut kiri bawah adalah Titan

Saturnus yang berjarak 9,5 SA mudah dikenali dengan sistem cincinnya. Meskipun volume Saturnus sebesar 60% volume Jupiter, Saturnus hanya memiliki 95 kali massa bumi. Saturnus adalah planet paling tidak padat di Tata Surya.

Saturnus setidaknya memiliki 82 satelit alami yang diketahui sejauh ini (53 telah dinamai), dua di antaranya adalah Titan dan Enceladus. Titan memiliki ukuran yang lebih besar dari Merkurius dan merupakan satu-satunya satelit di Tata Surya yang memiliki atmosfer.

Saturnus membutuhkan waktu sekitar 29,5 tahun untuk menyelesaikan satu revolusi. Kala rotasi Saturnus kurang lebih 10,5 jam.

7. Uranus

Uranus difoto dengan cakram tanpa fitur oleh Voyager 2 pada tahun 1986
Uranus difoto dengan cakram tanpa fitur oleh Voyager 2 pada tahun 1986

Uranus yang berjarak 19,6 SA memiliki 14 kali massa bumi. Uranus adalah planet paling ringan dalam kelompok planet luar. Uranus memiliki inti yang relatif lebih dingin dibandingkan gas raksasa lainnya dan hanya sedikit memancarkan energi panas. Uranus memiliki 27 satelit alami. Satelit terbesar Uranus adalah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel, dan Miranda.

Uranus memiliki atmosfer planet terdingin di Tata Surya, dengan suhu minimum 49 K (-224°C). Uranus mengorbit Matahari setiap 84 tahun. Periode rotasi Uranus adalah 17 jam 14 menit.

Sumbu rotasi Uranus kira-kira sejajar dengan bidang Tata Surya, dengan kemiringan sumbu 97,77 ° (sebagaimana didefinisikan oleh rotasi prograde). Dengan kata lain, rotasi Uranus seperti menggelinding di luar angkasa.

8. Neptunus

Foto diambil oleh NASA Voyager 2 pada tahun 1989
Foto diambil oleh NASA Voyager 2 pada tahun 1989

Neptunus yang berjarak 30 SA meskipun sedikit lebih kecil dari Uranus, memiliki 17 kali massa Bumi. Hal ini membuktikan bahwa massa Neptunus lebih padat daripada massa Bumi. Neptunus memancarkan panas dari dalam tetapi tidak sebanyak Jupiter atau Saturnus.

Neptunus setidaknya memiliki 14 satelit alami. Satelit terbesar Neptunus adalah Triton. Terjadi aktivitas geologi aktif di Trtion dan memiliki geyser nitrogen cair. Triton adalah satu-satunya satelit besar yang arah orbitnya terbalik (retrogade). Selain satelit, Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya (Trojan Neptunus). Trojan Neptunus memiliki resonansi 1:1 dengan Neptunus.

Neptunus mengorbit Matahari setiap 164,8 tahun sekali dengan periode rotasi kira-kira 16,11 jam.

  • 1
    Share