Hewan Amfibi atau Amfibia (Amphibia) yang Unik

  • 1
    Share

Apa yang dimaksud dengan hewan amfibi? Apakah buaya termasuk hewan amfibi?

Amfibi atau amfibia (amphibia), umumnya didefinisikan sebagai hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki kemampuan untuk hidup di air dan hidup di daratan.

Ciri-ciri hewan amfibi:

  • Amfibi merupakan satu-satunya vertebrata yang mengalami metamorfosis lengkap.
  • Telur hewan amfibi biasanya diletakkan di dalam air atau lingkungan lembab dan dibuahi secara eksternal.
  • Hewan amfibi memiliki kulit halus, tipis, berbulu, berpori. Kulit mengandung kelenjar lendir dan kelenjar racun.
  • Amfibi adalah hewan berdarah dingin. Tidak seperti hewan berdarah panas yang mengatur suhu tubuh secara internal, amfibi mengatur suhu tubuh dari luar tubuh mereka.
  • Jantungnya terdiri dari 3 ruang, 2 atrium, dan 1 ventrikel.
  • Kombinasi paru-paru, kulit, dan insang dapat digunakan secara terpisah untuk respirasi.
  • Memiliki peredaran darah tertutup.
  • Kaki memiliki selaput.
  • Anggota badan memiliki ukuran bervariasi dengan anggota bagian depan lebih kecil dari anggota bagian belakang.

Beberapa Contoh Hewan Amfibi

Klasifikasi hewan amfibi

Ada banyak hewan amfibia di dunia. Mulai dari yang paling banyak kita lihat di sawah yaitu katak hingga hewan yang asing di telinga kita. Berikut adalah binatang-binatang amfibi yang mungkin saja baru kamu baca.

Chilean Giant Frog

Chilean giant frog yang juga sering disebut helmeted water toad ini pejantannya bisa mencapai panjang 12 cm dan betinanya hingga 32 cm, dengan berat maksimum 0,5 kg. Panjangnya kecebong chilean giant frog bisa mencapai 15 cm.

Katak dengan nama latin Calyptocephalella gayi ini memiliki habitat di Amerika Latin tepatnya di Chili bagian tengah perbatasan Argentina, katak ini makanannya adalah ikan, mamalia kecil, burung kecil, atau hewan kecil lainnya.

Sayangnya spesies katak ini terancam karena habitat hidupnya yang semakin sempit, polusi, serta banyaknya perburuan yang dilakukan manusia.

Japanese Giant Salamander

Japanese giant salamander memiliki bentuk tubuh hampir sama dengan salamander raksasa tiongkok, panjangnya bisa mencapai 1,5 meter dengan berat 25 kg. Hewan yang memiliki nama latin Andrias japonicus ini masuk tiga besar spesies salamander terbesar di dunia.

Binatang endemik Negeri Sakura ini hidup di berbagai sungai yang ada di Jepang, akan tetapi seperti chilean giant frog, habitat japanese giant salamander terancam oleh polusi dan pembangunan yang dilakukan dengan menggusur habitat aslinya.

Ada satu hal unik, salamander betina akan naik ke darat, hingga ke gunung hanya untuk bertelur, dan pejantan akan menunggu dan membuahi telurnya. Makanan dari amfibi bernama latin Andrias japonicus ini ialah ikan, katak, dan serangga.

Chinese Giant Salamander

Selanjutnya chinese giant salamander merupakan hewan amfibi endemik dari Negeri Tirai Bambu, dan dinobatkan sebagai amfibi terbesar di dunia. Salamender tiongkok memiliki panjang hingga 1,8 meter dan hidup di sungai berbatu dan danau yang ada di Tiongkok.

Sekarang hewan ini sudah jarang ditemui karena penggusuran habitat asli dari binatang besar ini oleh manusia. Binatang bernama latin Andrias davidianus ini umumnya memakan berbagai macam hewan kecil seperti ikan, serangga, katak, hingga tikus.

Hellbender

Hellbender adalah salah satu jenis amfibi besar yang ukuran terbesarnya bisa sepanjang 70 cm, dan menjadikan hewan ini amfibi terbesar ketiga setelah salamander raksasa tiongkok dan salamander raksasa jepang.

Amfibi bernama latin Cryptobranchus alleganiensis ini memiliki habitat asli di Amerika Utara, tepatnya di bagian barat Amerika Serikat. Makanan utama dari binatang ini adalah lobster dan ikan kecil yang hidup di sungai.

Goliath Frog

Goliath frog adalah katak terbesar yang masih hidup di muka bumi, dengan panjang yang mencapai 32 cm dan berat hingga 3,25 kg. Amfibi yang bernama latin Conraua goliath ini hidup di wilayah Afrika sebelah barat, tepatnya di bagian Kamerun dan Guinea Khatulistiwa.

Hewan ini sudah masuk kategori terancam yang disebabkan oleh kerusakan lingkungan dan banyaknya perburuan. Makanan dari hewan ini ialah serangga, tikus, hingga katak kecil.

Ada satu fakta menarik. Meskipun hewan ini saat dewasa adalah hewan karnivora dan insektivora tapi pada saat mereka masih kecebong, makanan mereka adalah tanaman air yang otomatis mengindikasikan bahwa mereka adalah herbivora.


Selain itu, macam-macam hewan di bawah ini juga merupakan contoh hewan amfibi selain katak:

  1. Ular
  2. Buaya
  3. Kadal
  4. Caecilian
  5. Kura-kura
  6. Anura
  7. Naga Air
  8. Ichthyophis glutinosus
  9. Iguana
  10. Axoloti

Begitulah pembahasan mengenai klasifikasi hewan amfibi kali ini. Hewan amfibi adalah hewan vertebrata dengan kemampuan hidup di dua alam yakni perairan dan daratan. Beberapa reptil adalah binatang amfibi.

Untuk pernapasan, kecebong bernapas dengan insang. Setelah menjadi katak dewasa, mereka bernapas dengan organ pernapasan paru-paru.

Amphibi berkembang biak secara ovipar atau bertelur, namun ada juga beberapa famili amphibi yang vivipar, yaitu beberapa anggota ordo Apoda.


  • 1
    Share
Subscribe
Notify of
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar