SemutAspal

Pengertian Flora dan Fauna serta Faktor Persebaran

Tumbuhan dan hewan merupakan salah satu aspek yang mendiami planet ini. Keduanya mempunyai peran di dalam menyeimbangkan peranan ekosistem di bumi. Namun pertanyaan seputar apa itu flora dan fauna kerap banyak ditanyakan saat ini.

Arti Flora dan Fauna

Pengertian flora dan fauna
Pengertian flora dan fauna

Pengertian Flora

Apa arti flora? Pengertian flora adalah seluruh jenis tumbuhan maupun tanaman di dunia. Jenis dari flora ini sangatlah banyak serta beragam baik itu di daratan maupun di lautan.

Di dunia ada tumbuhan yang dinamakan dengan flora endemis yang merupakan kelompok jenis tanaman dan hidup pada daerah tertentu yang tidak akan bisa ditemukan pada daerah lainnya.

Pengertian dari Fauna

Apa itu fauna? Pengertian fauna adalah segala macam hewan yang ada di dunia. Fauna mempunyai banyak kelompok beragam pada setiap daerah. Bahkan seperti flora, terdapat fauna yang hanya bisa ditemukan pada wilayah tertentu saja.

Karakteristik

Ketika membahas tentang Indonesia, fauna dan flora menunjukkan perbedaan karakteristik yang dapat diidentifikasi di berbagai wilayahnya. Perbedaan tersebut dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori utama, yaitu Asiatis, Australis, dan Peralihan.

1. Asiatis

Pengertian fauna Asiatis mencakup hewan-hewan yang berdiam di wilayah Indonesia sisi barat, seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

Ini mencerminkan keragaman fauna yang ada di wilayah-wilayah tersebut. Sedangkan, pengertian flora Asiatis adalah tanaman yang berada di Pulau Jawa, Kalimantan, Bali, dan Sumatera.

Hewan dan tumbuhan di wilayah tersebut menunjukkan karakteristik yang serupa dengan fauna dan flora Benua Asia. Ini mencerminkan kesamaan dalam sifat-sifat biologis antara dua kawasan ini.

Ciri-ciri:

  • Beberapa mamalia besar seperti harimau, banteng, dan badak
  • Beragam jenis reptil
  • Berbagai macam kera
  • Banyak spesies burung berkicau, dengan burung berwarna mencolok yang jarang terlihat.
  • Sejumlah spesies ikan air tawar.
  • Tidak ada hewan berkantung di wilayah ini.
  • Tumbuhan hutan tropis seperti mahoni, keruing, meranti, dan kamper.
  • Mayoritas vegetasi di zona ini adalah tanaman berdaun lebat.

2. Peralihan atau Tengah

Zona peralihan, yang juga dikenal sebagai zona tengah, mencakup wilayah Indonesia yang terdiri dari Nusa Tenggara dan Sulawesi. Maka, zona peralihan adalah daerah peralihan antara Asiatis dengan Australis.

Wilayah Indonesia tengah memiliki karakteristik campuran dalam flora dan fauna. Di sini, terdapat sejumlah hewan endemik yang eksklusif Indonesia saja. Hal ini menunjukkan keragaman fauna yang unik dalam ekosistem tersebut.

3. Australis

Wilayah Indonesia sisi timur di Maluku dan Pulau Papua, adalah yang dikenal sebagai Zona Australis. Fauna dan flora di wilayah ini menunjukkan karakteristik yang serupa dengan flora dan fauna Benua Australia.

Karakteristik:

  • Ada hewan berkantung
  • Flora Australis memiliki daun yang berbentuk memanjang dengan paralel
  • Hewan mamalia yang ditemukan memiliki ukuran kecil
  • Terdapat banyak spesies burung berbulu indah dengan warna mencolok
  • Ikan air tawar relatif lebih sedikit

Contoh Fauna dan Flora

Faktor persebaran flora dan fauna
Faktor persebaran flora dan fauna

1. Asiatis

Di Indonesia, terdapat beragam contoh fauna dan flora Asiatis. Beberapa contoh fauna meliputi gajah, harimau, kancil, badak bercula satu, badak bercula dua, beo, orang utan, kera, serta bekantan.

Sementara itu, dalam kategori flora, terdapat tanaman-tanaman seperti bunga bangkai, kantung semar, dan Rafflesia Arnoldi yang juga termasuk ke dalam flora khas Asia.

2. Peralihan

Di zona peralihan, terdapat beragam fauna endemik Indonesia, seperti komodo, babirusa, anoa, tarsius, dan kus kus.

Selain itu, flora yang dapat ditemukan di wilayah ini mencakup eboni, longusei, gofasa, anggrek serat, cempaka hutan kasar, ampupu, dan cengkeh.

3. Australis

Zona Australis dihuni oleh beragam fauna yang meliputi kangguru pohon, wallaby, kasuari, dan burung cendrawasih.

Berikut adalah beberapa contoh hewan yang dapat ditemukan di wilayah ini. Flora zona Australis dihuni oleh tanaman pakis, matoa, eboni, dan siwalan.

Faktor Persebaran Flora dan Fauna

Persebaran flora dan fauna sering tidak seragam tentunya akibat sejumlah faktor yang mempengaruhinya. Setelah mengetahui apa itu flora dan fauna maka berikut ini beberapa faktor penyebab persebaran flora dan fauna.

Faktor Abiotik

Aspek abiotik tersusun atas beberapa aspek misal faktor fisiografis, faktor edafik, dan faktor klimatik. Wilayah beriklim ekstrem misalnya terlalu dingin atau gersang akan menyulitkan kehidupan organisme dan berakibat minimnya persebaran fauna dan flora.

Hal sebaliknya terjadi di wilayah tropis karena wilayah tersebut cenderung optimal bagi fauna dan flora dalam menjalankan kehidupan.

Persebaran makhluk hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor iklim, seperti suhu, kelembaban, curah hujan, angin, dan kondisi udara. Ini adalah beberapa elemen iklim yang berperan penting dalam menentukan distribusi organisme di suatu wilayah.

Faktor Biotik

Faktor biotik yang dimaksudkan adalah manusia yang memiliki peranan sangat penting.

1. Penyebab Persebaran

  • Persaingan: Terdapat sejumlah fauna yang gagal bersaing untuk memperebutkan tempat tinggalnya. Tidak hanya teritori yang hilang namun makanan yang diperlukan akan mengalami migrasi menuju wilayah lain.
  • Perubahan habitat: Hal ini berdampak kepada ketidakmampuan untuk beradaptasi sehingga makhluk hidup tidak bisa menyesuaikan diri sehingga membuatnya menjadi tidak cocok dengan daerah tersebut.
  • Tekanan populasi: Hal ini yang mana jika populasi kian bertambah mengakibatkan kebutuhan makanan ikut bertambah. Ini berakibat pada persediaan makanan kian menipis sehingga sulit didapatkan. Hal ini akan mendorong proses migrasi.

2. Sarana Persebaran

  • Udara: Lewat media udara tentu saja fauna bisa bermigrasi bahkan flora memakai angin guna bermigrasi.
  • Air: Kebisaan fauna untuk berenang sehingga mengakibatkan perpindahan lebih mudah bagi hewan yang dapat berenang.
  • Pengangkutan manusia: Pengangkutan dilakukan dengan sengaja ataupun tidak dapat mengakibatkan perpindahan pada fauna dan flora.
  • Lahan: Lahan merupakan tempat penting karena hampir seluruh fauna di dataran memerlukan lahan dan lahan tadi dijadikan sebagai sarana dalam melakukan perpindahan tempat.

3. Hambatan

Ketika keadaan iklim tengah ekstrem sehingga persebaran fauna dan flora bisa terhambat. Ketika curah hujan sedang sangat tinggi maka kelembaban udara bisa terganggu akibat kondisi tadi.

Hambatan edafik dan hambatan geografis menjadi faktor lainnya. Jadi itulah informasi terkait apa itu flora dan fauna serta berbagai faktor yang berpengaruh terhadap persebarannya yang perlu kamu ketahui.


Dapatkan berita terbaru! Ikuti kami di Google News dan dapatkan kabar terupdate langsung di genggaman.

Promo garansi Shopee
Yosua Herbi
Herbi adalah seorang Web Developer asal Jawa Tengah. Pada tahun 2019, dia menyelesaikan program studi D-3 Manajemen Informatika.
Logo SemutAspal